Anies Sebut 9 Juta Lebih Warga Terima Jatah Vaksin di DKI Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meluncurkan mobil vaksin keliling di Balai Kota Jakarta, Kamis (8/7/2021). (ANTARA/HO-Humas Pemprov DKI Jakarta)

MerahPutih.com - Sebanyak sembilan juta lebih masyarakat telah menerima vaksin di Jakarta. Kini, DKI menggencarkan vaksin agar target yang ditetapkan 11 juta orang tercapai secepat mungkin.

"Sudah 9 juta warga mendapat vaksin dosis pertama di Jakarta, melampaui target kita yang 8,8 juta orang," ucap Gubernur Anies Baswedan melalui Instagram resminya, Senin (16/8).

Orang nomor satu di DKI ini menerangkan, dari 9 juta capaian tersebut, bukan semuanya warga ber-KTP Jakarta. Ada 3,7 juta yang ber-KTP luar DKI Jakarta. Sebagian besar merupakan petugas publik yang bekerja di DKI sebanyak 1,9 juta orang.

Baca Juga:

Anies Beberkan Bukti Kasus COVID-19 di Jakarta Melandai

"Sisanya adalah warga ber-KTP non-DKI, tapi berdomisili, bekerja, dan belajar di Jakarta. Dan memang ada juga sebagian lagi yang ber-KTP, berdomisili dan bekerja di luar Jakarta, tapi ikut vaksin di Jakarta karena DKI tidak membatasi peserta vaksin harus KTP Jakarta," jelasnya.

Sekarang ini, Pemprov DKI menyalurkan vaksin ke sekitar 4 juta warga ibu kota untuk bisa mencapai kekebalan kelompok atau herd immunity.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan meninjau TPU khusus jenazah pasien COVID-19 di Rorotan, Jakarta Utara, Rabu (23/6) (MP/Asropih)
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan meninjau TPU khusus jenazah pasien COVID-19 di Rorotan, Jakarta Utara, Rabu (23/6) (MP/Asropih)

Anies mengungkapkan, vaksinasi ini untuk menciptakan kekebalan daya tahan tubuh terhadap COVID-19. Sehingga orang yang terpapar corona tak mengalami gejala yang berat dan vaksin menurunkan risiko kematian akibat COVID-19.

"Kematian tentu adalah sepenuhnya keputusan Tuhan yang tidak bisa dimajukan atau dimundurkan, tapi ikhtiar kita menjaga keselamatan diri dan menurunkan risiko kematian adalah bagian dari perintah-Nya juga," tuturnya.

Untuk mempercepat penanganan pandemi, Pemprov DKI Jakarta kini menaikkan sasaran vaksinasi di Jakarta menjadi 11 juta orang. Untuk itu, Anies mengajak warga yang belum vaksin untuk segera daftar lewat aplikasi JAKI atau tanya ke fasilitas kesehatan terdekat.

"Pandemi belum usai, bersama-sama kita bisa menambal kebocoran kapal ini lebih cepat dan segera melaju kembali," pungkasnya.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI, total vaksinasi dosis 1 saat ini sebanyak 9.017.051 orang atau 100,8 persen. Sedangkan, total dosis 2 kini mencapai 4.260.251 orang atau 47,6 persen.

Baca Juga:

BOR Pasien COVID-19 di DKI 33 Persen, Anies Yakin Jakarta Sangat Baik

Capaian vaksinasi untuk anak usia 12-17 tahun, untuk dosis 1 telah dilakukan sebanyak 76,3 persen dan untuk dosis 2 sebanyak 23,8 persen. Sedangkan warga usia 18-59 tahun, untuk dosis 1 telah dilakukan sebanyak 106,4 persen dan vaksinasi dosis 2 sebanyak 47,8 persen.

