Anies Perpanjang PSBB Transisi, PSI: Keputusan Tepat Anggota DPRD PSI William Aditya Sarana. Foto: DPP PSI

MerahPutih.com - Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PSI, William Aditya Sarana menilai Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sudah tepat memperpanjang PSBB transisi selama 14 hari. Karena PSBB transisi periode sebelumnya gagal menekan angka penyebaran virus COVID-19 di Jakarta.

"Positivity rate DKI masih di atas 5 persen, artinya masih banyak kasus COVID-19 yang belum terdeteksi dan potensi penularan tetap tinggi," kata William di Jakarta, Kamis (2/7).

Baca Juga

Update Kasus COVID-19 di Jakarta Kamis (2/7)

Masih adanya kasus corona, lanjut William, dipengaruhi oleh minimnya pengawasan selama masa transisi PSBB. Aturan paling dasar seperti penggunaan masker dan jaga jarak masih belum diterapkan meski sudah peraturan dan sanksi yang mengatur.

"Lemahnya penegakan aturan ini berpotensi membentuk klaster baru, lihat saja di pasar tradisional, sudah ada lebih 152 pedagang positif COVID-19 di 68 pasar,” kata dia.

Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI William Aditya Sarana
Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI William Aditya Sarana (Foto: MP/Asropih)

William juga menyoroti kebijakan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di 32 titik wilayah Jakarta. Pemprov DKI dinilai salah kaprah mengadakan kegiatan CFD di 32 titik berbeda.

"Ini jelas melanggar protokol kesehatan, kesehatan masyarakat dipertaruhkan, tidak heran kalau ada lonjakan penambahan kasus positif dua minggu terakhir," ungkap William.

Ia pun meminta aturan protokol kesehatan dipertegas pada masa perpanjangan PSBB Transisi ini. Menurutnya, tahapan sosialisasi sudah dilaksanakan pada periode sebelumnya dan pada tahap perpanjangan ini penegakan aturan dan sanksi harus diperketat untuk menekan angka penyebaran infeksi COVID-19.

Baca Juga

Bertambah 1.624, Pasien Corona di Indonesia Jadi 59.394

"Jakarta untuk tetap waspada dan tidak gegabah, masih ada 27 RW zona merah di Jakarta. Di masa perpanjangan ini, saatnya penegakan aturan dipertegas,” tutupnya. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Siang Ini Anies Undang 'Tetangga' Bahas PSBB
Indonesia
Siang Ini Anies Undang 'Tetangga' Bahas PSBB

Anies enggan menyampaikan lebih jauh tentang PSBB yang bakal diterapkannya

Kelas Menengah Diminta Belanja
Indonesia
Kelas Menengah Diminta Belanja

Pertumbuhan tertinggi DPK terjadi pada kelompok dana di atas Rp5 miliar, yakni 15,2 persen (yoy). Kemudian kelompok Rp500 juta hingga Rp1 miliar, 10,1 persen (yoy),

Jabar Direncanakan Dapat 15 Juta Vaksin COVID-19 di Januari 2021
Indonesia
Jabar Direncanakan Dapat 15 Juta Vaksin COVID-19 di Januari 2021

Dalam pelaksanaannya nanti, 15 juta vaksin tersebut tidak akan langsung dihabiskan untuk vaksinasi masal.

 Ketua DPRD Minta Formula E Dibatalkan, Taufik: Bisa Marah FEO
Indonesia
Ketua DPRD Minta Formula E Dibatalkan, Taufik: Bisa Marah FEO

Menurut dia, tidak bisa pihak manapun seenaknya saja secara sepihak meminta pembatalan jadwal balap mobil bertaraf internasional itu di Jakarta. Sebab harus ada rapat pembahasan mengenai persoalan ini.

Surat Bapokting Dicabut, Masyarakat Bisa Beli Kebutuhan Pokok Tanpa Batas!
Indonesia
Surat Bapokting Dicabut, Masyarakat Bisa Beli Kebutuhan Pokok Tanpa Batas!

Tidak adanya lagi pembatasan ini bukan tanpa alasan

Vaksinasi Dimulai, LaNyalla Yakin Defisit APBN Kembali di Bawah 3 Persen
Indonesia
Vaksinasi Dimulai, LaNyalla Yakin Defisit APBN Kembali di Bawah 3 Persen

Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) akan dilanjutkan di tahun 2021 dengan alokasi anggaran sebesar Rp372,3 triliun.

Kebun Binatang Tertua di Jepang Sambut Kelahiran Bayi Gajah Pertama
Dunia
Kebun Binatang Tertua di Jepang Sambut Kelahiran Bayi Gajah Pertama

Kebun Binatang Ueno mengumumkan kelahiran bayi gajah pertamanya sejak tempat itu berdiri 138 tahun yang lalu.

Belasan Kampanye Calon Kepala Daerah di Jateng Dibubarkan
Indonesia
Belasan Kampanye Calon Kepala Daerah di Jateng Dibubarkan

Dia menjelaskan pembubaran konvoi yang dilakukan Bawaslu karena melanggar protokol kesehatan.

Rutan KPK Kebanjiran
Indonesia
Rutan KPK Kebanjiran

"Sementara air masuk sebatas mata kaki dan hanya di lorong pintu masuk rutan gedung C1 KPK lama," kata Ali

KPK Sita Dokumen Transaksi Keuangan dari Kediaman Penyuap Edhy Prabowo
Indonesia
KPK Sita Dokumen Transaksi Keuangan dari Kediaman Penyuap Edhy Prabowo

KPK sebelumnya juga telah menggeledah sejumlah ruangan di Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan