Anies Sebut Aktivitas Masyarakat Akan Normal Apabila Seluruh Warga Sudah Vaksin Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. ANTARA/Mentari Dwi Gayati/sh

Merahputih.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan seluruh aktivitas masyarakat di Ibu Kota akan normal kembali apabila seluruh warga sudah menerima vaksin lengkap.

"Saya beri contoh kegiatan yang harus menempel dekat, potong rambut, ini sulit untuk jaga jarak yah. Maka yang punya potong rambut harus sudah vaksin begitu juga yang mau potong rambut," ujar Anies di Jakarta, Minggu (1/8).

Baca Juga:

Daftar Tempat Isi Ulang Tabung Oksigen di Jabodetabek

Kewajiban vaksinasi tersebut bertujuan untuk meminimalisir potensi penularan dan mengurangi risiko setelah terpapar COVID-19. Namun demikian, kewajiban itu tak berlaku bagi warga yang belum bisa divaksin. Baik karena alasan medis, maupun penyintas COVID-19 yang memerlukan jeda waktu sebelum menerima vaksin.

Karena itu, bila termasuk dalam kategori tersebut, masyarakat hanya perlu membawa surat keterangan dokter yang menyatakan mereka belum bisa divaksin karena alasan tertentu.

Gubernur DKI Anies Baswedan melakukan inspeksi ke tenda darurat yang dipasang di halaman RSUD Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (24/6). (ANTARA/Mentari Dwi Gayati)
Gubernur DKI Anies Baswedan melakukan inspeksi ke tenda darurat yang dipasang di halaman RSUD Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (24/6). (ANTARA/Mentari Dwi Gayati)

Anies mengakui bahwa saat ini jumlah kasus COVID-19 di DKI menurun signifikan dalam dua pekan terakhir. Hal ini tidak terlepas dari peran semua elemen masyarakat yang selalu mematuhi protokol kesehatan secara ketat dan mengikuti program vaksinasi yang digulirkan pemerintah.

"Sekarang sudah turun di bawah 17.000 kasus aktif. Jadi penurunan hampir 100 ribu dalam dua pekan. Dan penurunan ini juga otomatis membuat keterisian tempat tidur (BOR) kita menjadi lebih kecil," ujar Anies.

Kendati demikian, Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu berharap agar masyarakat tetap melaksanakan protokol kesehatan karena potensi penularan virus masih bisa terjadi.

Baca Juga:

Gerakan Solidaritas Sejuta Tes Antigen Pinjamkan Tabung Oksigen Gratis

Diketahui, hingga saat ini jumlah warga di DKI yang telah menerima vaksin dosis pertama sebanyak 7.507.340 atau 85, 2 persen.

Sementara jumlah warga yang menerima dosis vaksin kedua sebanyak 2.667.299 atau 30,3 persen dari target vaksinasi di DKI Jakarta. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jaksa Agung Peringatkan Anak Buahnya Tak Nodai Kepercayaan Masyarakat
Indonesia
Jaksa Agung Peringatkan Anak Buahnya Tak Nodai Kepercayaan Masyarakat

Jaksa Agung ST Burhanuddin pun mengingatkan pentingnya menjaga kepercayaan masyarakat.

Pengamat Sebut Sosok yang Diinginkan Jokowi Adalah Ganjar Pranowo
Indonesia
Pengamat Sebut Sosok yang Diinginkan Jokowi Adalah Ganjar Pranowo

Sinyal dukungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Pilpres 2024 menguat.

Arab Saudi Tutup Pintu Kedatangan Jemaah Haji pada 3 Juli 2022
Indonesia
Arab Saudi Tutup Pintu Kedatangan Jemaah Haji pada 3 Juli 2022

Delegasi Amirul Hajj telah bertolak ke Arab Saudi dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng menuju Jeddah.

DPR Usul Bentuk Satgas Terpadu Tindak Lanjuti Laporan Ratusan TKI Meninggal di Malaysia
Indonesia
DPR Usul Bentuk Satgas Terpadu Tindak Lanjuti Laporan Ratusan TKI Meninggal di Malaysia

Sufmi Dasco Ahmad mengusulkan dibentuk satuan tugas terpadu untuk memonitor dan menjamin pelindungan bagi tenaga kerja migran.

Komisi I Pilih Bahas Hobi Ketimbang Harta Jenderal Andika
Indonesia
Komisi I Pilih Bahas Hobi Ketimbang Harta Jenderal Andika

Para politisi Senayan tersebut, memilih untuk membahas hal-hal ringan ketimbang Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Andika yang nilai fantastis.

Tiga Sosok Kandidat Kepala Otorita IKN Nusantara Versi NasDem
Indonesia
Tiga Sosok Kandidat Kepala Otorita IKN Nusantara Versi NasDem

Fraksi Partai NasDem buka suara menanggapi kemunculan sejumlah nama calon Kepala Otorita Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara yang pernah disebut Presiden Joko Widodo (Jokowi), beberapa waktu lalu.

Panitera dan Pengacara Diciduk KPK Lewat OTT di Surabaya
Indonesia
Panitera dan Pengacara Diciduk KPK Lewat OTT di Surabaya

Diduga sedang melakukan tindak pidana korupsi pemberian dan penerimaan uang terkait sebuah perkara di PN Surabaya.

Aturan Terbaru PPKM Luar Jawa-Bali: Mulai dari WFO sampai Seminar
Indonesia
Aturan Terbaru PPKM Luar Jawa-Bali: Mulai dari WFO sampai Seminar

Pemerintah untuk kesekian kalinya kembali memperpanjang masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) luar Jawa-Bali selama dua pekan mendatang.

Pemprov DKI Klaim Ketersediaan Pangan Jelang Lebaran Aman dan Harga Stabil
Indonesia
Pemprov DKI Klaim Ketersediaan Pangan Jelang Lebaran Aman dan Harga Stabil

Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta mengklaim stok pangan strategis di Jakarta menjelang Idul Fitri 1443 Hijriah/2022 aman.

Ditangkap KPK, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi Punya Harta Rp 6,3 Miliar
Indonesia
Ditangkap KPK, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi Punya Harta Rp 6,3 Miliar

Wali Kota Bekasi, Jawa Barat, Rahmat Effendi tercatat memiliki kekayaan sebesar Rp 6.383.717.647.