Anies Tiadakan Aturan Ganjil Genap di Pasar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Foto: MP/Asropih)

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan pihaknya akan melakukan pengawasan ketat terhadap kurang lebih 300 pasar yang dikelola oleh Perumda Pasar Jaya dan komunitas di ibu kota.

Adapun, pasar yang dikelola Perumda Pasar Jaya sebanyak 155 pasar dan 150 pasar yang diurus oleh komunitas.

Baca Juga

Belanja Online Bikin Sampah Plastik di DKI Meningkat Selama Pandemi

"Jadi total ada 300an pasar. 300 pasar ini akan diawasi ketat," kata Anies saat konfrensi pers melalui chanel YouTube Pemprov DKI, Rabu (1/7).

Pengawasan ketat ini, kata Anies, dengan melakukan penjagaan pengunjung di pintu masuk pasar yang nantinya dijaga oleh petugas. Jumlah masyarakat yang diizinkan masuk ke pasar tidak boleh lebih dari 50 persen kapasitas pasar.

"Tapi jumlah orang masuk pasar akan dikendalikan. Jadi jumlah orang masuk pasar tidak boleh lebih dari 50 persen kapasitas pasar," ungkap Anies.

Salah seorang pedagang menjalani prosedur tes usap di Pasar Gembrong, Jakarta Pusat, Rabu (24/6/2020). (ANTARA/Livia Kristianti)
Salah seorang pedagang menjalani prosedur tes usap di Pasar Gembrong, Jakarta Pusat, Rabu (24/6/2020). (ANTARA/Livia Kristianti)

Mulai penerapan perpanjangan PSBB masa transisi waktu operasional pasar akan kembali beroperasi normal. Agar pengunjung memiliki waktu panjang datang ke pasar.

"Jam operasinya dikembalikan panjang supaya menyebar jumlah kedatangan orang," ungkapnya.

Kemudian, ucap Anies, penerapan aturan ganjil genap yang sebelumnya berlaku dalam masa transisi sudah ditiadakan.

"Ganjil genap ditiadakan, tapi jumlah orang masuk pasar akan dikendalikan," tutupnya.

Seperti diketahui, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan kembali memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masa transisi. Perpanjangan masa transisi ini berlangsung selama 14 hari terhitung dari 3 Juli hingga 16 Juli mendatang.

Baca Juga

Blok A Tanah Abang Masih Buka, Pedagang Hingga Pengunjung Enggak Takut Corona

Keputusan itu hasil kesimpulan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi DKI yang melibatkan unsur TNI, Polri, BNPB, Pemprov DKI.

"Kesimpulan Gugus Tugas PSBB transisi yang itu artinya semua kegiatan yang semua kegiatan berkapasitas 50 persen akan diteruskan selama 14 hari ke depan," kata Anies melalui chanel YouTube Pemprov DKI, Rabu (1/7). (Asp)

Kredit : asropih

Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH