Anies Klaim Pasar di DKI Sudah Relatif Aman dari COVID-19 Seorang penjual di pasar tradisional Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (13/3/2019). (Antara/Aria Cindyara)

Merahputih.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengklaim dalam dua minggu terakhir kasus COVID-19 di lokasi pasar sudah dikategorikan menurun.

Anies tak segan-segan bakal melaksanakan penutupan bila masih ditemukan kasus positif di pasar. Penutupan itu akan dilakukan oleh Perumda (PD) Pasar Jaya selaku BUMD DKI pengelola pasar.

Baca Juga

Hari Ini, 6 Provinsi Laporkan Tidak Ada Kasus Baru COVID-19

"Alhamdulillah kalau kita lihat dua minggu terakhir ini pasar sudah relatif aman dan kalau ada kasus akan langsung ditutup," kata Anies di Jakarta, Minggu (26/7).

Anies mengakui, bulan lalu area pasar menjadi klaster baru penularan virus corona setelah masifnya tes corona dan warga abai menjalankan protokol kesehatan.

Kios di Pasar Tomang Barat atau Pasar Kopro yang tutup sejak ditemukan pedagang positif COVID-19 di Jakarta, Senin (29/6/2020). (ANTARA/Devi Nindy)
Kios di Pasar Tomang Barat atau Pasar Kopro yang tutup sejak ditemukan pedagang positif COVID-19 di Jakarta, Senin (29/6/2020). (ANTARA/Devi Nindy)

Namun Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu kembali memastikan kalau kasus corona di pasar sudah membaik, dikarenakan adanya pengawasan ketat petugas pasar dan PNS.

"Kira-kira sebulan yang lalu memang pasar itu masih menjadi suatu tempat, kalau sekarang pintunya satu dan pengawasan maskernya sekarang ketat," ungkap Anies.

Seperti diketahui Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) DKI mencatat ada sebanyak 317 pedagang dari 47 pasar positif COVID-19. Data terakhit tercatat pada 25 Juli 2020 kemarin.

Baca Juga

Beban Rumah Sakit Makin Berat, Positif COVID-19 Bertambah 1.574 Kasus

Juru bicara Ikappi Reynaldi Sarijowan pun meminta Pemprov DKI untuk lebih serius mencegah penularan virus corona di pasar tradisional karena penularan COVIF-19 kepada para pedagang masih tinggi.

"Kami berharap pemerintah daerah lebih serius mengawal agar pertumbuhan COVID-19 di pasar tradisional bisa dicegah," paparnya. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Fedrik Meninggal, Kejari Jakut Ditutup
Indonesia
Fedrik Meninggal, Kejari Jakut Ditutup

Kejaksaan Negeri Utara tidak akan membuka pelayanan umum sementara.

Premanisme dan Pungli di Tanjung Priok Terorganisir
Indonesia
Premanisme dan Pungli di Tanjung Priok Terorganisir

Sebanyak 24 tersangka dari empat kelompok itu ditangkap dan dijadikan tersangka. Modus mereka meminta uang kepada perusahaan truk apabila mau aman melintas di Tanjung Priok.

Dua Sipir Lapas Tangerang Jadi Tersangka Kasus Kaburnya Napi asal Tiongkok
Indonesia
Dua Sipir Lapas Tangerang Jadi Tersangka Kasus Kaburnya Napi asal Tiongkok

Dia merupakan sipir dan Pegawai Negeri Sipil di lapas tersebut. Mereka mengakui mendapat imbalan dari Cai Chang Pan karena membelikan peralatan yang diminta.

KPK Periksa Kepala Badan Riset KKP Terkait Kasus Edhy Prabowo
Indonesia
KPK Periksa Kepala Badan Riset KKP Terkait Kasus Edhy Prabowo

Syarief bakal diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan suap izin ekspor benih lobster atau benur di KKP yang menjerat bekas Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo.

Klaim Surabaya Zona Hitam COVID-19, Cawali Machfud Arifin Dikritik
Indonesia
Klaim Surabaya Zona Hitam COVID-19, Cawali Machfud Arifin Dikritik

Machfud Arifin mengklaim Surabaya pernah berstatus zona hitam COVID-19

Bekas Legislator PDI Perjuangan Kembali Diperiksa KPK
Indonesia
Bekas Legislator PDI Perjuangan Kembali Diperiksa KPK

Damayanti juga telah divonis 4,5 tahun penjara dan denda Rp500 juta subsider 3 bulan kurungan, karena terbukti menerima 278.700 dolar Singapura dan Rp1 miliar.

Polisi Bongkar Jaringan Mafia Tanah Intimidasi Warga di Jakarta Pusat
Indonesia
Polisi Bongkar Jaringan Mafia Tanah Intimidasi Warga di Jakarta Pusat

Polres Metro Jakarta Pusat terus menelusuri jaringan mafia tanah yang melibatkan seorang pengacara berinisial AD.

Masyarakat Merasa Kebal Corona, Jumlah Kasus Tembus 340 Ribu
Indonesia
Masyarakat Merasa Kebal Corona, Jumlah Kasus Tembus 340 Ribu

Jumlah kumulatif kasus positif COVID-19 di Indonesia mencapai 340.622 orang per Selasa (13/10).

Kasatgas Penyelidik KPK Sebut Hanya Firli Bahuri yang Getol Dorong TWK
Indonesia
Kasatgas Penyelidik KPK Sebut Hanya Firli Bahuri yang Getol Dorong TWK

Menurut dia, hanya Ketua KPK Firli Bahuri yang yang getol mendorong Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).

[Hoaks atau Fakta]: Banjir Semarang Kiriman Banjir Jakarta
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Banjir Semarang Kiriman Banjir Jakarta

Banjir di Semarang disebabkan oleh penyesuaian infrastruktur penampung air yang tidak berbanding lurus dengan laju pembangunan.