Anies Tak Mengetahui Penghargaan Adikarya Wisata ke Diskotek Colosseum Colloseum Jakarta. (Foto: instagram.com/colosseumjkt)

MerahPutih.com - Sekertaris Daerah (Sekda) Saefullah menyebut bahwa Gubernur Anies Baswedan tidak mengetahui pengharaan Adikarya Wisata 2019 untuk hiburan malam Colosseum Jakarta karena menggunakan tanda tangan cetak.

Menurut dia, pemberian penghargaan itu merupakan wewenang dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) DKI Jakarta.

Baca Juga:

Seusai Diberi Penghargaan, Izin Diskotek Colosseum Segera Dicabut

"Enggak (mengetahui penandatanganan penghargaan) dong," ujar Saefullah di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Kamis (19/12).

Colosseum Jakarta. (colosseum.id)
Colosseum Jakarta. (colosseum.id)

Meski tak ditandatangani oleh Anies sendiri, kata dia, hal ini tak mengubah legalitasnya. Ia menyebut, pihaknya telah melakukan proses penandatanganan sesuai prosedur.

"Prosesnya saja yang kami, prosesnya yang kami kerjakan," jelasnya.

Seperti diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah menanggapi pemalsuan tanda tangan pada sertifikat penghargaan Adikarya Wisata kepada Diskotik Colosseum. Ia membantah adanya pemalsuan pada penghargaan yang kini telah dicabut itu.

Menurut Anies, pemberian tanda tangan melalui cetak stempel adalah hal yang lumrah. Penandatanganan untuk sertifikat tidak harus dilakukan secara langsung olehnya.

"Jadi bukan pemalsuan. Cuma itu tanda tangan yang dilakukan secara banyak untuk piagam," kata Anies.

Baca Juga:

PA 212 Puji Anies Cabut Penghargaan untuk Colosseum

Pemprov DKI juga telah mencabut penghargaan Adikarya Wisata 2019 untuk Diskotek Colosseum karena BNN Provinsi DKI Jakarta pernah menemukan narkoba di tempat hiburan tersebut pada September lalu.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (MP/Asropih)

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (MP/Asropih)

Sekda Saefullah menuturkan, saat ini Disparbud DKI bersama BNNP sedang mengevaluasi temuan narkoba di Colosseum, yang nanti akan diputuskan bagaimana nasib diskotek itu.

"Kalau berdasarkan fakta yang terjadi, saya sampaikan, ada teguran, pernyataan, (tapi) belum cukup syarat untuk melakukan penutupan. Nanti kita tunggu evaluasi bersama Dinas Parbud dan BNNP dalam waktu tidak terlalu lama," kata Saefullah. (Asp)

Baca Juga:

Senator DKI Desak Anies Segera Putuskan Nasib Diskotek Colosseum

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Sibuk Makan Warteg Saat Jakarta Tenggelam Banjir
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Sibuk Makan Warteg Saat Jakarta Tenggelam Banjir

Akun Twitter @CanNarida memposting sebuah gambar yang memperlihatkan Gubernur Anies Baswedan sedang makan di warung.

Polisi Masih 'Tertutup' soal Penangkapan Reza Artamevia
Indonesia
Polisi Masih 'Tertutup' soal Penangkapan Reza Artamevia

"Sampai saat ini masih diperiksa secara intensif," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus

[HOAKS atau FAKTA]: Malaysia Sebut Pelajar Indonesia Akan Tertinggal dalam Sains
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Malaysia Sebut Pelajar Indonesia Akan Tertinggal dalam Sains

Perdana Menteri Malaysia Mahatir Mohamad menyebut pelajar di Indonesia akan tertinggal dalam penguasaan sains.

Penurunan Kasus COVID-19 Diklaim Baru Terasa Setelah 45 Hari
Indonesia
Penurunan Kasus COVID-19 Diklaim Baru Terasa Setelah 45 Hari

Pemerintah telah menambah 13.000 tempat tidur untuk ruang isolasi dan ICU rumah sakit rujukan COVID-19 selama PPKM tahap dua.

Pimpinan DPR Tantang Komjen Listyo Realisasikan Janji Jika Disahkan Jadi Kapolri
Indonesia
Pimpinan DPR Tantang Komjen Listyo Realisasikan Janji Jika Disahkan Jadi Kapolri

"Saya apresiasi Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo yang ingin melayani masyarakat dengan cepat, Seperti memesan makanan cepat saji. Tentunya hal ini harus dapat direalisasikan dalam program 100 hari kinerjanya sebagai prestasi ke depannya, usai dirinya menjabat sebagai Kapolri," pungkasnya.

Ini Titik Penyekatan Pemudik Yang Dilakukan Polda Metro Jaya
Indonesia
Ini Titik Penyekatan Pemudik Yang Dilakukan Polda Metro Jaya

Ditlantas Polda Metro Jaya juga akan memeriksa dengan seksama kelengkapan dokumen maupun kendaraan angkutan barang yang mendapat pengecualian untuk keluar dan masuk.

RUU Cipta Kerja Diprotes, Bahlil: Seolah Negara Ini Mau Bubar Saja
Indonesia
RUU Cipta Kerja Diprotes, Bahlil: Seolah Negara Ini Mau Bubar Saja

Investasi akan membuka lapangan kerja bagi lulusan-lulusan perguruan tinggi. Pasalnya, lulusan baru itu tentu tidak akan terserap seluruhnya menjadi pegawai negeri sipil atau perusahaan BUMN.

Mahfud MD: Di Luar Negeri Sudah Tidak Ada Lagi Isu Papua Merdeka
Indonesia
Mahfud MD: Di Luar Negeri Sudah Tidak Ada Lagi Isu Papua Merdeka

Perkembangan pembangunan Papua sudah dipaparkan kepada duta besar Indonesia di berbagai negara dan kawasan.

JK Minta Masjid Jangan Jadi Tempat Mengajak Pertikaian
Indonesia
JK Minta Masjid Jangan Jadi Tempat Mengajak Pertikaian

“Kita harus menjaga masjid, tidak boleh membawa masalah perbedaan pilihan ke masjid,” kata Wapres ke-10 dan 12 itu.

PSI Nilai Jerinx Sudah Tepat Diganjar Pakai UU ITE
Indonesia
PSI Nilai Jerinx Sudah Tepat Diganjar Pakai UU ITE

Di saat negara sedang dalam status darurat kesehatan, JRX justru membuat campaign