Anies Siapkan Rusun Nagrak Jika RSD Wisma Atlet Penuh Dokumetasi tenaga medis beraktivitas di halaman Menara 5 RS Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, di Jakarta, Jumat (11/9). Foto: ANTARA FOTO/Ariella Annasya

MerahPutih.com - Rumah Susun (Rusun) Nagrak, Cilincing, Jakarta Utara menjadi lokasi alternatif Pemprov DKI untuk dijadikan sebagai tempat perawatan pasien COVID-19, jika Rumah Sakit Darurat (RSD), Wisma Atlet melebihi kapasitas.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, sejauh ini Pemerintah DKI masih konsentrasikan penanganan pasien COVID-19 di Wisma Atlet, Kemayoran.

Baca Juga:

Satu Lagi Tahanan KPK Diangkut ke RSD Wisma Atlet

"Tapi apabila dibutuhkan penambahan kita sudah siapkan rumah susun Nagrak untuk bisa digunakan," ujar Anies di PMI DKI di jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Senin (14/6).

Anies menyampaikan, Rusun Nagrak memiliki kapasitas lebih dari 2.500 tempat tidur yang dapat digunakan untuk warga terjangkit virus corona.

"Jadi kita bergeraknya bertahap, saat ini konsentrasi masih tetap di Wisma Atlet," papar dia.

RSD Wisma Atlet (dok ANTARA)
RSD Wisma Atlet (dok ANTARA)

Terkait kesiapan fasilitas yang ada di Rusun Nagrak, orang nomor satu di Jakarta ini menyarankan untuk dilihat langsung ke lokasi.

"Ya nanti bisa dicek sendiri kondisinya," cetus mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu.

Baca Juga:

Pasien COVID-19 di RS Darurat Wisma Atlet Terus Alami Penambahan

Seperti diketahui, keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) untuk pasien COVID-19 di Jakarta telah mencapai angka 73 persen.

Lonjakan kasus di Jakarta juga menambah tingkat keterisian kamar perawatan di sejumlah rumah sakit dan Wisata Atlet Kemayoran. Keterpakaian kamar COVID-19 di Wisma Atlet telah mencapai 5 ribuan. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Nyaris 10 Ribu Wisatawan Padati Pulau Seribu Saat Libur Panjang
Indonesia
Nyaris 10 Ribu Wisatawan Padati Pulau Seribu Saat Libur Panjang

Jika semua patuh terhadap protokol kesehatan, pariwisata terus berjalan

Tujuh Strategi Hentikan Terjadinya Klaster COVID-19 di Perkantoran
Indonesia
Tujuh Strategi Hentikan Terjadinya Klaster COVID-19 di Perkantoran

Salah satu langkah yang dilakukan adalah terus meningkatkan uji spesimen

Kemendagri Diminta Kumpulkan Para Petahana yang Langgar Protokol Kesehatan
Indonesia
Kemendagri Diminta Kumpulkan Para Petahana yang Langgar Protokol Kesehatan

Langkah itu agar Pilkada 2020 dapat berjalan dengan lancar

Mobil Berisi Tujuh Pasien COVID-19 Terbalik di Dekat Gerbang Tol Bogor 1
Indonesia
Jokowi Pidato di Sidang Tahunan, Polisi Larang Demo di DPR
Indonesia
Jokowi Pidato di Sidang Tahunan, Polisi Larang Demo di DPR

"Kita sudah antisipasi bahwasanya tidak boleh sama sekali demo. Hari ini gak boleh demo di depan kantor DPR ya," kata Yusri.

Ini Tugas Khusus Kapolri kepada Sejumlah Kapolda Baru
Indonesia
Ini Tugas Khusus Kapolri kepada Sejumlah Kapolda Baru

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan upacara serah terima jabatan dan kenaikan pangkat perwira tinggi (pati) serta kapolda.

Seperti di Wuhan, Penularan Berhenti jika PPKM Darurat Berlaku Ketat
Indonesia
Seperti di Wuhan, Penularan Berhenti jika PPKM Darurat Berlaku Ketat

Kebijakan yang dijalankan harus ketat, termasuk PPKM Darurat yang digulirkan Presiden Joko Widodo.

Ibu di Majalengka Jadikan Anak Kandung sebagai Budak Seks dengan Tarif Rp500 Ribu
Indonesia
Ibu di Majalengka Jadikan Anak Kandung sebagai Budak Seks dengan Tarif Rp500 Ribu

Seorang ibu di Majalengka, Jawa Barat, tega menjadikan anak kandungnya sebagai budak seks dengan tarif sekali kencan antara Rp300.000-Rp500.000.

KPK Tetapkan Eks Legislator PPP Tersangka Suap DAK
Indonesia
KPK Tetapkan Eks Legislator PPP Tersangka Suap DAK

Politikus Persatuan Pembangunan (PPP) itu ditetapkan tersangka dalam kapasistasnya sebagai anggota DPR periode 2014-2019.

KPK Lakukan Penyelidikan Dugaan Tipikor Peserta Pilkada Serentak 2020
Indonesia
KPK Lakukan Penyelidikan Dugaan Tipikor Peserta Pilkada Serentak 2020

Pasangan calon tersebut berada di luar Provinsi Sulawesi Utara