Anies: Nasib PSBB di Tangan Rakyat Bukan Pemerintah Gubernur Anies bersama Presiden Joko Widodo saat meninjau stasiun MRT Bundaran Hotel Indonesia di Jakarta, Selasa. (Indra Arief Pribadi)

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengingatkan kepada masyarakat untuk disiplin dan patuh dengan aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Hal itu supaya PSBB fase ke-3 menjadi gelombang terakhir dalam pembatasan aktivitas masyarakat.

Menurut dia, nasib dilanjutkan atau dihentikan PSBB berada di warga. Bila rakyat disiplin dan tren COVID-19 mengalami penurunan, akan dipastikan PSBB distop.

Baca Juga:

Persiapkan Aturan New Normal, Ini Sejumlah Mal yang Dibuka 5 dan 8 Juni Mendatang

"Yang menetukan PSBB diperpanjang atau tidak sebenernya bukan pemerintah, bukan para ahli, tapi perilaku masyarakat," kata Anies di kawasan Bunderan HI bersama Presiden Jokowi, Selasa (26/5).

Tangkapan layar Siaran Langsung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjelaskan grafik kasus COVID-19 lewat kanal YouTube DKI Jakarta, Selasa (19/5/2020). ANTARA/Livia Kristianti
Tangkapan layar Siaran Langsung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjelaskan grafik kasus COVID-19 lewat kanal YouTube DKI Jakarta, Selasa (19/5/2020). ANTARA/Livia Kristianti

Anies melanjutkan, jika masyarakat bandel tidak taat, penerapan PSBB diyakini akan terus berjalan di ibu kota. Anies pun sudah memiliki skema untuk protokol kesehatan di Jakarta.

"Apabila semua taat, PSBB bisa berakhir. Kalau gak ya PSBB harus diperpanjang. Nanti kita sampaikan protokol khusus DKI," jelasnya.

Baca Juga:

Kemenhub Didesak Bikin Aturan Tegas Maskapai Angkut Penumpang Berlebihan

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini mengaku, saat ini para ahli tengah memantau perkembangan corona di Jakarta terkait dengan aturan PSBB. Lanjut Anies, akhir pekan ini pihaknya akan mengumumkan nasib PSBB dari hasil anasilis para ahli.

"Para ahli memantau terus insyaallah akhir pekan ini kita akan punya informasinya dan sampaikan ke masyarakat kerja bersama kita ini hasilnya seperti apa," ungkapnya. (Asp)

Baca Juga:

[HOAX atau FAKTA] : Pusat Perbelanjaan Golden Swalayan Jadi Kluster Baru Penyebaran Corona

Kredit : asropih

Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH