Anies Minta Satpol PP DKI Tindak Tegas Pelanggar PSBB Total Petugas gabungan dari unsur Polri, TNI, Dinas Perhubungan dan Satpol PP DKI Jakarta melaksanakan operasi yustisi COVID-19 di kawasan Pasar Jumat, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Senin (14/9/2020) (AN

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memimpin Apel Pengawasan dan Penindakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Lapangan Balai Kota DKI, Jakarta Pusat Senin(14/9).

Dalam apel tersebut, Anies berpesan kepada seluruh jajaran bersinergi untuk memastikan pelaksanaan PSBB berjalan dengan tertib dan lancar.

Baca Juga

Jika Operasi Yustisi Tak Efektif, Polisi Siap Ganjar Pelanggar Protokol Kesehatan Pakai UU

“Saya minta seluruh petugas Satpol PP dan jajaran ASN yang diberi tugas pengawas PSBB untuk melakukan pengawasan, peringatan, dan penindakan,” terang Anies.

Lebih lanjut, Anies menekankan pengawasan dan penindakan yang nantinya dilakukan bukan sekadar menegakkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 88 tahun 2020 terkait perubahan Pergub Nomor 33 tahun 2020 tentang PSBB. Namun dilakukan dengan hormat kepada seluruh masyarakat untuk keselamatan nyawa warga.

“Pesan saya kepada Jajaran Satpol PP, datangi warga dengan keyakinan bahwa kita sedang melindungi warga, bukan sekadar menegakkan Pergub. Pergubnya ada, dan Bapak/Ibu bertugas dengan memegang itu. Tetapi sadari apa yang nantinya dikerjakan adalah lebih besar, yakni keselamatan nyawa warga,” ungkap Anies.

Warga yang melanggar aturan protokol kesehatan COVID-19 mengecat balok trotoar saat terjaring Operasi Yustisi Protokol COVID-19 di kawasan Pasar Jumat, Jakarta, Senin (14/9/2020). Operasi Yustisi tersebut dilaksanakan untuk menertibkan masyarakat agar lebih disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran COVID-19. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/pras.
Warga yang melanggar aturan protokol kesehatan COVID-19 mengecat balok trotoar saat terjaring Operasi Yustisi Protokol COVID-19 di kawasan Pasar Jumat, Jakarta, Senin (14/9/2020). Operasi Yustisi tersebut dilaksanakan untuk menertibkan masyarakat agar lebih disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran COVID-19. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/pras.

Lebih lanjut Anies menginstruksi anak buahnya yang nantinya bertugas di lapangan dapat menjaga integritas sebagai perwakilan negara untuk melindungi segenap rakyatnya.

“Pertama, Anda akan ketemu godaan, termasuk orang yang merespon dengan tak sopan dan kasar. Di situ kesabaran akan diuji. Jaga kesabaran itu. Ini adalah atas nama negara. Ketika ada yang melecehkan, jangan sekali-kali kita ikut melecehkan mereka," tuturnya.

Baca Juga

Din Syamsuddin Minta Jokowi Dukung Kebijakan PSBB Total Anies

Anies juga meminta petugas menjaga nama baik Pemprov DKI serta kehormatan dari kewenangan yang sudah diberikan. Anies berharap pengawasan dan penindakan ini akan merubah perilaku masyarakat. (Asp)

Penulis : Andika Pratama Andika Pratama
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
 (HOAKS atau FAKTA ): Wapres Ma'ruf Amin Ngaku Tak Berdosa Jika Rakyat Kelaparan
Indonesia
(HOAKS atau FAKTA ): Wapres Ma'ruf Amin Ngaku Tak Berdosa Jika Rakyat Kelaparan

Wapres: Kita Berdosa Jika Biarkan Tetangga Tidak Makan” tidak ditemukan pernyataan Wakil Presiden Ma’ruf Amin yang mengatakan pemimpin tidak berdosa kalau rakyatnya kelaparan.

Energy Watch: Seharusnya Awal Mei Harga BBM Turun
Indonesia
Energy Watch: Seharusnya Awal Mei Harga BBM Turun

Pertamina cukup banyak membantu pemerintah dalam rangka penanganan COVID -19

Din Syamsuddin: Radikalisme Terdapat di Setiap Lingkaran Umat Beragama di Dunia
Indonesia
Din Syamsuddin: Radikalisme Terdapat di Setiap Lingkaran Umat Beragama di Dunia

Isu radikalisme agar tidak tendensius menyasar ke umat Islam

Jumlah Anggota TGUPP 'Disunat', Anggarannya Tetap
Indonesia
Meski Jadi Tersangka 'Red Notice' Djoko Tjandra, Jenderal Bintang Dua Ini Tak Ditahan
Indonesia
Pernyataan Sukmawati Dinilai Bikin Gaduh Suasana
Indonesia
Pernyataan Sukmawati Dinilai Bikin Gaduh Suasana

Pernyataan Sukmawati Soekarnoputri yang menyebut ayahnya lebih berjasa dari Nabi Muhammad SAW adalah ucapan yang keliru.

80 Mahasiswa Pendidikan Dokter Spesialis UNS Test Swab, Hasilnya?
Indonesia
80 Mahasiswa Pendidikan Dokter Spesialis UNS Test Swab, Hasilnya?

Mereka semua adalah dokter yang bertugas menangani COVID-19 di RSUD dr Moewardi (RSDM).

Tim Sukarelawan MER-C Indonesia Bertolak ke Jalur Gaza
Indonesia
Tim Sukarelawan MER-C Indonesia Bertolak ke Jalur Gaza

Tim supervisi MER-C Indonesia, baru bisa berangkat ke Gaza setelah mendapatkan izin masuk ke Mesir dan Gaza dari otoritas setempat

Tim Labfor dan Inafis Dikerahkan Ungkap Penyebab Kebakaran Gedung Kejagung
Indonesia
Tim Labfor dan Inafis Dikerahkan Ungkap Penyebab Kebakaran Gedung Kejagung

Sebanyak 50 unit mobil pemadam kebakaran dan ratusan personel telah dikerahkan

Gerakan Persaudaraan Muslim Bersyukur Elite Politik Bersatu
Indonesia
Gerakan Persaudaraan Muslim Bersyukur Elite Politik Bersatu

Perlu ada komitmen bersama untuk mengedepankan persatuan di NKRI