Antar Anak Sekolah dengan Ferrari, Pria ini Diprotes Keras Wali Murid Lain Mengantar anak sekolah dengan Ferrari 488, seorang pria menerima protes keras (Foto: Autocar)

SEORANG pria baru-baru ini menjadi bahan perbincangan panas di media sosial. Hal tersebut lantaran dituduh tak pantas dalam mengantar anak sekolah. Apa sebab? Ia mengantar anaknya mengendarai mobil sport Ferrari 488 yang harganya selangit.

Karena mengantar anak sekolah dengan mobil berlambang kuda jingkrat tersebut, pria tersebut lantas dikeluarkan dari grup WeChat orangtua sekolah tempat anaknya menimba ilmu.

Tindakan yang dilakukan pria bermarga Li yang diketahui merupakan seorang eksekutif senior di sebuah perusahaan pengembang properti itu dianggap tak sesuai dengan orangtua murid anak-anak lain di kelas anaknya.

Gara-gara mengantar anak dengan mobil Ferrari seorang pria menuai protes. (Foto: autocar)

Li baru-baru ini diberi tahu seorang guru bahwa banyak keluhan dari wali murid lain tentang dirinya. Rupanya orangtua lainnya khawatir itu akan menyebabkan perbandingan yang tak sehat antara anak-anak sekolah itu. Orangtua pun sepakat protes untuk mencegah mereka mengembangkan persekutuan.

"Itu tidak benar, kamu tidak boleh pamer. Tak peduli seberapa kaya kamu," ujar salah satu orangtua murid, seperti dilansir Odditycentral.

"Jika hanya mengantar anak ke sekolah, tidak bisakah kamu menggunakan mobil biasa? Kamu tak akan kekurangan uang untuk itu," keluh orangtua murid lainnya.

Li dianggap terlalu pamer. (foto: autocar)

Kendati banyak protes dari guru dan wali murid, Li tak menghiraukannya. Ia beralasan, ia telah bekerja keras untuk uang yang ia gunakan untuk membeli mobil. Li juga mengungkapknya bahwa ia ingin memberikan yang terbaik bagi putranya.

Lebih jauh, Li malah mengkritik para orangtua yang komplain. Jika mobil mewahnya membuat mereka merasa risih, mungkin mereka ialah orang-orang yang bermasalah.

"Jika (melihat orang lain) mengemudikan mobil balap, kamu merasa anak-anak kamu terlalu sensiif. Selain itu, mengapa saya harus membeli mobil lain hanya untuk melayani kebutuhan kamu?" ucap Li.

Interior mobil Ferrari 488 yang mewah dan berkelas. (foto: Autocar)

Namun, penjelasan Li tersebut justru malah memperburuk keadaan hingga akhirnya Li pun dikeluarkan dari grup Wechat para orangtua murid.

Kisah kontroversial ini pun sontak menarik banyak perhatian di media sosial Tiongkok dan memicu perdebatan panas. Beberapa orang setuju pamer kekayaan ala Li memiliki efek yang merugikan pada anak-anak muda. Namun, sebagian lainnya mengutuk larangannya dan berpendapat bahwa guru dan orangtua lainnya dapat menggunakan contoh tersebut untuk mengajarkan anak-anak mereka tentang nilai-nilai kehidupan, uang, dan kesenjangan kekayaan.(Ryn)

Baca juga yuk artikel menarik yang lainnya Viral! Seorang Bocah Dirikan Bank Sendiri Sejak Usia 7 Tahun

Kredit : raden_yusuf

Tags Artikel Ini

Raden Yusuf Nayamenggala

LAINNYA DARI MERAH PUTIH