Anies: Yang Pernah Bertemu Saya Silakan ke Puskesmas Gubernur Anies Baswedan memberikan komentar kepada wartawan saat meninjau perbaikan halte rusak di Jakarta Pusat, Sabtu (10/10/2020). (ANTARA/HO-Pemprov DKI)

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakart Anies Baswedan terjangkit COVID-19. Ia pun meminta kepada siapa saja yang pernah ketemu dengannya untuk tes COVID-19 di puskesmas tedekat.

"Bagi siapa pun yang pernah ketemu saya silakan hubungi puskesmas terdekat untuk menjalani tes usap," ucap Anies Baswedan di Jakarta, Selasa (1/12).

Saat ini, Dinas Kesehatan DKI tengah bekerja mendata dan melakukan tracing atau penelusuran orang yang sebelumnya kontak dengan Gubernur Anies.

Baca Juga:

Positif COVID-19, Anies Memohon Doa kepada Warga Jakarta

"Tim tracing Dinkes akan mendata, menghubungi semua kontak erat, dan seluruh prosedur terkait akan dijalankan," jelasnya.

Dinyatakan positif dan tanpa gejala, mantan Menteri Pendidikan itu melakukan isolasi mandiri di Rumah Dinas Gubernur DKI Jakarta di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

"Setelah konsultasi dengan dokter, sesuai arahannya, saya akan menjalani isolasi mandiri dan mengikuti prosedur pengobatan yang ditetapkan tim medis," terang Anies.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Jakarta, Selasa (17/11/2020). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/wsj.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Jakarta, Selasa (17/11/2020). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/wsj.

Lebih lanjut, Anies menerangkan, seluruh kontak erat, baik keluarga maupun staf yang ada di kantor Pemprov DKI, telah dilakukan tes usap PCR.

“Isolasi mandiri akan saya lakukan di tempat yang terpisah dengan keluarga dan akan saya tinggali sendiri. Sementara keluarga akan tetap di kediaman pribadi,” ungkapnya.

Baca Juga:

Sempat Bertemu Anies yang Positif COVID-19, Kapolda Pastikan Rutin Swab Test

Anies dinyatakan positif COVID-19 berdasar hasil tes usap PCR yang keluar pada Selasa (1/12) dini hari. Pada Senin (30/11) siang, Anies memang telah melaksanakan tes usap PCR di Balai Kota DKI.

Pada Rabu (25/11), Anies juga telah melakukan tes usap PCR rutin dan saat itu hasilnya juga negatif. Kemudian hari Minggu (29/11), usai Wagub Ahmad Riza Patria dinyatakan positif COVID-19, Anies juga melakukan tes usap antigen dan hasilnya negatif.

Memang beberapa hari sebelumnya, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini intens bertemu dengan Wagub Riza untuk rapat berdua. (Asp)

Baca Juga:

Anies Baswedan Positif COVID-19

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Selama 2020, Polusi Udara Kota Bekasi Lampaui Jakarta
Indonesia
Selama 2020, Polusi Udara Kota Bekasi Lampaui Jakarta

Sementara Kota Depok memiliki konsentrasi lebih tinggi dari kota lainnya pada Agustus 2020

Pelaporan Balik Hadi Pranoto Dinilai Upaya Membela Diri
Indonesia
Pelaporan Balik Hadi Pranoto Dinilai Upaya Membela Diri

Soal materi perkara yang dituduhkan, Muannas mengaku belum tahu persis.

PKS Desak DPR Tunda Bahas Omnibus Law
Indonesia
PKS Desak DPR Tunda Bahas Omnibus Law

Menurut Anis, Fraksi PKS sudah menyuarakan keras dalam rapat pleno Baleg

Terjadi Kekerasan Anak di Bawah Umur, Ketua Sahabat Polisi Bandung Lapor ke Polsek
Indonesia
Terjadi Kekerasan Anak di Bawah Umur, Ketua Sahabat Polisi Bandung Lapor ke Polsek

Sebaiknya jangan menyelesaikan masalah dengan cara-cara yang melawan hukum.

Polisi Selidiki Dugaan Pelanggaran Prokes di Bar Kawasan Menteng
Indonesia
Polisi Selidiki Dugaan Pelanggaran Prokes di Bar Kawasan Menteng

Adapun jumlah barang bukti yang polisi sita dalam kasus itu antara lain 93 struk transaksi pembayaran

Ormas Islam Solo Nobar Film G30S/PKI di Masjid Dekat Rumah Jokowi
Indonesia
Ormas Islam Solo Nobar Film G30S/PKI di Masjid Dekat Rumah Jokowi

Massa ormas Islam Solo yang tergabung dalam Dewan Syariah Kota Surakarta mengadakan nobar film penghianatan PKI.

KPK Konfirmasi Aliran Duit Dari Dua Sespri Edhy Prabowo
Indonesia
KPK Konfirmasi Aliran Duit Dari Dua Sespri Edhy Prabowo

KPK telah menetapkan Edhy sebagai tersangka karena diduga menerima suap dari perusahaan-perusahaan yang mendapat penetapan izin ekspor benih lobster.

Novel Beberkan Bukti Pelaku Penyerangannya Bukan atas Dendam Pribadi
Indonesia
Novel Beberkan Bukti Pelaku Penyerangannya Bukan atas Dendam Pribadi

Ada laporan Komnas HAM bahwa kasusnya adalah kejahatan terorganisir.

 Mulai Kewalahan, Tiongkok Gandeng Rusia Kembangkan Vaksin untuk Virus Corona
Dunia
Mulai Kewalahan, Tiongkok Gandeng Rusia Kembangkan Vaksin untuk Virus Corona

Pengembangan vaksin untuk menghentikan penyebaran virus corona tersebut ditandai dengan kesediaan Beijing menyerahkan genom virus tersebut ke Moskow.

Benarkan Aturan Tunjangan TGUPP Bebas Sunat, DPRD: Itu Hak Loe
Indonesia