Anies Siapkan Paket Kebijakan Ganjil Genap di Jakarta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (ANTARA/Livia Kristianti)

Merahputih.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan tengah menyiapkan paket kebijakan mengenai skema ganjil genap di ibu kota di tengah pandemi virus corona.

"Kita sedang menyiapkan satu paket kebijakan, jadi bukan masing-masing item. Tapi satu paket bersamaan dengan nanti berakhirnya siklus PSBB kita," kata Anies di Jakarta, Senin (7/9).

Baca Juga:

Wapres Semangati Anak-anak untuk Optimistis di Masa Pandemi

Anies enggan menjelaskan lebih jauh terkait detail aturan gage di Jakarta. Hal itu bakal diungkapkan Anies secara utuh nanti pada saat berakhirnya masa PSBB Transisi pada 10 September 2020 mendatang.

"Makanya itu semua nanti akan disampaikan data-datanya. Kami di DKI nomor satu selalu transparan, kedua selalu menggunakan data dan menyampaikan data itu lengkap," jelas dia.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat menyampaikan PSBB transisi, Rabu (1/7/2020). (ANTARA/Livia Kristianti)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat menyampaikan PSBB transisi, Rabu (1/7/2020). (ANTARA/Livia Kristianti)

Kebijakan itu nantinya tidak lagi dibuat secara parsial tapi menjadi satu paket regulasi dengan aturan lainnya yang diberlakukan selama PSBB.

"Karena siklus PSBB kita akan berakhir tanggal 10 dan saat itu kita akan sampaikan paket kebijakan untuk fase berikutnya," beber dia.

Baca Juga:

Diskotek Belum akan Dibuka, Pengusaha Hiburan Ancam Kembali Geruduk Kantor Anies

Aturan yang dibuat Pemda DKI saat ini jelas merujuk pada data dan angka kejadian di lapangan. Termasuk dengan diberlakukannya kembali gage di masa PSBB.

"Jadi, keputusan kebijakan-kebijakan itu selalu merujuk kepada angka yang senyatanya terjadi di lapangan. Itulah sebabnya, kami Insya Allah konsisten dengan itu, termasuk saat nanti kami umumkan siklus berikutnya," tutupnya. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Tiba di Polda Metro, Munarman Diborgol dan Mata Ditutup Kain Hitam
Indonesia
Tiba di Polda Metro, Munarman Diborgol dan Mata Ditutup Kain Hitam

Munarman tiba di Polda Metro Jaya sekitar pukul 19.40 WIB. Pengacara Rizieq Shihab itu datang dengan mata tertutup kain hitam dan tangan diborgol.

Pemkot Solo Usulkan Rekrutmen 1.500 CPNS ke BKN
Indonesia
Pemkot Solo Usulkan Rekrutmen 1.500 CPNS ke BKN

"Kami sudah mengajukan secara resmi usulan rekrutmen 1.500 formasi CPNS ke BKN pada 2021," ujar Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Solo, Nur Haryani

Jokowi Ngaku Berantas Korupsi, Aktivis Nilai Tidak Terbukti
Indonesia
Jokowi Ngaku Berantas Korupsi, Aktivis Nilai Tidak Terbukti

Pemerintah mengeluarkan Peraturan Presiden (Perppu) KPK untuk mengganti UU KPK Baru nomor 19 tahun 2020 yang melemahkan KPK.

1 Bulan Jadi Kasatreskrim Jakpus, Teuku Arsya Naik Jabatan Jadi Kapolres Probolinggo
Indonesia
1 Bulan Jadi Kasatreskrim Jakpus, Teuku Arsya Naik Jabatan Jadi Kapolres Probolinggo

Pada awalnya Akpol angkatan Tantya Sudira Jati ini langsung ditempatkan di Polwiltabes Surabaya dan ditugaskan di unit Jatanras.

Sinyal Positif, Neraca Perdagangan Mulai Membaik
Indonesia
Sinyal Positif, Neraca Perdagangan Mulai Membaik

Tercatat, neraca perdagangan RI selama periode Januari-Juni 2020 berada pada posisi surplus 5,5 miliar dolar AS.

Polri: Badge Awards untuk Pelapor Tindak Pidana di Medsos Masih Wacana
Indonesia
Polri: Badge Awards untuk Pelapor Tindak Pidana di Medsos Masih Wacana

Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan mengatakan program tersebut masih dalam perencanaan.

Anies Diminta Jangan Malu Ungkap Nama Pejabat DKI yang Positif COVID-19
Indonesia
Anies Diminta Jangan Malu Ungkap Nama Pejabat DKI yang Positif COVID-19

Prasetyo Edi pernah meminta kepada Anies untuk terang-terangan atau tidak menutupi jika ada anak buahnya yang terjangkit virus corona.

DKPP RI Sidang 5 Anggota Bawaslu Sragen Diduga Langgar Kode Etik
Indonesia
DKPP RI Sidang 5 Anggota Bawaslu Sragen Diduga Langgar Kode Etik

Sidang yang digelar di Kantor KPU Solo, Jawa Tengah tersebut menghadirkan pihak teradu 5 anggota Bawaslu Sragen

[HOAKS atau FAKTA]: Semua Handphone Kini Dipantau Pemerintah
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Semua Handphone Kini Dipantau Pemerintah

Beredar narasi melalui aplikasi WhatsApp yang menyatakan bahwa kini pemerintah dapat memantau semua aktivitas telepon dan media sosial milik masyarakat 100 persen.

Lonjakan COVID-19 Pasca Lebaran Berpotensi Terjadi, RSD Wisma Atlet Langsung Bersiaga
Indonesia
Lonjakan COVID-19 Pasca Lebaran Berpotensi Terjadi, RSD Wisma Atlet Langsung Bersiaga

Karena, salah satu prinsip memutus rantai COVID-19 adalah dengan treating