Anita Kolopaking Murung Dapat 'Legal Fee' USD50 dari Pinangki, Suami: Moody Gitu Pengacara Djoko Tjandra, Anita Kolopaking keluar ruangan usai menjalani pemerikaan di Gedung Jaksa Agung Muda Pengawasan Kejagung, Jakarta, Senin (27/7). ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/pras.

MerahPutih.com - Suami Anita Dewi Kolopaking, Wyasa Santosa Kolopaking mengungkapkan bahwa istrinya murung ketika mendapat legal fee USD 50 ribu dari Pinangki Sirna Malasari. Hal tersebut disampaikan Wyasa saat bersaksi untuk terdakwa Pinangki dalam sidang lanjutan perkara suap pengurusan fatwa Mahkamah Agung (MA).

Wyasa awalnya menceritakan kronologi saat dia mengantar istrinya ke apartemen Pinangki yang berada di kawasan Brawijaya, Jakarta Selatan, untuk mengambil legal fee.

"Jadi waktu saya ke sana, saya tunggu di bawah Ibu Anita mau ambil legal feenya. Saya nggak tahu nilainya berapa, setelah itu istri saya balik mukanya murung, moody gitu, ya saya sebagai suami tahu kalau istri lagi murung," kata Wyasa di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (11/11).

Baca Juga

Belum Periksa Djoko Tjandra, Kejagung: Yang Penting Dieksekusi Dulu

Menurut Wyasa, Anita Kolopaking murung karena hanya mendapat fee USD 50 ribu. Dia menyebut, Anita mengeluhkan jumlah fee itu yang tak sesuai harapan.

"Setelah itu Bu Anita turun mukanya murung dan Bu Anita bilang ya ini saya hanya dapat USD 50 ribu. Istri saya bilang ini feenya tidak sesuai dengan yang diharapkan," ungkap Wyasa.

Padahal, menurut Wyasa, di perjanjian sebelumnya seharusnya Anita mendapatkan fee sebesar USD 100 ribu. Namun yang diterima hanya USD 50 ribu.

"Sesuai dengan jasa hukum kan harusmya kan USD 100 ribu, tapi yang diterima hanya USD 50 ribu," ujarnya.

Anita Kolopaking (tengah), pengacara terpidana Djoko Soegiarto Tjandra (@a_kolopaking2018)

Wyasa melanjutkan, Anita Kolopaking sempat komplain ke Djoko Tjandra. Namun, Wyasa tidak tahu detail bagaimana Anita komplain.

Pinangki didakwa melanggar Pasal 5 ayat 2 jo. Pasal 5 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Baca Juga

Akhir Pelarian Buron Kakap Djoko Tjandra

Selain itu, Pinangki juga didakwa melanggar Pasal 3 Undang-Undang No. 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.

Untuk pemufakatan jahat, Pinangki didakwa melanggar Pasal 15 Jo Pasal 5 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Jo. Pasal 88 KUHP. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Demi Ekonomi, Indonesia Sudah Izinkan WNA Bikin Film Komersial di Wilayah NKRI
Indonesia
Demi Ekonomi, Indonesia Sudah Izinkan WNA Bikin Film Komersial di Wilayah NKRI

Kegiatan dalam rangka pembuatan film yang bersifat komersial dan telah mendapat izin dari instansi yang berwenang sebagai jenis kegiatan visa tinggal terbatas dengan indeks visa C312.

Pertamina Mulai Data Kerugian Warga Terdampak Kebakaran Kilang Balongan
Indonesia
Pertamina Mulai Data Kerugian Warga Terdampak Kebakaran Kilang Balongan

Kebakaran Kilang Balongan terjadi pada Senin (29/3/2021) dini hari pukul 00.45 WIB, yang melahap empat tangki bahan bakar minyak dan berdampak pada lima desa meliputi Desa Balongan, Desa Sukaraja, Desa Rawadalem, Desa Sukaurip, dan Desa Tegalurung.

Lima Jenazah Korban Sriwijaya Air yang Berhasil Diidentifikasi Hari Ini
Indonesia
Lima Jenazah Korban Sriwijaya Air yang Berhasil Diidentifikasi Hari Ini

Rekonsiliasi ini menggunakan pemeriksaan sidik jari dan juga DNA

Dalam Hitungan Detik, Sriwijaya Air SJ 182 Hilang dari Radar
Indonesia
Dalam Hitungan Detik, Sriwijaya Air SJ 182 Hilang dari Radar

Manajer operasi langsung berkoordinasi dengan Basarnas, Bandara tujuan dan instansi terkait lainnya

Angka Kematian akibat COVID-19 Menurun 32 Persen
Indonesia
Angka Kematian akibat COVID-19 Menurun 32 Persen

Jumlah kasus kematian akibat COVID-19 pada pekan ini mengalami penurunan hingga 32 persen dibandingkan pekan sebelumnya.

Pelabuhan Patimban Beroperasi, Biaya Logistik Terpangkas
Indonesia
Pelabuhan Patimban Beroperasi, Biaya Logistik Terpangkas

Tahap 1 fase 2 akan dikerjakan pada 2021-2024 dengan pekerjaan terminal peti kemas seluas 66 ha dengan kapasitas kumulatif sebesar 3,75jt TEUs.

Bupati Sleman Minta Pers Jaga Penyebaran Informasi Valid COVID-19
Indonesia
Bupati Sleman Minta Pers Jaga Penyebaran Informasi Valid COVID-19

Pemerintah Kabupaten Sleman DIY memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2021 dengan perayaan syukuran kecil-kecilan bersama insan pers.

[HOAKS atau FAKTA]: Seluruh Pemilik E-KTP Bakal Diberi Bantuan Rp 3,5 Juta
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Seluruh Pemilik E-KTP Bakal Diberi Bantuan Rp 3,5 Juta

Sebuah akun Facebook bernama Viva Hoshi mengunggah artikel yang berjudul “Bantuan Uang Tunai Rp 3,5 Juta Disalurkan Pemerintah, Syaratnya Cukup Siapkan KTP”.

Ridwan Kamil Beri Perhatian Khusus untuk Penanganan Warga Isolasi Mandiri
Indonesia
Ridwan Kamil Beri Perhatian Khusus untuk Penanganan Warga Isolasi Mandiri

Gubernur Jawa Barat (Jabar) M Ridwan Kamil atau Kang Emil menuturkan sekitar 160 warga Jabar yang terjangkit COVID-19 dan sedang melakukan isolasi mandiri (isoman) meninggal dunia.

Kemenkes Luruskan Kabar Jokowi Dapat Vaksin 'Booster'
Indonesia
Kemenkes Luruskan Kabar Jokowi Dapat Vaksin 'Booster'

Diperkirakan total ada 1,5 juta orang yang tersebar di Indonesia