Anies Komitmen Permudah Pembangunan Rumah Ibadah

Mula AkmalMula Akmal - Kamis, 30 November 2023
Anies Komitmen Permudah Pembangunan Rumah Ibadah
Capres dan Cawapres Nomor Urut 1, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Capres nomor urut satu Anies Baswedan mendatangi Gereja Mawar Sharon, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (30/11). Disana, mantan Gubernur DKI Jakarta ini memastikan akan membangun hak yang sama dalam beragama.

Menurutnya, prinsip yang dipegang adalah tentang keadilan dan kesetaraan.

Baca Juga:

Temui Pedagang di Glodok, Cak Imin Puji Anies dan Tepis Isu Toleransi

"Ada program BOTI (Bantuan Operasional Tempat Ibadah) itu diberikan kepada tempat ibadah semua agama," kata Anies kepada wartawan di Jakarta Utara, Kamis (30/11).

Anies menyebut lima tahun dia menjabat di Jakarta, dalam kondisi teduh. Hal itu bisa tercapai karena kerja-kerja bersama yang luar biasa.

"Lima tahun di Jakarta kemarin adalah lima tahun yang teduh, damai, dan tenang. Itu karena kerja-kerja bersama yang luar biasa, bukan kerja satu orang. Jadi kerja bersama-sama yang luar biasa," tuturnya

Kemudian, dia menyebut perayaan hari-hari besar keagamaan diberi kesetaraan. Hal itu nantinya yang akan dibawa apabila dirinya menjadi presiden.

"Nah ini juga semangat yang akan kami bawa ke tingkat nasional supaya kerukunan kedamaian, itu ditopang dengan rasa keadilan," ujarnya.

Menurutnya, persatuan yang sesungguhnya adalah yang ditopang oleh rasa keadilan dan perlindungan untuk semua. Serta, negara juga harus melindungi.

"Negara memandang seluruhnya sebagai warga negara yang memiliki hak yang sama, untuk mendapatkan perlindungan yang sama," sebutnya.

Baca Juga:

Kampanye Hari Ketiga, Anies Berikan Seminar Mubes IX PGPI di Kelapa Gading Jakut


Anies lalu bercerita pengalamannya sebagai Gubernur DKI Jakarta kemarin. Dia menyebut bekerja dengan aturan yang sama, dan bisa terlaksana.

"Apapun regulasi yang dimiliki, kalau dalam pelaksanaannya tidak dijalankan dengan baik, tak otomatis selesaikan masalah. Justru pengalaman di Jakarta, paling penting komunikasi," sambungnya.

Anies mengatakan masyarakat ada yang keberatan dalam pembangunan rumah ibadah. Hal itu menurutnya perlu adanya komunikasi dan menghormati.

"Itu semua pada ujungnya adalah bagaimana berkomunikasi, bagaimana saling menghormati, dan ketika disampaikan dengan terbuka, dengan terus terang," jelas dia.

Dia menekankan bahwa negara harus hadir untuk memberikan perlindungan pada semua umat beragama.

“Negara memandang seluruhnya sebagai warga negara yang memiliki hak yang sama untuk mendapatkan perlindungan yang sama,” tutup Anies. (Knu)

Baca Juga

Anies Ingin Jangkau Lebih Banyak Anak Muda

#Anies Baswedan #Capres 2024 #Rumah Ibadah
Bagikan
Bagikan