Anies Tegaskan Akan Lawan Gugatan Reklamasi Teluk Jakarta Gubernur Anies di kawasan Pulau Reklamasi Teluk Jakarta (Foto: antaranews)

MerahPutih.Com - Kemelut reklamasi Teluk Jakarta masih tak kunjung usai. Pasca kemenangan PT Agung Dinamika Perkasa sebagai pengembang Reklamasi pulau F di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta, Pemprov DKI Jakarta langsung mengajukan banding.

Majelis hakim PTUN Jakarta memutuskan kebijakan Pemprov DKI Jakarta cq Anies Baswedan menghentikan reklamasi batal demi hukum. Dengan demikian Pemprov DKI tak bisa menahan PT Agung Dinamika Perkasa melanjutkan proyek reklamasi.

Baca Juga: Soal Pergub Reklamasi, Anies: Tanyakan Saja ke Ahok!

Menariknya, pengembang tersebut merupakan mitra kerja dari PT Jakarta Propertindo (Jakpro), yang mana adalah BUMD milik Pemprov DKI.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menegaskan bahwa gugatan yang diajukan Pulau F diajukan oleh pengembang, bukan BUMD milik pihak Pemprov DKI.

Pulau Reklamasi di Teluk Jakarta
Foto salah satu pulau hasil reklamasi di Teluk Jakarta, Jakarta, 2 Agustus 2016. ANTARA/Sigid Kurniawan

"Kan, itu bukan BUMD yang menantang (di pengadilan). Bukan. Jangan ketukar nanti. Dikoreksi. Justru yang menantang bukan BUMD," kata Anies di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Rabu (7/8).

Terkait keputusan pembatalan izin reklamasi yang dinilai lemah dan tak sesuai prosedur hukum dan bisa menjadi celah untuk digugat, seperti jalan gugatan Pulau H. Ia pun mengklaim bahwa dirinya akan terus melawan para pengembang yang mengajukan gugatan reklamasi atas pembatalan izin yang ia sudah keluarkan.

"Pokoknya kita akan lawan terus. Reklamasi dihentikan. Dan para pengembang yang berencana melakukan reklamasi akan kita hentikan, baik lewat regulasi maupun lewat pengadilan. Jadi kita akan tempuh itu," jelasnya.

"Kenapa? Kita ingin menyelamatkan Jakarta dari potensi bencana lingkungan hidup gara-gara reklamasi. Jadi komitmen kita tidak berhenti. Kalau mereka berusaha meneruskan lewat jalur pengadilan, kita akan hadapi di pengadilan," sambungnya.

Baca Juga: PDIP Tak Setuju Pemprov DKI Gelar Upacara HUT RI di Pulau Reklamasi

Sebelumnya, PT Taman Harapan Indah sebagai pengembang Pulau H dan PT Manggala Kridha Yudha sebagai Pulau M yang menggugat pada Februari lalu, serta PT Jaladri Kartika Pakci sebagai pengembang pulau I pada Mei lalu.

Kemudian beberapa waktu lalu, pulau H menang gugatan dan PTUN meminta Anies mencabut pembatalan izin reklamasi. Namun, Anies berniat mengajukan banding.

Melihat peluang keberhasilan ini, PT Agung Dinamika Perkasa sebagai pengembang pulau F pada 26 Juli menggugat ke PTUN Jakarta.(Asp)

Baca Juga: Demo di Dalam Gedung DPRD DKI, Massa Minta Anies Cabut IMB Reklamasi

Kredit : asropih


Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH