Anies Naikkan NJOP Agar Warga Jakarta Beli Rumah DP 0 Rupiah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Foto Ist)

Merahputih.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menaikkan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) Bumi dan Bangunan melalui Peraturan Gubernur (Pergub) Provinsi DKI Jakarta Nomor 24 Tahun 2018. Rata-rata, kenaikan NJOP di Jakarta mencapai 19,54 persen.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan berharap dengan naiknya NJOP, warga Jakarta memiliki Rumah DP 0 Rupiah yang di Programkan Pemprov DKI.

"Makanya ada program DP 0 Rupiah untuk mereka dapat rumah," kata Anies di Jakarta, Rabu (11/7)

Terkait protes anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI ihwal kenaikan NJOP, Anies menegaskan bahwa kenaikan ini belum seberapa dibandingkan dengan kenaikan NJOP pada lima tahun belakangan. Kenaikan NJOP menyesuaikan dengan perekonomian pertumbuhan harga secara umum.

Contoh tipe rumah DP 0 persen
Pekerja menyelesaikan pembangunan contoh unit rumah DP nol Rupiah di kawasan Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara, Senin (26/2). (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto)

"Tapi kenaikan tahun ini belum apa-apa dibanding kenaikan tahun-tahun yang dulu. Tapi coba anda bandingkan dengan lima tahun terakhir ini. Bandingkan aja lima tahun terakhir bagaimana kenaikannya," Jelasnya.

Merinci daerah di Jakarta yang paling mahal NJOP-nya berdasarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Provinsi DKI Jakarta Nomor 24 Tahun 2018. Berikut rinciannya:

Kebayoran Lama, Jakarta Selatan
Terendah: Rp 3.745.000 (Jl H Saiman)
Tertinggi: Rp 23.623.000 (Pinang Emas XI)

Tebet, Jakarta Selatan
Terendah: Rp 2.508.000 (Manggarai Utara II)
Tertinggi: Rp 19.843.000 (JL Sahardjo)

Pasar Rebo, Jakarta Timur
Terendah: Rp 2.013.000 (Jl Lapan V)
Tertinggi: Rp 3.100.000 (Jl Lewa)

Cakung, Jakarta Timur
Terendah: Rp 2.508.000 (Jl DR KRT Radjiman WD)
Tertinggi: Rp 7.455.000 (JL Pulo Lentut)

Tanah Abang, Jakarta Pusat
Terendah: Rp 2.508.000 (JL Gatot Subroto)
Tertinggi: Rp 93.963.000 (JL Jend Sudirman)

Gambir, Jakarta Pusat
Terendah: Rp 4.723.000 (JL Duri Barat GG)
Tertinggi: Rp 28.855.000 (JL Setia Kawan I)

Kebon Jeruk, Jakarta Barat
Terendah: Rp 2.508.000 (JL Pahlawan)
Tertinggi: Rp 11.305.000 (JL Pos Pengumben)

Taman Sari, Jakarta Barat
Terendah: Rp 5.763.000 (Pinangsia III)
Tertinggi: Rp 29.223.000 (Mangga Besar IX)

Penjaringan, Jakarta Utara
Terendah: Rp 916.000 (GG B 1)
Tertinggi: Rp 18.375.000 (East Cost 1st)

Cilincing, Jakarta Utara
Terendah: Rp 1.862.000 (Kalibaru Barat V)
Tertinggi: Rp 8.145.000 (Kalibaru Barat)

Kepulauan Seribu
Terendah: Rp 335.000 (Pulau Sebira)
Tertinggi: Rp 25.995.000 (JL Pulau Tengah) (Asp)

Kredit : asropih


Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH