Anies: Pemerintah Tengah Bahas Aturan Pengendalian Warga Mudik Lebaran Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. ANTARA/HO-layar tangkap PWI Pusat

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, saat ini kepala daerah bersama pemerintah pusat tengah membahas terkait pengendalian pergerakan penduduk di lintas wilayah soal aturan larangan mudik Lebaran 1442 Hijriah/2021 M.

"Seperti teman-teman ketahui, batas wilayah kota secara administratif ada, tapi pengendalian penduduk luar biasa intensif," ujar Gubernur Anies di Jakarta, Selasa (20/4).

Karena itu, lanjut Anies, sekarang ini lagi dikoordinasikan secara bersama-sama yang nantinya akan muncul kebijakan yang terintegrasi satu wilayah dengan wilayah lain.

Baca Juga:

Perpanjang Lagi PPKM Selama 2 Pekan, Anies: Kita Belum Menang Lawan Pandemi

Sejauh ini, kata orang nomor satu di Jakarta tersebut, Pemprov DKI masih menunggu arahan dari pemerintah pusat ihwal kebijakan yang bakal diterapkan sebagai pengawasan pergerakan warga saat mudik Lebaran.

"Setelah muncul detailnya nanti akan siapkan suport-nya di Jakarta," urai Anies.

Pemeriksaan kendaraan yang akan masuk ke wilayah DKI Jakarta di kawasan perbatasan Bekasi-Karawang, Jawa Barat, Jumat (29/5). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/aww
Pemeriksaan kendaraan yang akan masuk ke wilayah DKI Jakarta di kawasan perbatasan Bekasi-Karawang, Jawa Barat, Jumat (29/5). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/aww

Pada intinya, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini menerangkan, Pemprov DKI mendukung penuh regulasi yang nantinya dibuat pempus dalam pencegahan lonjakan kasus COVID-19.

Sebab, ucap Anies, pihaknya tak ingin adanya ledakan kasus corona seperti negara-negara dunia lain contohnya India yang kian parah. Berkaca pada hal tersebut, pemerintah tak boleh mengendurkan penanganan penanggulangan COVID-19.

"Karena di luar Indonesia kita sudah menyaksikan ada lompatan (kasus COVID-19) yang sangat signifikan," paparnya.

Baca Juga:

Anies: Penerapan SIKM Jakarta Tunggu Arahan Pemerintah Pusat

Anies berharap, jangan sampai peristiwa lonjakan kasus COVID-19 terjadi di ibu kota. Jadi, dia mengimbau kepada masyarakat untuk prioritaskan keselamatan dengan tidak abai menjalankan protokol kesehatan.

"Tahun ini adalah tahun ujian dan kita menghadapi wabah. Mari kita disiplin menjaga diri dan disiplin untuk mengurangi pergerakan termasuk pada saat musim Lebaran ini," pungkasnya. (Asp)

Baca Juga:

Anies Sebut Gegara Pandemi COVID-19 Penduduk Miskin Jakarta Meningkat

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
DPRD DKI Setuju Transjakarta Bangun Trem Rute Blok M-Kota
Indonesia
DPRD DKI Setuju Transjakarta Bangun Trem Rute Blok M-Kota

Hanya saja, kata Aziz, ide pembuatan trem di koridor I harus dikaji secara matang

DPR: Vaksin Corona Jangan Dijadikan Ladang Bisnis
Indonesia
DPR: Vaksin Corona Jangan Dijadikan Ladang Bisnis

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini mengingatkan, jika pemerintah tetap menggunakan skema menjual vaksin bagi masyarakat yang mampu harus membuat regulasi yang jelas.

Beberapa Warga Sakit, Polisi Kembali Adakan Tes COVID-19 di Petamburan
Indonesia
Beberapa Warga Sakit, Polisi Kembali Adakan Tes COVID-19 di Petamburan

Kepolisian Polda Metro Jaya akan melakukan tes COVID-19 pada Jumat (27/11) besok kepada warga Petamburan.

Soal Kerumunan Pasar Tanah Abang, NasDem DKI: Pemprov DKI Harus Tegas
Indonesia
Soal Kerumunan Pasar Tanah Abang, NasDem DKI: Pemprov DKI Harus Tegas

"Ini harus disikapi serius. Pemprov harus tegas, masyarakat harus sadar akan pentingnya prokes COVID-19," kata Wibi.

Lawan AHY, Marzuki Alie Cs Ajukan Gugatan ke PN Jakpus
Indonesia
Lawan AHY, Marzuki Alie Cs Ajukan Gugatan ke PN Jakpus

Enam mantan kader Partai Demokrat mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat terkait keputusan pemecatan dari Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Pergerakan Penumpang di Bandara Yogyakarta Masih Normal
Indonesia
Pergerakan Penumpang di Bandara Yogyakarta Masih Normal

Penumpang di Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) di Kulon Progo, DIY tidak mengalami kenaikan imbas dari larangan mudik dari pemerintah pusat.

BIN Resmi Punya Akun Medsos, Warganet Diminta Bijak
Indonesia
BIN Resmi Punya Akun Medsos, Warganet Diminta Bijak

Bahkan media sosial pun tidak hanya menjadi ruang interaksi antar penggunanya

Pemerintah Akui Kesulitan dalam Tracing COVID-19
Indonesia
Pemerintah Akui Kesulitan dalam Tracing COVID-19

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito mengakui, pihaknya masih kesulitan untuk melakukan tracing atau pelacakan kontak erat

Harta Risma Naik Rp5 Miliar dalam Waktu Setahun
Indonesia
Harta Risma Naik Rp5 Miliar dalam Waktu Setahun

Ketua DPP PDI Perjuangan itu tercatat melaporkan harta kekayaannya pada 27 Maret 2019.

30 Hotel Siap Tampung Pasien Isolasi OTG COVID-19
Indonesia
30 Hotel Siap Tampung Pasien Isolasi OTG COVID-19

30 hotel dengan jumlah kamar sebanyak 3.996 tersebut masih mungkin untuk berubah