Anies Resmi Naikkan Biaya Bea Balik Nama Kendaraan 12,5 Persen Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Foto: MP/Asropih)

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan resmi menaikkan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) penyerahan kendaraan bermotor pertama dari 10 persen menjadi 12,5 persen. Artinya naik menjadi 2,5 persen dari beban sebelumnya.

Aturan kenaikan tersebut telah ditandatangani oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada 7 November dan diundangkan pada 11 November 2019, kemarin. Kemudian kebijakan itu mengacu dalam Peraturan Daerah (Perda) Provinsi DKI Jakarta Nomor 6 Tahun 2019 tentang Perubahan Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2009 tentang Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor.

Baca Juga

Warga DKI Siap-Siap, Tarif Balik Nama Kendaraan Bakal Naik!

Peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta No. 6 Tahun 2019 tentang Perubahan Peraturan Daerah No. 9 Tahun 2009 tentang Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor ini mulai berlaku setelah 30 hari terhitung sejak tanggal diundangkan. Artinya, BBN kendaraan bermotor DKI Jakarta mulai naik menjadi 12,5 persen pada 11 Desember 2019.

Sebelumnya Pemprov DKI telah menetapkan Perda Nomor 9 Tahun 2010 tentang BBN-KB yang mengatur antara lain penerapan tarif BBN-KB yang dimiliki oleh orang pribadi dan badan yakni untuk penyerahan kendaraan bermotor pertama dikenakan tarif pajak sebesar 10 persen, kendaraan bermotor kedua dan seterusnya tarif pajak sebesar 1 persen.

nies
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

Kebijakan tersebut selain untuk mengendalikan pertumbuhan kendaraan bermotor juga menjadi salah satu upaya mengatasi kemacetan lalu lintas yang semakin tinggi di Jakarta. Namun, Perda Nomor 9 Tahun 2010 tersebut dinilai belum berdampak terhadap berkurangnya pertumbuhan kepemilikan kendaraan bermotor warga Jakarta.

Baca Juga

Anies Minta Bantuan Media Sosialisasi Kenaikan BBNKB 12,5 Persen

Pemprov DKI menilai penerapan tarif BBN-KB saat ini masih rendah sehingga daya beli kendaraan bermotor masih tinggi sehingga menjadi salah satu penyebab kemacetan yang kian parah.

Dengan begitu Pemprov DKI menaikkan tarif BBN-KB untuk menekan angka pembelian kendaraan bermotor. Kenaikan BBN-KB 12,5 persen ini disebut tidak akan mematikan sektor industri otomotif dan hasil penerimaan BBN-KB dapat digunakan untuk pembangunan dan pemeliharaan jalan serta moda dan sarana transportasi umum.

"Pengenaan tarif BBN-KB dalam Peraturan Daerah ini diatur bahwa untuk penyerahan kendaraan bermotor pertama yang dimiliki orang pribadi maupun badan dikenakan tarif yakni sebesar 12,5 persen dan tarif penyerahan kendaraan bermotor kedua dan seterusnya sebesar 1 persen," tulis aturan tersebut mengutip Perda Nomor 6 Tahun 2019.

Baca Juga

DPRD Bersama Anies Setujui Kenaikan Tarif BBNKB 2,5 Persen

Pertimbangan kenaikan tersebut hasil kesepakatan dalam Rapat Kerja Terbatas Asosiasi Bapenda se Jawa-Bali yang diselenggarakan pada 13 Juli 2018.

"Dengan diberlakukannya Peraturan Daerah ini, diharapkan dapat memberikan kepastian dan tanggung jawab kepada masyarakat dan dunia usaha dalam keikutsertaan berkontribusi mengatasi kemacetan lalu lintas di DKI Jakarta yang semakin tinggi," tulisnya. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Wartawan Metro TV Ditemukan Tewas di Tol Ulujami
Indonesia
Wartawan Metro TV Ditemukan Tewas di Tol Ulujami

Editor itu ditemukan tergeletak di semak-semak Tol Ulujami.

Viral McD Sarinah Tutup Permanen, Bagaimana Nasib Karyawannya?
Indonesia
Viral McD Sarinah Tutup Permanen, Bagaimana Nasib Karyawannya?

McDonald’s pertama kali dibuka di Sarinah Thamrin pada 14 Februari 1991

Hasil Uji Klinis Vaksin COVID-19 di Bandung Tunjukkan Hasil Menggembirakan
Indonesia
Hasil Uji Klinis Vaksin COVID-19 di Bandung Tunjukkan Hasil Menggembirakan

Uji klinis vaksin COVID-19 Sinovac Biotech yang dilakukan Bio Farma dan Fakultas Kedokteran Unpad di Bandung terus menunjukkan hasil menggembirakan.

Geram Pendataan Bansos Semrawut, Ketua MPR Tegur Pemerintah
Indonesia
Geram Pendataan Bansos Semrawut, Ketua MPR Tegur Pemerintah

Pemerintah daerah perlu memprioritaskan pemberian data ke pemerintah pusat.

Kampanye Konser Virtual, Gibran-Teguh Hadirkan Penyanyi Krisdayanti
Indonesia
Kampanye Konser Virtual, Gibran-Teguh Hadirkan Penyanyi Krisdayanti

Tak tanggung-tanggung, pasangan Gibran-Teguh ini akan menghadirkan sejumlah artis Ibu Kota di antaranya, Krisdayanti, Edo Kondologit, dan Maruarar Sirait.

Komjak Minta KPK Dilibatkan Usut Skandal Djoko Tjandra
Indonesia
Komjak Minta KPK Dilibatkan Usut Skandal Djoko Tjandra

Komisi Kejaksaan (Komjak) meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dilibatkan dalam mengusut skandal Djoko Tjandra.

DKI Jakarta Tawarkan Berbagai Proyek ke Investor Singapura
Indonesia
DKI Jakarta Tawarkan Berbagai Proyek ke Investor Singapura

Provinsi DKI Jakarta merupakan provinsi yang sangat istimewa dan tidak asing bagi investor Singapura.

Akhir Juli Seluruh Bioskop Serentak Dibuka
Indonesia
Akhir Juli Seluruh Bioskop Serentak Dibuka

Jaringan bioskop yang tergabung dalam GPBSI adalah Cinema XXI, CGV, Cinepolis, Dakota Cinema, Platinum dan New Star Cineplex.

Jokowi Naikkan Iuran BPJS Kesehatan, Pemkot Solo Hanya Mampu Bayar Angsuran Premi Sampai Mei
Indonesia
Jokowi Naikkan Iuran BPJS Kesehatan, Pemkot Solo Hanya Mampu Bayar Angsuran Premi Sampai Mei

Pemkot Solo hanya dapat membayar angsuran premi hingga bulan Mei akibat anggaran APBD habis tersera penanganan COVID-19.

Pimpin Siberkreasi, Yosi Project Pop Klaim tak Pernah Promosi Program Pemerintah
Indonesia
Pimpin Siberkreasi, Yosi Project Pop Klaim tak Pernah Promosi Program Pemerintah

Yosi enggan menanggapi lebih jauh tudingan itu karena menganggapnya hanya sebatas isu yang tidak penting.