Anies Komentari Meme Dirinya Makan di Warteg Sisa Waktu 9 Menit Anies Baswedan didampingi istrinya saat meninjau lokasi kebakaran Taman Kota, Kembangan, Jakarta Barat. (MP/Asropih)

MerahPutih.com - Ramai di media sosial (medsos) Twitter, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengomentari meme dirinya yang tengah makan di warteg dengan sisa waktu yang minim.

Meme Anies Baswedan yang tengah makan di warteg itu jadi bahan candaan pengguna Twitter. Foto itu diedit dengan keterangan waktu makan yang tersisa 9 menit 8 detik.

"Pak Anies, waktu bapak untuk menghabiskan makanan sisa 9 menit 8 detik!" tulis akun Twitter bernama @alpokatmentega.

Bacaa Juga:

Anies Segera Diperiksa Terkait Kasus Korupsi Lahan Munjul, Wagub DKI: Urusan KPK

Aturan makan di tempat maksimal selama 20 menit oleh pemerintah memang mendapatkan sorotan netizen di dunia maya. Banyak muncul aneka meme dari aturan tersebut yang dibuat netizen.

Foto meme yang diunggah dan viral di Twitter itu mendapatkan respons dari mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tersebut.

Tangkapan layar Twitter soal meme Gubernur DKI Anies Baswedan makan di warteg. (Foto: MP/Twitter)
CaptionTangkapan layar Twitter soal meme Gubernur DKI Anies Baswedan makan di warteg. (Foto: MP/Twitter)

Meski sisa waktu menghabiskan makanan di warteg itu tersisa 9 menit, namun Anies menyebutkan bisa melakukannya sembari menjawab unggahan meme tersebut.

"Bisa! Insyaallah," jawab dari istri Fery Farhati tersebut lewat akun @aniesbaswedan.

Tanggapan dari Anies tersebut mengundang perhatian, yakni dengan mendapatkan retweet sebanyak seribu lebih, dan likes hingga tujuh ribu. (Asp)

Baca Juga:

Anies Dapat Ratusan Tabung Oksigen dari Pengungkapan Hasil Kejahatan

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
[HOAKS atau FAKTA] Singapura Negara Pertama yang Lakukan Otopsi Jenazah COVID-19
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Singapura Negara Pertama yang Lakukan Otopsi Jenazah COVID-19

Singapura menjadi negara pertama yang melakukan otopsi pada jenazah COVID-19 dan menemukan bahwa COVID-19 bukanlah virus melainkan bakteri yang terpapar radiasi.

Jadwal Pemilu Berlarut-larut, Tendensi Kepentingan Pemerintah Dinilai Sangat Kuat
Indonesia
Jadwal Pemilu Berlarut-larut, Tendensi Kepentingan Pemerintah Dinilai Sangat Kuat

Komisi II akan menggelar rapat kerja dengan pemerintah dan penyelenggara pemilu terkait dengan jadwal Pemilu 2024 di awal tahun 2022.

2 Ribu Orang Lebih Terinfeksi COVID-19 dalam Sehari
Indonesia
2 Ribu Orang Lebih Terinfeksi COVID-19 dalam Sehari

Pemerintah melaporkan kasus harian corona sebanyak 2.149 kasus positif pada Rabu (29/6).

Ada Komitmen Bisnis Rp 207 Miliar Saat Gelaran Karya Kreatif Indonesia 2021
Indonesia
Ada Komitmen Bisnis Rp 207 Miliar Saat Gelaran Karya Kreatif Indonesia 2021

Puncak KKI juga mencatat omzet penjualan sebesar Rp 28 miliar (hingga 25 September 2021), meningkat dibandingkan omzet penjualan pada KKI 2020 sebesar Rp 16,5 miliar.

Golkar Pastikan Beri Bantuan Hukum untuk Azis Syamsuddin
Indonesia
Golkar Pastikan Beri Bantuan Hukum untuk Azis Syamsuddin

Partai Golkar akan tetap mengamati dan mengawal perkembangan kasus hukum yang dihadapi oleh kadernya

Misa Tatap Muka di Gereja Diperbolehkan, Umat Wajib Sudah Divaksin
Indonesia
Misa Tatap Muka di Gereja Diperbolehkan, Umat Wajib Sudah Divaksin

Mari kita bergandengan hati bergotong royong mewujudkan kebaikan bersama

Kasus Asabri, Kejagung Periksa Dua Saksi dari Danareksa Sekuritas
Indonesia
Kasus Asabri, Kejagung Periksa Dua Saksi dari Danareksa Sekuritas

"Keduanya diperiksa sebagai saksi untuk nama tersangka RARL," Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Ketut Sumedana dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (6/4).

Kejati DKI Buat Operasi Intelijen Yustisial Deteksi Kelangkaan Obat dan Oksigen
Indonesia
Kejati DKI Buat Operasi Intelijen Yustisial Deteksi Kelangkaan Obat dan Oksigen

Kejati akan menyelidiki apakah terjadi penyimpangan

Warga Diminta Tetap Pakai Masker Saat Pakai Ojol
Indonesia
Warga Diminta Tetap Pakai Masker Saat Pakai Ojol

Sejauh ini pengawasan penggunaan masker oleh petugas dishub hanya dilakukan di sejumlah terminal bus

Oknum ASN Terlibat Kecurangan Rekrutmen, Menpan RB: Harus Dipecat
Indonesia
Oknum ASN Terlibat Kecurangan Rekrutmen, Menpan RB: Harus Dipecat

Melihat kecurigaan kecurangan, itu dilakukan secara terorganisir, bukan oleh satu atau dua orang