Anies Terjunkan 2.000 ASN Awasi PSBB Transisi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (tengah) di halaman Balai Kota DKI Jakarta, Senin (22/6/2020). ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/pras.

MetahPutih.com - Pemprov DKI Jakarta melepas 2.000 aparatur sipil negara (ASN) sebagai petugas pengawasan dan penindakan kegiatan masyarakat selama pembatasan sosial berskala besar (PSBB) masa transisi. Secara seremonial, upacara penyematan tanda slempang lengan petugas pengawas dan penegak PSBB masa transisi itu digelar di Halaman Balai Kota Jakarta, Selasa (23/6).

“Saya ingin sampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh jajaran yang telah bersedia menjadi bagian yang secara aktif menjaga amanat Instruksi Sekda Nomor 51 Tahun 2020 tentang pengawasan dan penindakan kegiatan masyarakat selama PSBB,” ucap Gubernur Anies selaku pemimpin upacara.

Baca Juga:

Zona Hijau COVID-19 Nyaris 60 Persen di Seluruh Indonesia

Anies melanjutkan bahwa jumlah 2.000 petugas yang tersebar di seluruh penjuru ibu kota memang belum cukup untuk mengawasi 11 juta lebih penduduk DKI Jakarta. Namun, tugas yang nantinya akan diemban para ASN tersebut akan sangat menentukan keselamatan seluruh masyarakat di tengah pandemi COVID-19.

“2.000 jumlahnya tentu tidak sepadan dengan 11 juta penduduk yang diawasi. Tetapi, saya percaya bahwa Bapak/Ibu sekalian bisa menjadi garda terdepan untuk mengingatkan pada semua bahwa semua protokol kesehatan yang harus ditegakkan bukan semata-mata untuk menegakkan aturan, tapi untuk melindungi keselamatan seluruh masyarakat,” terangnya.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. ANTARA/Susylo Asmalyah
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. ANTARA/Susylo Asmalyah

Selain itu, tujuan dari pelepasa ASN untuk menjadi petugas pengawas dan penindakan ini bukan hanya untuk menindak dan mengawasi tetapi membangun kebiasaan baru. Mengingat, tujuan dari masa transisi ini adalah pembelajaran kebiasaan baru bagi seluruh masyarakat untuk terus disiplin memakai masker, jaga jarak, menghindari kerumunan, dan mencuci tangan secara rutin.

“Nampaknya sederhana, tapi kalau kita refleksikan pada kita sendiri belum tentu kita lakukan, ini semua harus dibiasakan. Tugas pemerintah adalah membuat aturannya, menegakkan aturannya sambil mengajak seluruh masyarakat untuk menaati aturan demi keselamatan semua,” imbuh Anies.

Anies juga mengamanatkan para petugas untuk mendatangi tempat-tempat yang memiliki potensi dengan intensitas kegiatan masyarakat yang tinggi, seperti perkantoran, rumah makan, pertokoan, perhotelan, stasiun, bandara, terminal pelabuhan, tempat hiburan dan wisata, maupun tempat pelayanan kesehatan.

“Jadi, saya minta kepada Bapak/Ibu, datangi tempat-tempat di mana efek kedatangan Bapak/Ibu semua akan berdampak besar. Di mana? Di tempat-tempat terjadi kegiatan masyarakat dengan intensitas tinggi. Datangi, tertibkan, rapikan, sehingga yang nanti belajar bukan hanya yang ditegur, tapi semua yang menyaksikan ikut belajar dan tersadarkan,” pesannya.

Baca Juga:

CFD Jakarta Kembali Ditiadakan, DPRD DKI: Jangan Sampai Kurva COVID Naik Lagi

Terakhir, Anies juga berpesan agar para petugas yang berada di lapangan dapat sabar dalam mengingatkan dan menegakkan peraturan. Sehingga, yang diingatkan akan secara sadar untuk mengerjakan konsekuensi dari pelanggaran yang dilakukan.

“Saya minta kepada semua, jaga nama baik Pemprov DKI Jakarta. Tunjukkan sikap yang tegas dan beradab, tunjukkan cara komunikasi yang bersahabat dan menghormati orang, tapi tetap menegakkan aturan dan selalu sabar, karena mengingatkan orang mudah, tapi diingatkan belum tentu. Jalani tugas ini sambil menyadari harus sabar menghadapi masyarakat,” tutupnya. (Pon)

Baca Juga:

Car Free Day Tidak Ditiadakan, Tapi Dipindah

Penulis : Zulfikar Sy Zulfikar Sy
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jaksa: Keterangan Saksi Ahli Beratkan Aurelia Terdakwa Kecelakaan Maut Karawaci
Indonesia
Jaksa: Keterangan Saksi Ahli Beratkan Aurelia Terdakwa Kecelakaan Maut Karawaci

Pasien bipolar tetap bisa dipidana tergantung kadar keparahan penyakitnya.

[HOAKS atau FAKTA]: Anies Asyik Main Bola Bersama Anaknya di Tengah Wabah Corona
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Asyik Main Bola Bersama Anaknya di Tengah Wabah Corona

foto Anies Baswedan tengah bermain bola dengan anaknya itu merupakan foto pada tahun 2016

Garuda Indonesia Tepis Isu Miring soal Penyelundupan Suku Cadang Harley Davidson
Indonesia
Garuda Indonesia Tepis Isu Miring soal Penyelundupan Suku Cadang Harley Davidson

Suku cadang yang dibawa oleh karyawan Garuda yang onboard dalam pesawat tersebut juga telah melalui proses kepabeanan

IHSG Anjlok, Anies Diminta Hati-Hati Membuat Pernyataan
Indonesia
IHSG Anjlok, Anies Diminta Hati-Hati Membuat Pernyataan

Anies juga diminta segera memetakan RT sebagai wilayah mikro berstatus zona merah

DPRD DKI Sahkan Perda Penanganan COVID-19
Indonesia
DPRD DKI Sahkan Perda Penanganan COVID-19

"Saya ingin menanyakan kepada forum rapat paripurna dewan yang terhormat ini apakah Raperda tentang penanganan COVID-19 untuk ditetapkan menjadi Perda dapat disetujui?" tanya Prasetyo

Positivity Rate 12,7 Persen, Penambahan Kasus DKI Kamis (10/9) 1.002 Positif
Indonesia
Positivity Rate 12,7 Persen, Penambahan Kasus DKI Kamis (10/9) 1.002 Positif

Dinas Kesehatan DKI Jakarta menyatakan telah melakukan tes PCR sebanyak 7.979 spesimen.

Bareskrim Polri Gelar Perkara Tentukan Tersangka Baru Pelarian Djoko Tjandra
Indonesia
Bareskrim Polri Gelar Perkara Tentukan Tersangka Baru Pelarian Djoko Tjandra

Rencananya tersangka baru itu akan ditetapkan Rabu (12/8) ini.

Hindari Potensi Terjadinya Klaster COVID-19, PT KCI Tambah Frekuensi Perjalanan KRL
Indonesia
Hindari Potensi Terjadinya Klaster COVID-19, PT KCI Tambah Frekuensi Perjalanan KRL

Mulai Sabtu (1/8), PT KCI menambah lima perjalanan KRL di lintas Rangkasbitung-Tanah Abang PP.

Jokowi Diminta Libatkan Pakar Tangani COVID-19 Dibandingkan Tugaskan Luhut
Indonesia
Jokowi Diminta Libatkan Pakar Tangani COVID-19 Dibandingkan Tugaskan Luhut

Menurut Jerry, jika Jokowi ingin menambah 'amunisi' lebih baik dihadirkan pakar yang ahli di bidang penanganan pandemi.

November, UNAIR Uji Coba Klinis Vaksin Merah Putih
Indonesia
November, UNAIR Uji Coba Klinis Vaksin Merah Putih

Untuk uji klinis, keputusannya pada November baru dimulai. UNAIR akan memulai uji klinis vaksin merah putih.