Anies Tarik Rem Darurat, Tempat Hiburan dan Wisata Kembali Ditutup Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat mengumumkan kembali PSBB awal. (Foto: MP/Asropih)

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan menarik rem darurat dan kembali ke Pembatasan Sosial Skala Besar (PSBB) awal wabah menyerang ibu kota.

Aturan itu berlaku pada Senin, 14 September 2020 mendatang. Kebijakan itu diambil Anies karena kasus corona di DKI Jakarta, sudah mengkhawatirkan.

Dengan kembali PSBB, Anies menyampaikan, seluruh tempat hiburan atau wisata di Jakarta akan kembali ditutup seperti Ragunan, Ancol, taman kota yang dikelola pemerintah.

Baca Juga:

Anies Tarik Rem Darurat, Jakarta Kembali PSBB Ketat

Kemudian, sambung Anies, kegiatan usaha makanan seperti rumah makan, restoran, cafe diperbolehkan untuk tetap beroperasi, tetapi pengunjung tidak diperkenankan makan di lokasi. Harus dibungkus, dibawa pulang.

"Jadi, pesanan diambil, pesanan diantar, tapi tidak makan di lokasi. Karena kami menemukan di tempat-tempat inilah terjadi interaksi yang mengantarkan pada penularan," tuturnya.

Tangkap Layar: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kiri). (ANTARA/HO/Tangkap Layar Youtube Tim Pakar Satgas Penanganan COVID-19)
Tangkap Layar: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kiri). (ANTARA/HO/Tangkap Layar Youtube Tim Pakar Satgas Penanganan COVID-19)

Kegiatan yang sudah sempat diizinkan dengan pembatasan kapasitas kembali dilarang. Misalnya perkantoran untuk membuat kembali kebijakan pegawainya bekerja di rumah. Transportasi akan kembali dibatasi hingga beribadah di rumah.

"Kami semua dalam pertemuan tadi bersepakat untuk tarik rem darurat. Yaitu bekerja di rumah, belajar dari rumah, dan usahakan beribadah juga dari rumah," ujar Anies.

Baca Juga:

Seluruh Banten Terapkan PSBB, KCI Batasi Penumpang 74 Per Kereta

Pada PSBB awal, ada 11 sektor usaha yang diizinkan yaitu kesehatan, bahan pangan makanan dan minuman, energi, komunikasi dan teknologi informasi, keuangan, logistik, konstruksi, industri strategis, pelayanan dasar dan utilitas publik, industri yang ditetapkan sebagai obyek vital nasional atau obyek tertentu serta sektor swasta yang melayani kebutuhan sehari-hari. (Asp)

Baca Juga:

PSBB di Seluruh Banten, Warga: Pemerintah Harus Lakukan Pengawasan Ketat

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
[Hoaks atau Fakta]: Vaksinasi COVID-19 Ubah Siklus Menstruasi
Lainnya
[Hoaks atau Fakta]: Vaksinasi COVID-19 Ubah Siklus Menstruasi

Vaksin COVID-19 memberikan instruksi untuk mengajari sel manusia cara membuat protein, atau bahkan hanya sepotong protein yang memicu respons kekebalan di dalam tubuh manusia

Salat Id di Rumah, Anies dan Anak Kompak Pakai Sorban Bendera Palestina
Indonesia
Salat Id di Rumah, Anies dan Anak Kompak Pakai Sorban Bendera Palestina

Anies Salat Id bersama keluarga besarnya di halaman belakang rumahnya dengan jumlah peserta sekitar 30 orang.

Pria Lansia Ini Meninggal di Tengah Kerumunan Massa FPI Penjemput Rizieq
Indonesia
Pria Lansia Ini Meninggal di Tengah Kerumunan Massa FPI Penjemput Rizieq

Sotong diketahui merupakan penjual ikan asal Bogor, Jakarta Barat

[Hoaks atau Fakta]: MUI Keluarkan Seruan Hati-hati Lakukan Rapid Test COVID-19
Lainnya
[Hoaks atau Fakta]: MUI Keluarkan Seruan Hati-hati Lakukan Rapid Test COVID-19

Adanya gambar surat dengan kop Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang isinya seruan agar para ulama dan kiai berhati-hati dengan rencana Rapid Test Covid-19 adalah konten palsu.

Kepala dan Belasan Anggota Satpol PP Balikpapan Positif COVID-19
Indonesia
Kepala dan Belasan Anggota Satpol PP Balikpapan Positif COVID-19

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Balikpapan Zulkifli dan belasan personelnya terpapar COVID-19.

Ketua DPR: Musuhi Virusnya, Bukan Orangnya
Indonesia
Ketua DPR: Musuhi Virusnya, Bukan Orangnya

Aparat di lapangan harus sedini mungkin mencegah terjadinya kekerasan antarsesama warga

Jabar Ingin Hadirkan Kota Baru Moderen di Sekitar Pelabuhan Patimban
Indonesia
Jabar Ingin Hadirkan Kota Baru Moderen di Sekitar Pelabuhan Patimban

Pelabuhan Patimban adalah salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) di area seluas 369 hektare dan back up area mencapai 356 hektare dengan biaya investasi total hingga mencapai Rp43,2 triliun.

[Hoaks atau Fakta]: Pengawal Biden Anggota Pasukan Tiongkok
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Pengawal Biden Anggota Pasukan Tiongkok

Ketika Cho berdiri di belakang presiden pada pelantikan dengan cepat menjadi viral di antara komunitas Korea di Amerika Serikat.

Longsor Terjang Tiga Kecamatan di Lereng Gunung Lawu, 1 Orang Tewas
Indonesia
Longsor Terjang Tiga Kecamatan di Lereng Gunung Lawu, 1 Orang Tewas

Hujan deras yang terjadi di puncak Gunung Lawu pada Sabtu (5/12) malam mengakibatkan bencana longsor dan banjir di tiga kecamatan.

Keraton Yogyakarta Tiadakan Rangkaian Prosesi Sekaten 2020
Indonesia
Keraton Yogyakarta Tiadakan Rangkaian Prosesi Sekaten 2020

Keraton Yogyakarta meniadakan rangkaian prosesi acara Sekaten 2020.