Kemudian pada kelompok lansia, vaksinasi dosis 1 telah dilakukan sebanyak 84,7 persen dan vaksinasi dosis 2 sebanyak 71,9 persen. Sementara vaksinasi gotong royong, untuk dosis 1 telah diberikan kepada 183.436 orang dan dosis 2 sebanyak 135.191 orang. (Asp)

Baca Juga:

Blok Makam COVID-19 Dinamai Berdasarkan Agama, Anies: yang Baru Dikubur itu Syahid

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Menkeu Sri Mulyani Paparkan soal BRIN di Hadapan Kepala Daerah PDIP
Indonesia
Menkeu Sri Mulyani Paparkan soal BRIN di Hadapan Kepala Daerah PDIP

Menteri Keuangan yang juga Wakil Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Sri Mulyani memberi paparan tentang pemahaman dan pengetahuan serta mengakselerasi BRIN daerah.

Ketua MA Sebut Perkara Lingkungan jadi Tantangan Besar Hakim Semua Negara
Indonesia
Ketua MA Sebut Perkara Lingkungan jadi Tantangan Besar Hakim Semua Negara

Penanganan perkara lingkungan saat ini menjadi tantangan terbesar para hakim baik di tingkat nasional, regional maupun global.

Polisi Akan Terus-Menerus Tingkatkan Patroli ke Sejumlah Kafe dan Tempat Hiburan
Indonesia
Polisi Akan Terus-Menerus Tingkatkan Patroli ke Sejumlah Kafe dan Tempat Hiburan

Dari kelima kafe yang disidak, tiga diantaranya melanggar jam operasional PPKM Level 2

Sri Sultan HB X Usulkan 1 Maret Sebagai Hari Besar Nasional
Indonesia
Sri Sultan HB X Usulkan 1 Maret Sebagai Hari Besar Nasional

Dampak dari Serangan Umum 1 Maret 1949 adalah ditegakkan kembali kedaulatan Republik Indonesia

RJ Lino Divonis 4 Tahun Penjara
Indonesia
RJ Lino Divonis 4 Tahun Penjara

RJ Lino divonis empat tahun penjara dan denda sebesar Rp 500 juta subsidair enam bulan kurungan.

Bandara Adisutjipto dan Stasiun Tugu Yogyakarta Buka Layanan Vaksinasi COVID-19
Indonesia
Bandara Adisutjipto dan Stasiun Tugu Yogyakarta Buka Layanan Vaksinasi COVID-19

Penumpang pesawat dan kereta di Yogyakarta bisa mendapatkan vaksinasi COVID-19. Vaksinasi dilakukan di Bandara Adisucipto Yogyakarta dan Stasiun Tugu Yogyakarta.

Menkominfo Dorong BUMN dan Swasta Gunakan Produk Dalam Negeri
Indonesia
Menkominfo Dorong BUMN dan Swasta Gunakan Produk Dalam Negeri

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate mendorong badan usaha milik negara (BUMN), perusahaan pemerintah, dan rumah tangga serta sektor swasta untuk mendukung penggunaan produk dalam negeri.

Jadwal Arteria Dahlan Padat, Polisi Tunda Proses Pemanggilan
Indonesia
Jadwal Arteria Dahlan Padat, Polisi Tunda Proses Pemanggilan

Rencana meminta keterangan terhadap anggota Komisi III DPR Arteria Dahlan dalam kasus perseteruan dengan wanita berinisial AP kembali molor.

Kedekatan Ketua MK dan Adik Jokowi saat Gladi Bersih Panampi Pasrah
Indonesia
Kedekatan Ketua MK dan Adik Jokowi saat Gladi Bersih Panampi Pasrah

Adik Presiden Jokowi, Idayati dan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Anwar Usman, hadir dalam acara gladi bersih Panampi Pasrah di Gedung Graha Saba Buana, Kelurahan Banyuanyar, Kecamatan Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, Rabu (25/5).

Pemkot Yogyakarta Ubah Strategi Vaksinasi Dari Mal ke Balai Desa
Indonesia
Pemkot Yogyakarta Ubah Strategi Vaksinasi Dari Mal ke Balai Desa

Saat layanan vaksinasi dosis penguat masih dibuka di sentra vaksinasi, peminatnya rendah dan dosis vaksin yang disediakan tidak terserap 100 persen.