Anies: Rumah Sakit di Jakarta dan Sekitarnya Sudah Kewalahan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (tengah) ketika memberikan keterangan pers saat melakukan inspeksi mendadak terkait PPKM Mikro di Kemang, Jakarta Selatan, Jumat (18/6). ANTARA/HO-Polres Metro Jaka

Merahputih.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan bahwa Rumah Sakit di Jakarta dan sekitarnya sudah kewalahan menangani pasien COVID-19 yang terus bertambah.

Karena itu, Anies minta masyarakat menghentikan aktivitas di luar rumah kecuali sektor-sektor esensial dan kritikal yang masih diperbolehkan beraktivitas.

“Rumah sakit-rumah sakit di Jakarta dan sekitarnya sudah kewalahan menangani pasien yang jumlahnya terus bertambah,” ujar Anies usai meninjau pos pembatasan mobilitas bersama Pangdam Jaya dan Kapolda Metro Jaya, di Jalan Raya Bogor, Jakarta Timur, Minggu (4/7).

Baca Juga:

Menkes Minta Rumah Sakit Layani Nakes yang Terpapar COVID-19 dengan Baik

Di satu sisi, rumah sakit di Jakarta sudah kewalahan melayani pasien COVID-19. Di lain pihak, banyak keluarga yang panik mencari tempat isolasi atau perawatan karena terkena.

“Karena itulah saya minta kepada semua hindari keterpaparan dengan cara bertahan dulu di rumah, kurangi kegiatan di luar rumah,” imbuh Anies.

Anies lantas membacakan data pemakaman protap Corona yang terus mengalami kenaikan.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan pidato saat upacara peringatan HUT ke-494 DKI Jakarta di Balai Kota Jakarta, Selasa (22/6/2021). ANTARA/Ricky Prayoga
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan pidato saat upacara peringatan HUT ke-494 DKI Jakarta di Balai Kota Jakarta, Selasa (22/6/2021). ANTARA/Ricky Prayoga

Sabtu 26 Juni 157 pemakaman, hari Minggu (27 Juni) 144 pemakaman, hari Senin (28 Juni) 193 pemakaman, hari Selasa (29 Juni) 279 pemakaman, Rabu (30 Juni) 23, hari Kamis (1 Juli) 301, hari Jumat (2 Juli) 365, Sabtu (3 Juli) 396.

"Semoga ini adalah angka terakhir. Mulai hari ini mudah-mudahan angkanya menurun," ujarnya Anies.

Anies mengajak masyarakat untuk melihat data ini sebagai manusia, bukan data statistik. Dia bercerita bahwa orang-orang ini tadinya adalah mereka yang sehat wal alfiat dan kemudian terpapar Corona.

"Yang mereka bersama keluarganya, menjalani kehidupannya, dan ketika mereka mendapatkan keterpaparan, kondisinya berubah," ungkapnya.

Baca Juga:

Angka Harian COVID-19 di Bogor Lebih dari 300 Kasus, Bima Arya: Ini Tanda Bahaya

Anies menegaskan, pembatasan kegiatan dalam PPKM darurat merupakan upaya untuk menyelamatkan masyarakat dari keterpaparan COVID-19. PPKM darurat, kata Anies, bukan upaya untuk mengosongkan jalan-jalan di Jakarta.

"Ada satu hal penting kita ingin ini cepat selesai atau ingin lama selesai, kalau ingin cepat selesai semua bertahan di rumah. Kalau mau lama selesainya maka kita semua bergerak keluar, pasti akan lama selesainya,” pungkas Anies. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
OJK Terima Kembali Pejabat Yang Diputus Bebas di Kasus Korupsi Jiwasraya
Indonesia
OJK Terima Kembali Pejabat Yang Diputus Bebas di Kasus Korupsi Jiwasraya

OJK menghormati proses hukum yang berkaitan dengan hasil keputusan MA di kasus Jiwasraya.

[Hoaks atau Fakta]: Air Kelapa Ampuh Menangkal Racun Usai Divaksin COVID-19
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Air Kelapa Ampuh Menangkal Racun Usai Divaksin COVID-19

Sejalan dengan pernyataan tersebut, Ahli Gizi KONI DKI Jakarta sekaligus APKI Approved Educator, Irtya Qiyamulail, memberikan penjelasan, vaksin COVID-19 tidak mengandung racun sehingga tidak perlu dinetralisir.

G20 di Solo, Gibran Bakal Hibur Delegasi dengan City Tour
Indonesia
G20 di Solo, Gibran Bakal Hibur Delegasi dengan City Tour

Ia menambahkan setelah acara G20 selesai semua delegasi akan dihibur dengan City Tour dengan tujuan Museum Batik Danar Hadi dan mengikuti Royal Dinner di Pura Mangkunegaran.

Beli Pertalite dan Solar Subsidi Wajib Pakai MyPertamina, Simak Cara Daftarnya!
Indonesia
Beli Pertalite dan Solar Subsidi Wajib Pakai MyPertamina, Simak Cara Daftarnya!

PT Pertamina akan melakukan uji coba pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar dan pertalite dengan menggunakan aplikasi MyPertamina.

Ibu Menyusui Dapat Disuntik Vaksin Pfizer
Indonesia
Ibu Menyusui Dapat Disuntik Vaksin Pfizer

Hanya warga yang belum menerima vaksin dosis satu maupun kedua yang dapat menerima suntikan Pfizer.

Ini Tanggapan PPP Soal Kadernya Ade Yasin yang Ditangkap KPK
Indonesia
Ini Tanggapan PPP Soal Kadernya Ade Yasin yang Ditangkap KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Bogor, Ade Munawaroh Yasin serta sejumlah pihak dari BPK Perwakilan Jawa Barat dan Pemkab Bogor. Dari penangkapan tersebut, KPK mengamankan sejumlah uang.

Kemenhub Janji tidak Mendadak Langsung Tutup Bandara Halim
Indonesia
Kemenhub Janji tidak Mendadak Langsung Tutup Bandara Halim

Kemenhub pasti akan memberi waktu bagi sejumlah pemangku kepentingan terkait untuk mempersiapkan diri

Demokrat Minta Keputusan Jadwal Pemilu Awal Desember 2021
Indonesia
Demokrat Minta Keputusan Jadwal Pemilu Awal Desember 2021

Penyelenggara pemilu, pemerintah, dan DPR diminta segera menyepakati dan memutuskan jadwal Pemilu 2024.

Kecelakaan Beruntun di Tol Tangerang-Merak, Satu Orang Tewas
Indonesia
Kecelakaan Beruntun di Tol Tangerang-Merak, Satu Orang Tewas

Kecelakaan beruntun yang melibatkan empat bus pariwisata terjadi di Tol Tangerang-Merak pada Sabtu (16/10) sekitar pukul 08.30 WIB.

Tuntut Upah Layak, Ribuan Buruh Bakal Kepung Kantor Anies
Indonesia
Tuntut Upah Layak, Ribuan Buruh Bakal Kepung Kantor Anies

Salah satu tuntutannya adalah kenaikan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) 2022 sebesar 7-10 persen.