Anies Perpanjang PSBB, Rumah Makan Diizinkan Buka Sampai Jam 8 Malam Gubernur DKI Anies Baswedan saat peringatan Hari Sumpah Pemuda di Silang Monas, Senin (28/10). (Foto: MP/Asropih)

Merahputih.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memutuskan memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Kebijakan ini diberlakukan selama 14 hari dari 26 Januari 2021 hingga 8 Februari 2021.

Regulasi ini mengacu pada Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 51 Tahun 2021 tentang perpanjangan pemberlakuan jangka waktu dan pembatasan aktivitas keluar rumah pembatasan sosial berskala besar.

Baca Juga:

Pemerintah Buka Suara Soal Jumlah Positif Corona Kerap Melonjak Drastis

Tapi dalam Kepgub 51/2021 ini ada perbedaan dari Kepgub sebelumnya Nomor 19 Tahun 2021 soal aturan makan di tempat bagi usaha warung, makan, rumah makan, kafe, restoran, pedagang kaki lima atau lapak jajanan pada lokasi binaan lokasi sementara.

Pada PSBB kemarin, yang harus dipenuhi pengelola restoran atau tempat makan yaitu kapasitas makan di tempat sebesar 25 persen dan waktu makan di tempat hanya sampai pukul 19.00 WIB.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/aww)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/aww)

Kemudian layanan makanan melalui pesan antar diizinkan sesuai dengan jam operasional restoran hingga 24 jam.

Sementara Kepgub saat ini 51/2021 perusahaan rumah makan, restoran dan lain sebagainya diizinkan makan di tempat atau dine in sampai pukul 20.00 WIB.

Namun kapasitas makan atau minum di tempat masih sama yakni sebesar 25 persen. Layanan makanan melalui pesan antar atau dibawa pulang tetap diizinkan sesuai dengan jam operasional restoran.

Baca Juga:

Sempat Molor Pendistribusian, Pimpinan DPRD Apresiasi Bansos Anies Tahap Kedua

Diketahui, Pemerintah Pusat lebih dulu memutuskan memperpanjang pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Jawa-Bali. PPKM diperpanjang selama dua pekan, mulai 26 Januari sampai 8 Februari 2021.

PPKM periode pertama atau saat ini berlaku baru akan berakhir pada Senin (25/1) besok. Daerah sasaran PPKM masih sama, yakni DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, dan Bali. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kantor Imigrasi Surakarta Awasi Ketat 137 WNA di Soloraya
Indonesia
Kantor Imigrasi Surakarta Awasi Ketat 137 WNA di Soloraya

Pengawasan tersebut dilakukan setelah adanya kejadian WNA India positif melarikan diri dari lokasi karantina.

Sekjen Gerindra Ceritakan Pasang Surut dengan PDIP, Bisa Koalisi Kembali di Pilpres 2024
Indonesia
Sekjen Gerindra Ceritakan Pasang Surut dengan PDIP, Bisa Koalisi Kembali di Pilpres 2024

Partai Gerindra menyatakan tak menutup kemungkinan untuk berkoalisi dengan PDIP Perjuangan di Pilpres 2024.

Khusus di Lombok, Seluruh Kabupaten/Kota Berada di Level 1
Indonesia
Khusus di Lombok, Seluruh Kabupaten/Kota Berada di Level 1

Jelang bergulirnya ajang internasional tersebut, mayoritas wilayah di Indonesia berada pada level 1 dan level 2

Polri Berencana Lakukan Pertemuan dengan Novel Baswedan Cs
Indonesia
Polri Berencana Lakukan Pertemuan dengan Novel Baswedan Cs

Niat Kapolri tersebut telah mendapat persetujuan dari Presiden Joko Widodo

AS Cap Presiden Turki Erdogan sebagai 'Anti Semit'
Dunia
AS Cap Presiden Turki Erdogan sebagai 'Anti Semit'

Pemerintahan Biden menyetujui potensi penjualan $ 735 juta atau sekitar Rp10,5 triliun senjata presisi ke Israel

Tiongkok Sebut AS Ciptakan Ketegangan dengan Kapal Perang di Selat Taiwan
Indonesia
Tiongkok Sebut AS Ciptakan Ketegangan dengan Kapal Perang di Selat Taiwan

Militer Tiongkok menyebut Amerika Serikat sengaja "menciptakan ketegangan" dan mengganggu perdamaian dan stabilitas.

Jokowi Tanyakan Hal Ini ke Gibran Saat di Rumah
Indonesia
Jokowi Tanyakan Hal Ini ke Gibran Saat di Rumah

Jokowi balik Solo jemput Ethes

Pengacara Rizieq: Sidang Itu Kursi Terdakwa di Pengadilan
Indonesia
Pengacara Rizieq: Sidang Itu Kursi Terdakwa di Pengadilan

"Yang dikatakan ruang sidang majelis seperti di tempat kita ini ada bendera merah putih ada bendera pengayoman dan ada burung garuda," papar Alamsyah.

[Hoaks atau Fakta]: Kesulitan Hidup, Warga Afghanistan Serahkan Bayi ke Tentara
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Kesulitan Hidup, Warga Afghanistan Serahkan Bayi ke Tentara

Orangtua yang menyerahkan bayi mereka kepada sekelompok tentara bukanlah karena kehidupan yang sulit, tapi untuk mengevakuasi bayi tersebut dari daerah kericuhan di Bandara Kabul, Afghanistan.

Rizieq Shihab Protes Keluarganya Kehujanan di PN Jaktim
Indonesia
Rizieq Shihab Protes Keluarganya Kehujanan di PN Jaktim

Yang paling disesalkan Rizieq ialah petugas dengan tega membiarkan putrinya yang tengah hamil lima bulan kehujanan. Harusnya wanita yang sedang hamil itu harus dilindungi.