Anies Resmi Berlakukan PSBB Total Jilid 2, Ini Aturannya Ilustrasi. Kegiatan warga DKI Jakarta di Pasar Gembrong, Jatinegara, Jakarta Timur. (Dhemas Reviyanto/Antara)

MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Total jilid 2 Senin (14/9). Keputusan tersebut disampaikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Minggu (13/9).

Keputusan pemberlakuan PSBB jilid 2 ini diambil setelah Pemprov DKI Jakarta, menggelar rapat koordinasi dengan Satgas Penanganan COVID-19, sejak Sabtu (12/9).

“Beberapa hari lalu PSBB transisi berakhir. Kami perlu waktu ekstra untuk menerapkan kebijakan PSBB Total mulai Senin (14/9),” kata Anies.

Baca Juga:

Jakarta Tutup Sejumlah Tempat Wisata

Kata Anies, Covid-19 ini dinamis. Ada saat turun ada meningkat. Menurut dia, sejak awal September, ada peningkatan penularan COVID-19 yang signifikan.

Karenanya dia pun kembali memberlakukan PSBB Total yang diatur dalam Peraturan Gubernur No 88 tahun 2020. Yang merupakan perubahan dari Pergub No 33 Tahun 2020. Aturan ini akan berlaku selama 14 hari ke depan.

"Ini menunjukkan bahwa kita harus kompak. Sisi pemerintah mengerjakan testing, tracing, isolasi, treatment. Di sisi masyarakat masker, mencuci tangan rutin, menjaga jarak. Kekompakan ini diperlukan sekali," kata Anies.

Anies menuturkan, selama massa PSBB, warga berada di rumah dan tidak berpergian untuk keperluan tidak mendesak.

Ia menjelaskan, selama dua pekan, ada 11 sektor usaha boleh beroperasi dengan protokol ketat.

Diantaranya kesehatan, bahan pangan/makanan minuman, komunikasi dan IT, keuangan, logistik, perhotelan, konstruksi, industri strategi, pelayanan dasar, fasilitas kebutuhan sehari-hari.

"Namun semua dengan catatan yakni, jika dalam seluruh aktivitas jika ditemukan kasus positif maka segala kegiatan di tempat tersebut ditutup selama 3 hari beroperasi," ujar Anies.

Sedangkan beberapa kegiatan yang ditutup selama dua pekan ke depan adalah pendidikan, pariwisata, fasilitas umum, sarana olahraga publik, resepsi pernikahan dan kegiatan seminar atau konferensi.

Kegiatan yang juga bisa beroperasi adalah restoran, rumah makan, kafe bisa beroperasi hanya dengan memberikan pengantaran, tidak diizinkan terima pengunjung makan di tempat.

Cek Poin PSBB
Cek Poin PSBB. (Foto: TMC Polda Metro Jaya).

"Restoran , cafe, bisa beroprasi hanya dengan memberi pengantaran atau bawa pulang. Tak diizinkan terima pengunjung. Hanya untuk pesan antar," jelas Anies.

"Tidak boleh makan atau minum di lokasi," tambah dia.

Sementara, tempat ibadah hanya dibuka 50 persen khusus di pemukiman.

"Tempat ibadah yang dikunjungi orang dari beberapa lokasi atau zona merah ditutup dulu. Seperti zona merah atau di masjid raya," ungkap Anies.

Dalam PSBB jilid 2 ini, Anies masih memberi kesempatan perkantoran swasta di luar 11 sektor usaha esensial untuk beroperasi. Namun dia menekankan soal pengetatan aktifitas di kantor. Yakni hanya 25 persen karyawan yang diperbolehkan bekerja di kantor dalam waktu bersamaan.

Selain itu yang menjadi pembeda dengan PSBB transisi adalah jika ada karyawan atau ASN yang positif, maka gedung tempat dia bekerja akan ditutup selama tiga hari.

“Jadi bukan hanya kantornya. Tapi seluruh gedungnya,” imbuh Anies. (Knu)

Baca Juga:

Tanggapi Sinis Wacana PSBB Total, PDIP Sebut Tak Boleh Grasa-grusu dan Pencitraan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ditunjuk Jadi Menteri Sosial, Risma: Saya Tetap Arek Suroboyo
Indonesia
Ditunjuk Jadi Menteri Sosial, Risma: Saya Tetap Arek Suroboyo

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menyatakan dirinya akan dilantik oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Rabu (23/12).

Pengamat: Kenapa harus Marah-marah, Kalau Akhirnya tidak Ada Reshuffle
Indonesia
Pengamat: Kenapa harus Marah-marah, Kalau Akhirnya tidak Ada Reshuffle

Di sisi lain, isu reshuffle meluncur dari bibir Presiden Jokowi sendiri pada rapat kabinet tanggal 18 Juni.

Ubah Pandemi COVID-19 Jadi The New Normal, Jabar Luncurkan Pasar Digital
Indonesia
Ubah Pandemi COVID-19 Jadi The New Normal, Jabar Luncurkan Pasar Digital

Para pedagang pasar pun diminta untuk menyesuaikan diri dengan sistem perdagangan era 4.0 ini.

Kemenperin Terus Gaet Pengusaha Asing Buat Relokasi Pabrik
Indonesia
Kemenperin Terus Gaet Pengusaha Asing Buat Relokasi Pabrik

Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) mencatat, sampai Juni tahun 2020, sebanyak 50 investor atau perusahaan sudah masuk ke kawasan industri yang ada di Tanah Air.

Djoko Tjandra Jalani Sidang Eksepsi
Indonesia
Djoko Tjandra Jalani Sidang Eksepsi

Terdakwa kasus surat jalan palsu Djoko Soegiarto Tjandra akan menjalani sidang dengan agenda pembacaan nota keberatan atau eksepsi di Pengadilan Negeri Jakarta Timur.

Kapolda Metro Jaya Sebut Petamburan Jadi Klaster Baru COVID-19
Indonesia
Kapolda Metro Jaya Sebut Petamburan Jadi Klaster Baru COVID-19

"Telah terjadi klaster baru penyebaran COVID-19 di Jakarta yakni klaster akad nikah di Petamburan dan klaster Tebet," ujar Fadil

Tanpa Kajian Matang, Penerapan New Normal Bisa Blunder
Indonesia
Tanpa Kajian Matang, Penerapan New Normal Bisa Blunder

Kajian tersebut perlu dilakukan agar mencegah bertambahnya kasus COVID-19

Bebas Ganjil-Genap Diperpanjang Sampai 19 April 2020
Indonesia
Bebas Ganjil-Genap Diperpanjang Sampai 19 April 2020

Peniadaan kebijakan ganjil genap selama dua pekan terhitung sejak Senin 15 Maret 2020