Anies Serahkan Nasib Ribuan Pencari Suaka ke UNHCR Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (MP/Asropih)

MerahPutih.com - Pemerintah DKI Jakarta mulai Rabu 21 Agustus 2019 malam kemarin sudah mulai menghentikan pengiriman bantuan logistik bagi para pencari suaka yang ditampung di eks gedung kodim di Kalideres, Jakarta Barat. Bahkan bantuan makanan itu juga sebenarnya sudah harus diberhentikan pada 18 Agustus 2019 lalu.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan mengatakan pihaknya menyerahkan nasib 1.192 pencari suaka yang ditampung di lahan eks Kodim kepada United Nations High Commissioner for Refugeest (UNHCR)

Baca Juga: Pemprov DKI Akan Stop Suplai Makanan pada Pencari Suaka di Kalideres

Gubernur DKI Anies Baswedan. Foto: MP/Asropih
Gubernur DKI Anies Baswedan. Foto: MP/Asropih

"Seluruh pengelolaan para pengungsi itu ada di tangan UNHCR, jadi kewenangannya ada di sana," kata Anies di Jakarta, Jumat (23/8).

Sebenarnya, kata Anies, Pemprov DKI membantu para imigran pencari suaka yang sebelumnya menggelandang di trotoar Kebon Sirih hanya persoalan kemanusiaan saja. Selebihnya itu kewenangan UNHCR.

"Sifat dari bantuan kami di jakarta adalah sifatnya kemanusiaan untuk mengisi kebutuhan dasar disaat UNHCR belum menjalankan," tutur dia.

Baca Juga: Pemprov DKI Setop Bantuan Logistik Pencari Suaka di Kalideres

Sebelumnya, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi meminta UNHCR untuk mencarikan solusi mengenai ribuan para imigran pencari suaka yang sempat menggelandang di trotoar Jalan Kebon Sirih beberapa waktu lalu.

Prasetyo juga mengungkapkan sebanyak 1.192 pencari suaka yang ditampung di lahan eks Kodim Kalideres hanya diberikan tenggat waktu sampai 31 Agustus 2019 mendatang.

Pasalnya, kata Prasetyo, sudah banyak laporan dari masyarakat sekitar yang terganggu dengan keberadaan mereka.

Para pencari suaka yang ditampung di Daan Mogot, Jakarta Barat (MP/Kanu)
Para pencari suaka yang ditampung di Daan Mogot, Jakarta Barat (MP/Kanu)

Baca Juga: Warga Daan Mogot Kesal Permukiman Mereka Jadi Tempat Penampungan Para Pencari Suaka

"Sebab mereka kita sudah bantu selama 41 hari dengan sifat kemanusiaan. Saya minta pada pihak UNHCR bagaimana setelah 31 Agustus?," kata Prasetyo di gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Rabu (21/8). (Asp).

Kredit : asropih

Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH