Anies: Kondisi Sekarang Lebih Darurat dari Awal Wabah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (ANTARA/Tim Komunikasi Publik Satuan Tugas Penanganan COVID-19)

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan kondisi kasus COVID-19 saat ini lebih parah dibandingkan dengan awal wabah pada Maret 2020 lalu.

Kondisi tersebut memaksa Pemprov DKI menarik rem darurat dan kembali ke PSBB awal. Aturan itu berlaku mulai Senin, 14 September mendatang

"Saat ini kondisi sangat darurat, lebih darurat dari awal wabah dahulu," ujar Anies dalam YouTube kanal Pemprov DKI Jakarta, Kamis (9/9).

Baca Juga:

Anies Tarik Rem Darurat, Jakarta Kembali PSBB Ketat

Orang nomor satu di Jakarta itu meminta kepada masyarakat ibu kota untuk tidak keluar rumah bila tidak ada keperluan penting.

"Tetap di rumah saja dan jangan keluar dari Jakarta bila ada kebutuhan sangat mendesak," jelas dia.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat mengumumkan kembali PSBB awal. (Foto: MP/Asropih)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat mengumumkan kembali PSBB awal. (Foto: MP/Asropih)

Anies menegaskan, seluruh kegiatan yang menimbulkan kerumunan akan dilarang. Seluruh kegiatan masyarakat yang berada di lingkungan komunitas masyarakat seperti arisan, reuni, pertemuan keluarga, atau pun pengajian diharapkan untuk ditunda.

Kegiatan yang sudah sempat diizinkan dengan pembatasan kapasitas kembali dilarang. Misalnya perkantoran untuk membuat kembali kebijakan work from home. Transportasi akan kembali dibatasi, hingga beribadah di rumah.

"Akan ada waktu empat hari ke depan bagi pengelola perkantoran untuk mempersiapkan diri menghadapi PSBB selama dua minggu yang akan kita mulai hari Senin. Harap persiapkan segalanya dengan baik," ungkapnya.

Baca Juga:

Anies Tarik Rem Darurat, Tempat Hiburan dan Wisata Kembali Ditutup

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan untuk menarik rem darurat PSBB transisi dan kembali ke masa PSBB awal wabah virus corona menyerang ibu kota.

Aturan itu berlaku pada Senin, 14 September 2020 mendatang. Kebijakan tersebut diambil Anies karena kasus corona di DKI sudah mengkhawatirkan. (Asp)

Baca Juga:

Tersisa 83 Unit Tempat Tidur ICU, Bikin Jakarta Berlakukan Kembali PSBB

Kredit : asropihs

Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH