Anjing Cerminan Kesehatan Pemiliknya Anjing bisa merasakan emosimu. (Foto: Pixabay/free-photos)

HEWAN peliharaan dapat menjadi teman pendamping bagi kita dalam menghadapi lika-liku kehidupan yang melelahkan setiap hari.

Dijuluki sebagai man's best friend, anjing ternyata mampu mengetahui mood serta kondisi emosi kamu loh! Bagaimana penjelasan ilmiahnya?


Emosi anjing kamu mencerminkan tingkat stres

anjing
Anjingmu bisa ikut stres jika kamu stres. (Foto: Pixabay/free-photos)

Jika kamu merasakan bahwa anjing kamu sedang stres, mungkin masalahnya ada di dirimu sendiri. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Linköping University di Swedia, dikatakan bahwa tingkatan stres anjing sangat dipengaruhi oleh tingkat stres dari majikannya. Dari penelitian ini, disimpulkan bahwa sebagian besar anjing menjadi indikator tingkatan stres majikannya.

Tingkat konsentrasi hormon kortisol

anjing
Kadar hormon kortisol bisa membantu peneliti menemukan hubungan antara emosi anjing dan pemiliknya. (Foto: Pixabay/designerpoint)

Dalam penelitian itu, setiap pemilik anjing menjawab beberapa sifat-sifat dari personalitas mereka masing-masing. Kemudian sifat-sifat anjing peliharaan mereka mulai dari tingkat kesenangan, ketakutan, sampai keagresifannya.

Para peneliti melihat antara konsentrasi rambut dari hormon stres kortisol pada anjing dan manusia dan menjadikannya sebagai indikator stres. Kedua kadar kortisol rambut yang diambil dari pemilik serta anjingnya dari dua waktu yang berbeda menunjukkan bahwa tingkat stres anjing mengikuti tingkat stres majikannya.

Para peneliti mengatakan bahwa penelitian ini menjadi studi pertama mengenai identifikasi sinkronisasi jangka panjang pada tingkatan stres antara dua spesies yang berbeda.

Perilaku anjing bisa menjadi indikator kesehatanmu

anjing
Jadikan anjingmu sebagai indikator kesehatanmu. (Foto: Pixabay/seaq68)

Penelitian memberikan perspektif baru terhadap para pemilik anjing mengenai tingkatan stres yang terhubung dengan perilaku dan berbagai gaya hidup peliharaannya. Jika kamu merasa tidak yakin terhadap emosi kamu, cobalah perhatikan mood dan perilaku anjing peliharaanmu. Kamu juga bisa menjadikan perilaku anjingmu sebagai indikator kesehatanmu.

Lina Roth, professor di Linköping University mengatakan bahwa anjing merupakan model yang baik karena mereka berbagi aktivitas sehari-hari dengan majikannya. Meskipun begitu, jika anjingmu terus-terusan stress, itu bisa berpengaruh kepada usianya. Menurut American Kennel Club, kecemasan dan stres yang dialami anjing bisa mempengaruhi tingkat ketakutan dan masa penuaan anjing. (shn)


Tags Artikel Ini

Paksi Suryo Raharjo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH