Anies Tarik Rem Darurat, Jakarta Kembali PSBB Ketat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat mengumumkan kembali PSBB awal. (Foto: MP/Asropih)

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan, untuk menarik rem darurat Pembatasan Sosial Skala Besar (PSBB) transisi. Artinya, Jakarta kembali ke PSBB ketat seperti awal pandemi corona. Kebijakan PSBB itu dimulai pada Senin, 14 September 2020.

"Kami terpaksa kembali menerapkan pembatasan sosial berskala besar seperti pada masa awal pandemi dulu, bukan lagi masa transisi, tapi PSBB awal dulu," kata Anies dalam YouTube kanal Pemprov DKI Jakarta, Kamis (9/9).

Baca Juga:

Seluruh Banten Terapkan PSBB, KCI Batasi Penumpang 74 Per Kereta

Menurut Anies, kembalinya PSBB ke tahap awal itu karena kondisi Jakarta, sudah mengkhawatirkan. Dengan kebijakan ini, maka kegiatan yang sudah sempat diizinkan dengan pembatasan kapasitas kembali dilarang. Mulai dari aktivitas perkantoran, tranportasi hingga peribadahan

"Kami semua dalam pertemuan tadi bersepakat untuk tarik rem darurat, yaitu bekerja di rumah, belajar dari rumah, dan usahakan beribadah juga dari rumah," jelas Anies.

Baca Juga:

PSBB di Seluruh Banten, Warga: Pemerintah Harus Lakukan Pengawasan Ketat

Anies menuturkan, bila aturan ini tidak diambil, maka situasi penyebaran COVID-19 akan semakin parah. Pasalnya, kapasitas rumah sakit (RS) ICU dan tempat isolasinya, serta angka kematian begitu tinggi.

"Kami akan terus meningkatkan kapasitas, tapi jika tidak ada pembatasan ketat, maka akan mengulur waktu dan rumah sakit akan penuh," tutupnya. (Asp)

Baca Juga:

Kasus COVID-19 Meningkat, Seluruh Kabupaten/Kota Banten Terapkan PSBB

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Satu Tersangka Kebakaran Kejagung Mangkir dari Pemeriksaan Polisi
Indonesia
Satu Tersangka Kebakaran Kejagung Mangkir dari Pemeriksaan Polisi

Tersangka yang tidak hadir adalah Direktur Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kejagung berinisial NH.

UTBK UNS Surakarta Diikuti 22.385 orang, 5 Disabilitas Ikut Mendaftar
Indonesia
UTBK UNS Surakarta Diikuti 22.385 orang, 5 Disabilitas Ikut Mendaftar

Untuk UTBK di UNS dilaksanakan di 14 lokasi ujian dengan total 43 ruang. Seluruh ruangan itu berkapasitas 830 peserta per sesi atau 1.660 peserta per hari atau dua sesi.

Santri Dilarang Mudik Lebaran, Menag Sebut untuk Cegah Bahaya Lebih Besar
Indonesia
Santri Dilarang Mudik Lebaran, Menag Sebut untuk Cegah Bahaya Lebih Besar

Bahaya yang sama juga bakal terjadi pada arus balik

COVID Melonjak, Menag Perintahkan Anak Buah Dekati Tokoh Agama Kurangi Kegiatan
Indonesia
COVID Melonjak, Menag Perintahkan Anak Buah Dekati Tokoh Agama Kurangi Kegiatan

Ketentuan penyelenggaraan ibadah di rumah ibadah, serta pembelajaran di lembaga pendidikan agama dan keagamaan pada masa pandemi masih berlaku,

Jokowi Teken Keppres Tetapkan Cuti Bersama ASN Hanya 2 Hari di Tahun 2021
Indonesia
Jokowi Teken Keppres Tetapkan Cuti Bersama ASN Hanya 2 Hari di Tahun 2021

Kementerian Perhubungan menghentikan operasi moda transportasi baik darat, laut maupun udara selama masa pelarangan tersebut

Polda Bali Perketat Akses Keluar-Masuk Pascaserangan Mabes Polri
Indonesia
Polda Bali Perketat Akses Keluar-Masuk Pascaserangan Mabes Polri

Polda Bali memperketat akses keluar-masuk untuk kegiatan pelayanan pascaserangan teror di Mabes Polri pada Rabu (31/3).

[Hoaks atau Fakta]: Warga Luar Jakarta Bisa Vaksinasi di Istora Senayan
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Warga Luar Jakarta Bisa Vaksinasi di Istora Senayan

Layanan vaksinasi dibuka setiap hari termasuk Sabtu dan Minggu pukul 08.00 sampai 16.00 WIB.

Usai Larangan Mudik, Penumpang AKAP Keluar Jabodeta Meningkat
Indonesia
Usai Larangan Mudik, Penumpang AKAP Keluar Jabodeta Meningkat

Untuk pengguna layanan AKAP di Terminal Poris Plawad Tangerang, usai masa peniadaan mudik juga mengalami peningkatan sekitar 74 persen.

Laode M Syarif: Febri Diansyah Aset Penting dalam Menjaga Marwah KPK
Indonesia
Laode M Syarif: Febri Diansyah Aset Penting dalam Menjaga Marwah KPK

Pegawai yang mengundurkan diri harus menyampaikan secara tertulis satu bulan sebelumnya

Sanksi Pidana Warga Langgar Prokes, Anies: Kita Harap Tak Timbulkan Kepanikan
Indonesia
Sanksi Pidana Warga Langgar Prokes, Anies: Kita Harap Tak Timbulkan Kepanikan

Pemprov DKI Jakarta mengajukan revisi draf Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2020 tentang Penanggulangan Corona Virus Disease 2019 atau COVID-19.