Anies: Konsistensi Rawat Lingkungan Hidup Harus Jadi Budaya, Bukan Hanya Slogan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyerahkan penghargaan dalam kegiatan Apresiasi Masyarakat Peduli Lingkungan Provinsi DKI Jakarta 2021 di Balai Agung, Rabu (24/11). Foto: PPID DKI Jakarta

MerahPutih.com - Menjaga lingkungan hidup tidak bisa hanya dikerjakan dengan program saja, melainkan harus kerja nyata dengan melibatkan semua pihak.

Hal tersebut dikatakan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dalam kegiatan Apresiasi Masyarakat Peduli Lingkungan Provinsi DKI Jakarta 2021 di Balai Agung.

Baca Juga

Berpotensi Bingungkan Penerus Anies, Pengajuan Utang Rp 4 Triliun ITF Sunter Ditolak

Anies mengatakan, bila hal ini dikerjakan dengan optimal, maka kualitas lingkungan hidup di Jakarta akan menjadi lebih baik.

"Sesungguhnya prestasi terbesar adalah kualitas lingkungan hidup di Jakarta menjadi lebih baik. Ini semua butuh pendekatan gerakan, bukan hanya program, melibatkan semuanya,” kata Anies di Jakarta, Kamis (25/11)

Lebih lanjut, jika ikhtiar untuk menjaga lingkungan hidup ini dikerjakan dengan gerakan, maka harapannya akan tumbuh kebiasaan baru pada masing-masing warga.

Baca Juga

Anies Siapkan Aturan Skala Upah Untuk Pekerja di Atas 1 Tahun

Menurutnya, kebiasaan baru untuk menjaga lingkungan hidup dikerjakan secara konsisten lintas waktu akan menjadi budaya dan memberikan dampak kepada kepada peradaban ke depannya.

“Bapak/Ibu semua adalah garda terdepan, konsistensi merawat lingkungan hidup harus menjadi budaya, bukan hanya slogan. Budaya itu terdiri dari beberapa fase, diajarkan, didisiplinkan, hingga menjadi kebiasaan," paparnya.

"Saat kebiasaan dilakukan terus menerus maka akan jadi budaya, budaya yang dipertahankan akan menjadi peradaban, harapannya kota kita akan rasakan dampaknya di masa depan,” sambung Anies. (Asp)

Baca Juga

Anies Ganti Nama Kalimalang Sisi Utara Jadi Jalan Laksamana Malahayati

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jalur Puncak Sepi Selama PPKM Darurat
Indonesia
Jalur Puncak Sepi Selama PPKM Darurat

Sepekan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat lalu lintas di Jalur Puncak, Kabupaten Bogor, sepi.

Sambut Ramadan dan Lebaran, Bank Indonesia Solo Sediakan Uang Rp3,7 Triliun
Indonesia
Sambut Ramadan dan Lebaran, Bank Indonesia Solo Sediakan Uang Rp3,7 Triliun

Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Solo menyiapkan uang tunai sebesar Rp3,7 triliun.

Jokowi Berikan Bintang Jasa Kepada Tenaga Medis yang Gugur Tangani COVID-19
Indonesia
Jokowi Berikan Bintang Jasa Kepada Tenaga Medis yang Gugur Tangani COVID-19

Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga tak lupa menyampaikan ucapan Selamat Hari Pahlawan

KPK Tetapkan Bupati Banjarnegara Tersangka Suap
Indonesia
KPK Tetapkan Bupati Banjarnegara Tersangka Suap

Firli mengatakan Budhi lewat orang kepercayaannya Kedy Afandi mengumpulkan asosiasi jasa konstruksi di salah satu rumah makan.

 Ini Asumsi Makro dan Target Pembangunan 2022
Indonesia
Ini Asumsi Makro dan Target Pembangunan 2022

Target pembangunan yang disepakati yaitu tingkat pengangguran terbuka 5,5 persen-6,3 persen, tingkat kemiskinan 8,5 persen-9,0 persen, gini ratio 0,376-0,378 dan Indeks Pembangunan Manusia 73,41-73,46.

Polisi Prediksi Hoaks Pemilu Mulai Bermunculan di Tahun Ini
Indonesia
Polisi Prediksi Hoaks Pemilu Mulai Bermunculan di Tahun Ini

Langkah antisipasi gangguan kamtibmas itu bisa dilakukan dengan kebersamaan, meningkatkan persatuan dan kesatuan, menyadari Indonesia adalah bangsa yang besar.

Wapres Minta Umat Islam Patuhi Ketentuan Peribadatan Hari Raya Iduladha
Indonesia
Wapres Minta Umat Islam Patuhi Ketentuan Peribadatan Hari Raya Iduladha

Sekarang ini COVID-19 sudah di atas 20.000, sudah 28.000

Pemprov DKI Segera Beri Vaksin Dosis Ketiga untuk Nakes
Indonesia
Pemprov DKI Segera Beri Vaksin Dosis Ketiga untuk Nakes

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam waktu dekat ini akan melakukan pemberian vaksin dosis ketiga atau vaksin booster jenis Moderna untuk tenaga kesehatan (nakes).

RUU KUP Beri Kewenangan Mitra Tagih Pengemplang Pajak di Luar Negeri
Indonesia
RUU KUP Beri Kewenangan Mitra Tagih Pengemplang Pajak di Luar Negeri

Usulan dalam RUU KUP melalui Pasal baru 20A nantinya akan memberi kewenangan kepada Direktorat Jenderal Pajak (DJP) untuk melaksanakan bantuan penagihan kepada negara mitra.