berita-singlepost-banner-1
Anies: Terima Kasih Presiden Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan (Humas Pemprov DKI)
berita-singlepost-banner-2
berita-singlepost-mobile-banner-7

Merahputih.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengapresiasi dukungan yang diberikan Presiden Jokowi atas kolaborasi yang intensif mewujudkan pelaksanaan pembangunan MRT Jakarta Fase 2A.

"Terima kasih Bapak Presiden dan seluruh jajaran Pemerintah Pusat yang telah memberikan dukungan terus-menerus," kata Anies di Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta, Senin (17/2).

Baca Juga

Mengenal Lebih Dalam Tiga Bersaudara: KRL, MRT, dan LRT

Agar pengerjaan MRT Fase 2A berjalan dengan lancar, harus ada koordinasi yang baik antara Pemda DKI dan Pemerintah Pusat.

"Sebagian dari langkah yang harus dilakukan untuk fase 2A ini membutuhkan kolaborasi yang amat intensif dengan pemerintah pusat. Alhamdulillah kolaborasi itu berjalan dengan baik," ucap Anies.

Pembangunan MRT Fase 2A ini dimulai dari stasiun eksisting Bundaran HI menuju ke Stasiun Kota, dengan jalur sepanjang 6 Km, terdiri dari 7 stasiun bawah tanah yaitu Stasiun Thamrin, Stasiun Monas, Stasiun Harmoni, Stasiun Sawah Besar, Stasiun Mangga Besar, Stasiun Glodok dan Stasiun Kota.

Masyarakat mengikuti fase uji coba publik Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta fase 1 dari Stasiun Bundaran HI hingga Stasiun Lebak Bulus, Jakarta, Sabtu, (23/3/2019). PT MRT Jakarta telah membuka kesempatan kepada masyarakat mengikuti fase uji coba publik mulai 12-24 Maret 2019 . Hingga hari ke-11 penyelenggaraan uji coba, antusiasme masyarakat sangat tinggi sehingga kuota tiket yang disiapkan sebanyak sekitar 400 ribu hingga tanggal 23 Maret 2019 telah habis dipesan. Merahputih.com / Rizki Fitrianto
Masyarakat mengikuti fase uji coba publik Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta fase 1 dari Stasiun Bundaran HI hingga Stasiun Lebak Bulus, Jakarta, Sabtu, (23/3/2019). PT MRT Jakarta telah membuka kesempatan kepada masyarakat mengikuti fase uji coba publik mulai 12-24 Maret 2019 . Hingga hari ke-11 penyelenggaraan uji coba, antusiasme masyarakat sangat tinggi sehingga kuota tiket yang disiapkan sebanyak sekitar 400 ribu hingga tanggal 23 Maret 2019 telah habis dipesan. Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Fase 2A ini pembangunannya dibagi menjadi tiga lingkup yakni CP201 membentang dari Thamrin ke Monas, kemudian untuk CP202 yaitu Harmoni, Sawah Besar, dan Mangga Besar. Selanjutnya di CP203 dari Glodok dan Kota.

MRT fase 2A yang dikerjakan sepanjang 2,8 Kilometer ini akan dikerjakan pada Maret 2020 mendatang dan ditargetkan rampung 2024.

Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar william menuturkan bahwa paket CP201 merupakan pembangunan terowongan dan jalur MRT bawah tanah yang menghubungkan Bundaran HI sampai Harmoni.

"Ini adalah peristiwa penting menandai dimulainya pekerjaan konstruksi pembangunan terowongan dan stasiun bawah tanah dari Bundaran HI menuju ke Kota. Dimulai dengan pembangunan terowongan dari Bundaran HI ke Harmoni," ungkap William.

Baca Juga

MRT, Bukti Keberhasilan Jokowi Wujudkan Mimpi 'London Underground' di Jakarta

Untuk diketahui PT MRT Jakarta akan melakukan integrasi pembangunan Fase 2B atau yang disebut sebagai Jalur Utara-Selatan dan akan dilanjutkan dengan pembangunan Jalur Timur-Barat. Daerah Kota akan menjadi titik awal dibangunnya Fase 2B dengan titik pemberhentian di Ancol Barat.

Fase 2B ini diperkirakan memiliki jalur sepanjang 5,8 Km yang terdiri dari 3 stasiun, yaitu Stasiun Mangga Dua, Stasiun Ancol Marina, dan Stasiun Ancol Barat yang estimasi pengerjaannya akan mulai dibangun pada pertengahan Tahun 2022 dan beroperasi Tahun 2027. (Asp)

Kredit : asropih

berita-singlepost-mobile-banner-3

Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH


berita-singlepost-banner-4
berita-singlepost-banner-5
berita-singlepost-banner-6