Anies Prioritaskan Rapid Test Corona bagi Tenaga Medis Gubernur DKI Jakarta Anies Basweda dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (26/3/2020). ANTARA/HO/YouTube

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, rapid test atau pemeriksaan cepat virus corona akan diprioritaskan bagi tenaga medis.

Anies mengatakan, petugas kesehatan yang mengeluh dan memiliki gejala seperti corona bisa langsung dites dan cepat ditangani.

Baca Juga:

Pemerintah Kekurangan Ribuan Dokter dan Relawan Tanggulangi COVID-19

"Tes COVID-19, rapid test yang alat tesnya dimiliki sekarang diprioritaskan pertama adalah untuk seluruh tenaga medis," kata Anies di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Kamis (26/3).

Ada 50 tenaga medis di ibu kota yang terinfeksi virus mematikan itu. Dua di antara tenaga medis terpapar tersebut meninggal dunia.

Tenaga kesehatan di RS Pelni Jakarta mengecek kesiapan alat kesehatan di ruang isolasi. (ANTARA/Muhammad Zulfikar)
Tenaga kesehatan di RS Pelni Jakarta mengecek kesiapan alat kesehatan di ruang isolasi. (ANTARA/Muhammad Zulfikar)

Anies melanjutkan, tenaga medis yang terpapar itu tersebar di 24 rumah sakit (RS) seluruh Jakarta.

"Jumlah tenaga medis yang terpapar di Jakarta saja itu sampai 50 orang. Jadi angka itu menggambarkan betapa besarnya risiko. Ada dua yang meninggal dan ini terjadi di 24 rumah sakit di seluruh Jakarta," jelas dia.

Pemprov DKI juga memberikan alat pelindung diri (APD) lengkap bagi tenaga medis dalam penangan virus corona. Hal itu dilakukan agar petugas yang terpapar tak terus bertambah.

"Untuk perlindungan kita siapkan APD," ungkap mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu.

Baca Juga:

Gerindra Desak Pemerintah Lebih Sigap Lagi Tanggulangi Pandemi Corona

Anies menuturkan, pihaknya juga menyediakan fasilitas tempat tinggal bagi tenaga medis agar bisa istirahat dengan nyaman. Sebanyak empat hotel milik BUMD DKI sebagai tempat tinggal sementara bagi perawat pasien corona.

"Kami di DKI Jakarta mulai hari ini menyiapkan fasilitas tempat tinggal kepada tenaga medis bagi dokter bagi perawat untuk mereka tinggal di hotel di Grand Cempaka milik Pemprov DKI," tutupnya. (Asp)

Baca Juga:

Semua Orang Bisa Jadi Pembawa Virus Corona, Masyarakat Diingatkan Pentingnya Jaga Jarak


Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH