Anies Pastikan Tutup Gedung Kantor dengan Karyawan Positif Corona Sejumlah pekerja beraktivitas di perkantoran kawasan Kuningan, Jakarta, Jumat (11/9/2020). (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/pras)

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menegaskan salah satu fokus dalam pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang akan mulai berlaku Senin (13/9) besok adalah pembatasan kegiatan di area perkantoran.

Salah satu yang menjadi sorotan adalah area perkantoran swasta yang belakangan banyak bermunculan klaster-klaster baru.

Terkait kegiatan perkantoran swasta, bisa beroperasi dengan pembatasan kapasitas. Pimpinan tempat kerja setempat tinggal mengatur dengan pembatasan karyawan 25 persen dari kapasitas.

Baca Juga:

PSBB Total, Nikah Harus di KUA atau Dukcapil

"Selama ini di area kantor pemerintahan sudah berjalan baik, tinggal di perkantoran swasta untuk bisa lebih disiplin lagi,” ujar Anies di Balai Kota, Minggu (13/9).

Menurut Anies, kebijakan ini diambil Pemprov DKI untuk menyelamatkan warga DKI Jakarta dan juga orang-orang yang menjalankan kegiatan di ibu kota.

Ia ingin memastikan bawah semua langkah yang dilakukan adalah untuk memastikan keselamatan warga jakarta dan semua yang berkegiatan di kota ini.

"Dengan prinsip transparansi, keterbukaan, prinsif apa adanya dalam menyampaikan fakta yang dari awal kita pegang. Kita ingin seluruh masyarakat mengetahui secara persis tantangan yang dihadapi kotanya, dengan itu kita memiliki kesamaan pemahaman," sebut mantan Mendikbud ini.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan pernyataan pada awak media di Gedung Balai Kota Jakarta, Sabtu (12/9/2020). (Antara/Ricky Prayoga)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan pernyataan pada awak media di Gedung Balai Kota Jakarta, Sabtu (12/9/2020). (Antara/Ricky Prayoga)

Perusahaan swasta juga bisa beroperasi dengan pembatasan kapasitas. Mekanisme bekerja di rumah atau work from home (WFH) wajib diatur. Bila sebagian bekerja di kantor, maksimal hanya boleh 25 persen dalam waktu yang bersamaan.

"Kami akan fokus pada pembatasan aktivitas di perkantoran, jam kerja, dan jumlah pegawai yang hadir. Dalam hal ini, kantor-kantor swasta harus ada perubahan," kata Anies.

Jika nantinya ditemukan kasus positif di klaster perkantoran, Anies akan mengambil tindakan tegas.

"Kami akan langsung menutup selama 3 hari. Yang kami tutup, bukan cuma kantor atau pihak penyewanya saja. Tetapi juga seluruh aktivitas di gedung itu akan kami tutup," tegas Anies.

Ia lantas menjelaskan, kantor pemerintah di ibu kota boleh beroperasi pada masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) DKI Jakarta yang mulai berlaku Senin (14/9).

Baca Juga:

Anies Resmi Berlakukan PSBB Total Jilid 2, Ini Aturannya

Namun, ada penyesuaian sebagaimana aturan yang diterbitkan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kementerian PANRB). Dalam beleid itu disebutkan kantor pemerintah dapat beroperasi dengan maksimal 25 persen pegawai negeri sipil (PNS) atau aparatur sipil negara (ASN).

"Adapun para pimpinan berhak melakukan penyesuaian terkait layanan publik mendasar yang mengharuskan lebih dari 25 persen pegawai, misalnya terkait bencana, hukum, dan lain-lain," jelas dia.

Seperti diketahui, Kementerian PANRB memberlakukan sistem kerja baru bagi ASN dengan mengatur kehadiran jumlah pegawai work from office (WFO) berdasarkan kategori zonasi risiko kabupaten/kota.

Menteri PANRB Tjahjo Kumolo mengatakan, pengaturan sistem kerja baru bagi para abdi negara tersebut dilakukan oleh Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) dengan memperhatikan jumlah pegawai yang melaksanakan tugas kedinasan di kantor (WFO) maupun bekerja di rumah/tempat tinggal (WFH) berdasarkan data zonasi risiko dari Satuan Tugas Penanganan COVID-19. (Knu)

Baca Juga:

Jakarta PSBB Total, Nasib Ojek Online Selamat

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pembangunan Terowongan Katedral-Istiqlal Dimulai, Arus Lalu Lintas Bakal Dialihkan
Indonesia
Pembangunan Terowongan Katedral-Istiqlal Dimulai, Arus Lalu Lintas Bakal Dialihkan

Hal itu dilakukan agar para pengendara baik roda dua maupun roda empat nantinya tidak sampai terganggu aktivitasnya

Bareskrim Polri Segera Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Penembakan Laskar FPI
Indonesia
Bareskrim Polri Segera Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Penembakan Laskar FPI

“Penyidikan sudah untuk penetapan tersangka, andai pun belum (penetapan tersangka) ya pasti akan sampai ke sana,” kata Kabareskrim Polri, Komjen Agus Andrianto

[HOAKS atau FAKTA]: Kriteria Baru dari WHO, 65 Tahun ke Bawah Masuk Kategori Usia Muda
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Kriteria Baru dari WHO, 65 Tahun ke Bawah Masuk Kategori Usia Muda

Beredar sebuah informasi di media sosial yang mengklaim Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengeluarkan kriteria kelompok usia terbaru.

Saksi Sebut Pinangki Minta Kenalkan dengan Djoko Tjandra
Indonesia
Saksi Sebut Pinangki Minta Kenalkan dengan Djoko Tjandra

Jaksa penuntut umum menghadirkan dua orang saksi dalam sidang lanjutan perkara gratifikasi pengurusan fatwa Mahkamah Agung (MA) dengan terdakwa jaksa Pinangki Sirna Malasari.

Rekor Lagi! Hari Ini Kasus COVID-19 Indonesia Tambah 27.233
Indonesia
Rekor Lagi! Hari Ini Kasus COVID-19 Indonesia Tambah 27.233

Pemeriksaan yang dilakukan menggunakan menggunakan metode tes polymerase chain reaction (PCR)

Pemerintah Diminta Lobi Arab Saudi untuk Pastikan Pelaksanaan Umrah
Indonesia
Pemerintah Diminta Lobi Arab Saudi untuk Pastikan Pelaksanaan Umrah

Karena sebagian besar masyarakat Indonesia memakai vaksin Sinovac

Legislator Ini Sebut Libur Panjang Jadi Pemicu Klaster Baru COVID-19
Indonesia
Legislator Ini Sebut Libur Panjang Jadi Pemicu Klaster Baru COVID-19

Bahwa kita harus hati-hati, kita harus waspada

KPK Usut Kasus Pemerasan yang Diduga Dilakukan Oknum Penyidik dari Kepolisian
Indonesia
KPK Usut Kasus Pemerasan yang Diduga Dilakukan Oknum Penyidik dari Kepolisian

Oknum penyidik yang berasal dari Kepolisian itu diduga meminta uang Rp1,5 miliar ke Bupati Tanjungbalai H.M Syahrial dengan iming-iming akan menghentikan kasusnya.

Masih Suasana Pandemi, Pemprov DKI Gelar Acara Imlekan Secara Virtual
Indonesia
Masih Suasana Pandemi, Pemprov DKI Gelar Acara Imlekan Secara Virtual

Pemprov DKI Jakarta berkolaborasi dengan sejumlah komunitas dalam menyemarakkan Tahun Baru Imlek 2021 dikemas secara virtual.

ICW Sarankan Novel Baswedan Pimpin Tim Buru Harun Masiku
Indonesia
ICW Sarankan Novel Baswedan Pimpin Tim Buru Harun Masiku

Saran itu didasari lantaran tim satgas yang dipimpin Novel memiliki kinerja cukup memuaskan dalam meringkus sejumlah buronan kakap