Anies Ungkap Alasan 3 Juta Warganya Tak Mau Divaksin Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kanan) meninjau pelaksanaan vaksinasi COVID-19 di Puskesmas 3 Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (16/6/2021). (ANTARA/Abdu Faisal)

MerahPutih.com - Tercatat masih ada 3 juta warga yang memiliki kartu tanda penduduk (KTP) DKI Jakarta belum divaksin COVID-19 hingga saat ini.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjelaskan, alasan jutaan warganya belum mau mengikuti vaksinasi karena memiliki mobilitas yang rendah, lantaran selama pandemi terus berada di dalam rumah dan jarang pergi beraktivitas ke rumah.

Sedangkan orang yang sudah mendapatkan jatah vaksin rata-rata mereka yang mempunyai mobilitas yang cukup tinggi dan kerap beraktivitas di luar rumah. Sejauh ini berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI, sudah lebih dari 9 juta orang divaksin di Jakarta.

Baca Juga:

Anies Pastikan Bantu Ibu Hamil Positif COVID-19 untuk Persalinan

"Tetapi mereka yang diam di rumah, tidak ada aktivitas, itu yang banyak belum divaksin," kata Anies saat melakukan vaksinasi kepada ibu hamil di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Kamis (19/8).

Oleh sebab itu, lanjut Anies, untuk menjangkau 3 juta orang tersebut, petugas dasawisma atau ibu-ibu PKK akan mengunjungi rumah dan mengajak mereka mendaftar vaksinasi.

"Kita terima kasih sekali dibantu oleh dasawisma PKK karena mereka membawahi 10 sampai 20 kepala keluarga. Mereka mendatangi, mengajak untuk mengikuti vaksinasi," papar Anies.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan didampingi Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Utara dr Yudi Dimyati saat ditemui di Sentra Vaksinasi Kolaborasi Ikatan Alumni SMA Taruna Nusantara (IKASTARA) di Ancol Beach City (ABC) Mall, Pantai Carnaval, Jakarta Utara, Sabtu (7/8/2021). ANTARA/Abdu Faisal)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan didampingi Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Utara dr Yudi Dimyati saat ditemui di Sentra Vaksinasi Kolaborasi Ikatan Alumni SMA Taruna Nusantara (IKASTARA) di Ancol Beach City (ABC) Mall, Pantai Carnaval, Jakarta Utara, Sabtu (7/8/2021). ANTARA/Abdu Faisal)

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini mengungkapkan, vaksinasi dapat menurunkan angka reproduksi (Rt) kasus COVID-19 di Jakarta. Saat lonjakan kasus terjadi, angka reproduksi kasus di Jakarta sempat aman di angka 5.

Seiring menukiknya kasus corona, angka reproduksi turun perlahan dan saat ini berada di angka 1. Artinya, jika ada 100 orang yang tertular COVID-19, mereka akan menularkan virus 100 orang lainnya.

"Dengan angkanya masih tetap 1, artinya kondisinya stabil, belum turun. Itu sebabnya kita ikhtiarkan beberapa waktu lagi, untuk lebih rendah," tutur Anies.

Baca Juga:

Izinkan Timnas Indonesia Pakai JIS, PSSI: Terima Kasih Pak Anies!

Maka dari itu, kata Anies, bertapa pentingnya vaksinasi dalam penanganan wabah virus corona. Ia mengajak masyarakat yang belum agar mau disuntik vaksin.

"Tandemnya apa? Tandemnya dengan vaksin. Vaksin yang tinggi, harapannya akan makin melindungi warga. Jadi, kita sekarang harus kerja ekstra untuk mengajak warga Jakarta, yang berada di Jakarta, KTP Jakarta, tetapi belum vaksin," pungkas. (Asp)

Baca Juga:

Anies Tambah Waktu Makan di Warteg Jadi 30 Menit

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
LBH Sebut Perempuan Pengguna Aplikasi Pinjol Rentan Alami Kekerasan Gender
Indonesia
LBH Sebut Perempuan Pengguna Aplikasi Pinjol Rentan Alami Kekerasan Gender

Adapun bentuk-bentuk KBGS yang terkait dengan pinjaman online adalah menyasar korban perempuan dan memberi ancaman akan membunuh anak korban

2.816 Pedagang Pasar Tanah Abang Sudah Disuntik Vaksin COVID-19
Indonesia
2.816 Pedagang Pasar Tanah Abang Sudah Disuntik Vaksin COVID-19

Sebanyak 2.816 pedagang di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat telah mendapatkan vaksin COVID-19.

Reza Artamevia Divonis Bersalah dan Dipenjara Karena Pakai Narkoba
Indonesia
Reza Artamevia Divonis Bersalah dan Dipenjara Karena Pakai Narkoba

Reza Artamevia terbukti secara sah dan meyakinkan telah melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkoba

Viral Keluarga Bawa Pulang Paksa Jenazah Wanita Positif COVID-19, Polisi Beri Nasihat
Indonesia
Viral Keluarga Bawa Pulang Paksa Jenazah Wanita Positif COVID-19, Polisi Beri Nasihat

Mereka memecahkan kaca pintu lobi RS dan merangsek masuk ke ruang jenazah

Tolak RUU Pemilu, Pemerintah Dinilai Rasional
Indonesia
Tolak RUU Pemilu, Pemerintah Dinilai Rasional

Pemilu sulit naik level menjadi ajang adu gagasan dan visi misi karena kualitas calon tidak pernah disiapkan parpol dan lebih disibukan menyesuaikan diri dengan UU pemilu.

Ada World Superbike, Garuda Indonesia Siapkan 30 Penerbangan Setiap Hari
Indonesia
Ada World Superbike, Garuda Indonesia Siapkan 30 Penerbangan Setiap Hari

Selain menambah frekuensi penerbangan rute Jakarta – Lombok PP, pada periode tersebut Garuda juga akan menambah kapasitas penerbangan dengan mengoperasikan pesawat berbadan lebar.

Kapolda Metro Jaya Minta Kader Muhammadiyah Ajari Anak Buahnya soal Akhlak
Indonesia
Kapolda Metro Jaya Minta Kader Muhammadiyah Ajari Anak Buahnya soal Akhlak

Kedatangannya untuk meminta salah satu ormas Islam terbesar di Indonesia itu untuk menyediakan kadernya memberikan ceramah untuk kepolisian.

Buntut Kolam Ombak Dipenuhi Pengunjung, The Jungle Waterpark Ditutup Tiga Hari
Indonesia
Buntut Kolam Ombak Dipenuhi Pengunjung, The Jungle Waterpark Ditutup Tiga Hari

Pihak The Jungle pun menerima sanksi yang diberikan Satgas COVID-19

Jokowi Lihat Vaksinasi di Aceh dan Medan
Indonesia
Jokowi Lihat Vaksinasi di Aceh dan Medan

Pada Kamis siang, Presiden akan melanjutkan kunjungan kerja ke Provinsi Sumatra Utara menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 melalui Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Kabupaten Aceh Besar.

17.000 Pemudik Asal Jabodetabek Masih Bertahan di Wonogiri
Indonesia
17.000 Pemudik Asal Jabodetabek Masih Bertahan di Wonogiri

Para pekerja formal yang bekerja di pabrik memilih pulang sebelum tanggal 16 Mei 2021