Antara Isu SARA dan Hantu Demokrasi Satuan Polisi Pamong Praja Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat penertiban sejumlah spanduk yang mengandung unsur SARA, Rabu (15/3). (MP/Rizki Fitrianto)

Menjelang pemungutan suara putaran kedua, isu-isu suku, agama, ras, dan antar golongan (SARA) semakin santer digaungkan. Hal itu membuat kondisi ibu kota saat ini semakin meresahkan dan dapat mengganggu kelangsungan pesta demokrasi warga Jakarta.

“Isu-isu SARA ini sebenarnya tidak boleh lagi keluar dari mulut anak-anak negeri ini. Karena founding fathers kita sudah mengatakan bahwa urusan suku, ras, dan agama sudah selesai. Makanya kita sebagai partai nasionalis, terus berjuang sebagai garda terdepan dalam menjaga Bhinneka Tunggal Ika,” ucap Panglima Tinggi Satria Bela Bangsa Banteng Muda Indonesia (SBB BMI) T Rusli Ahmad di Jakarta, Jumat (14/4).

Rusli pun berharap agar hasil pilkada ini, siapa pun nantinya yang terpilih benar-benar merupakan murni pilihan dari warga DKI tanpa ada intimidasi dan isu-isu yang dapat berakibat buruk bagi bangsa ke depan. Menurutnya, yang terpenting dari semua ini adalah untuk menjaga Pancasila, NKRI, UUD 1 Juni 1945 dan Bhinneka Tunggal Ika.

“Kami bertekad dan menyatakan sikap bahwa bersama TNI dan Polri, Pilkada DKI ini harus damai, harus aman, kita kawal suara rakyat. Rakyat lah yang berdaulat sekarang, yang menentukan sikap dan pilihan sesuai hati nuraninya tanpa ada intimidasi, tanpa ada giringan-giringan, tanpa ada isu-isu yang tidak baik di TPS, sehingga akan mengganggu ketenangan dan kemurnian pilihan rakyat DKI ini,” tandasnya.

Sekedar informasi, Satria Bela Bangsa Banteng Muda Indonesia (SBB BMI) merupakan organisasi sayap dari PDI Perjuangan. SBB BMI mendukung pasangan calon Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat pada putaran kedua Pilgub DKI Jakarta. (Pon)

Baca juga berita lain tentang Pilgub DKI 2017 dalam berita: 3.000 Pasukan SBB BMI Kawal Pemungutan Suara

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Terkesan Santai Hadapi Tiongkok, Ada Apa dengan Prabowo?
Indonesia
Terkesan Santai Hadapi Tiongkok, Ada Apa dengan Prabowo?

Prabowo jangan hanya berani dengan tutur kata saja melainkan harus diimbangi dengan langkag kongkrit.

Jokowi Umumkan Penghapusan Eselon 3 dan 4 di Naskah Pidato HUT Kopri
Indonesia
Jokowi Umumkan Penghapusan Eselon 3 dan 4 di Naskah Pidato HUT Kopri

Panjangnya rantai pengambilan keputusan birokrasi ASN harus bisa dipotong.

Kritik Formula E Bikin Macet, ITW: Lalu Lintas Jakarta Sudah Gawat Darurat
Indonesia
Kritik Formula E Bikin Macet, ITW: Lalu Lintas Jakarta Sudah Gawat Darurat

Digelarnya Formula E di kawasan Monas pasti mempengaruhi kelancaran lalu lintas

Temui Warga Papua, Mahfud MD Janji Maksimalkan Pembangunan
Indonesia
Temui Warga Papua, Mahfud MD Janji Maksimalkan Pembangunan

Menkopolhukam Mahfud MD hari ini berkunjung ke tanah Papua.

Puluhan Gay Ditangkap di Apartemen Kuningan "Lolos" dari Jeratan Tersangka
Indonesia
Puluhan Gay Ditangkap di Apartemen Kuningan "Lolos" dari Jeratan Tersangka

Sementara ini, belum ada indikasi tersangka baru.

Meski Terus Digempur Ancaman Tradisional, Prabowo Pastikan Indonesia Utamakan Perdamaian
Indonesia
Meski Terus Digempur Ancaman Tradisional, Prabowo Pastikan Indonesia Utamakan Perdamaian

Prabowo Subianto memberikan arahan dalam acara pembukaan kegiatan Conference on Indonesia Foreign Policy (CIFP) 2019.

Kasus Corona di Tanah Air Capai 64.958
Indonesia
Kasus Corona di Tanah Air Capai 64.958

Yuri mengungkapkan jumlah penambahan 814 pasien menjadi 29.919 yang sembuh.

Bermula dari Saling Tantang di Instagram, Tawuran Berujung Kematian Pecah di Petojo
Indonesia
Bermula dari Saling Tantang di Instagram, Tawuran Berujung Kematian Pecah di Petojo

MD yang merupakan warga Kebon Jahe ini tewas setelah mengalami luka bacok dan dalam perawatan di RS Tarakan.

Ribuan Mahasiswa Kepung Tugu Adipura Tangerang
Foto
Ribuan Mahasiswa Kepung Tugu Adipura Tangerang

Ribuan mahasiswa dari berbagai universitas di Kota Tangerang menggelar unjuk rasa menolak penetapan Undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja yang disahkan DPR-RI dengan mengepung Tugu Adipura, Jalan Veteran, Kota Tangerang, Banten

Komjen Firli Ingin KPK Bekerja Bernafaskan HAM
Indonesia
Komjen Firli Ingin KPK Bekerja Bernafaskan HAM

Penegakkan hukum haruslah berkeadilan dan sejatinya sejalan dengan HAM