Anies Kenang Wawancarai Mendikbud dan Gubernur DKI Saat Masa SMA Anies Baswedan (kanan) saat masa SMA mewawancarai tokoh nasional (Instagram @aniesbaswedan)

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan membagi cerita saat masa SMA, 30 tahun lalu. Saat itu, dia pernah mengisi sebuah acara di televisi pemerintah dan berkesempatan mewawancarai sejunlah tokoh nasional.

Kala itu, Anies mewawancarai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Prof Fuad Hassan serta Gubernur DKI Jakarta Wiyogo Atmodarminto.

Baca Juga

Menang Gugatan di MA, PSI Ultimatum Anies Baswedan

Kini, pria lulusan Universitas Gadjah Mada (UGM) itu sudah merasakan menjadi Mendikbud dan Gubernur DKI.

Momen nostalgia tersebut dibagikan Anies melalui akun Instagramnya, bersama sejumlah foto-foto jaman dahulu yang merekam aksinya bertatap muka dengan tokoh-tokoh tersebut.

"Senang sekali bisa bersilaturahim dengan teman-teman Tanah Merdeka TVRI Stasiun Yogya. Tanah Merdeka digagas oleh Pak Ishadi SK dan dikelola oleh Mba Koestilah. Acara televisi ini sebagai jawaban atas kritik terhadap acara-acara TVRI yang klise dan dangkal pada waktu itu. Kita semua sudah bukan remaja lagi," tulis Anies melalui akun @aniesbaswedan, Senin (18/11)

View this post on Instagram

Senang sekali bisa bersilaturahim dengan teman-teman Tanah Merdeka TVRI Stasiun Yogya. Tanah Merdeka digagas oleh Pak Ishadi SK dan dikelola oleh Mba Koestilah. Acara televisi ini sebagai jawaban atas kritik terhadap acara-acara TVRI yang klise dan dangkal pada waktu itu. Kita semua sudah bukan remaja lagi :) ? ? Tanah Merdeka adalah senuah program TV yang berisi wawancara dengan tokoh di semua bidang, mulai dari tokoh seni, akademisi, politisi, pelaku sejarah, tokoh bisnis hingga pribadi2 telah berkarya secara luar biasa. Sebagai pewawancara adalah para siwa SMA dan mahasiswa yang terpilih dari Yogyakarta dan Jawa Tengah. ? ? Dalam penggarapannya, TVRI benar-benar mempercayakan penggarapan Tanah Merdeka kepada kami, dari menentukan tema, narasumber, hingga pelaksanaannya. Dan tentu, Mba Koestilah yang selalu telaten jadi pembimbing kita semua. Program ini muncul di layar TVRI setiap Selasa pukul 20.00, di pekan keempat setiap bulan. Dan kami kemudian membuat juga buletin Tanah Merdeka dimana saya bertugas sebagai Pemimpin Redaksinya. ? ? Saya ikut mendaftar pada 1989 dan diterima, waktu itu masih kelas 3 SMA, tentu senang sekali, karena ini kesempatan untuk bertemu dengan banyak tokoh dan menggali sisi-sisi inspiratif mereka. Setiap liburan, kami berombongan naik kereta ekonomi dari Yogyakarta ke Jakarta untuk menemui dan mewawancarai tokoh-tokoh di Ibukota. ? ? Selama di bertugas Tanah Merdeka, saya berkesempatan mewawancari puluhan tokoh. Termasuk di ruangan Mendikbud Prof Fuad Hassan dan Gubernur DKI Jakarta Bpk Wiyogo Atmodarminto. Tidak pernah terbayang bahwa kemudian hari saya berkantor di ruangan tempat wawancara itu. ? Bukan hanya tokoh pemerintahan, dng tokoh bisnis saat itu seperti Pak Tanri Abeng juga kita lalukan. Ada begitu banyak tokoh nasional yang jadi sumber pembelajaran.? ? Kita berharap program seperti Tanah Merdeka bisa dihadirkan kembali, tentu dengan format dan media yang sesuai dng zaman sekarang, tapi pesan tentang dari anak muda untuk anak muda.? ? Terima kasih kepada TVRI Stasiun Yogya yang telah menjadi rumah bagi anak-anak muda untuk melatih kemandirian dan kreativitas. Terima kasih atas kesempatan mendapatkan pengalaman belajar.

A post shared by Anies Baswedan (@aniesbaswedan) on

Tanah Merdeka adalah sebuah program TV yang berisi wawancara dengan tokoh di semua bidang, mulai dari tokoh seni, akademisi, politisi, pelaku sejarah, tokoh bisnis hingga pribadi2 telah berkarya secara luar biasa. Sebagai pewawancara adalah para siwa SMA dan mahasiswa yang terpilih dari Yogyakarta dan Jawa Tengah.

Baca Juga

Anies Keteteran Sendirian Jadi Gubernur, Ini Kata Mantan Ketua MK ?

"Dalam penggarapannya, TVRI benar-benar mempercayakan penggarapan Tanah Merdeka kepada kami, dari menentukan tema, narasumber, hingga pelaksanaannya. Dan tentu, Mba Koestilah yang selalu telaten jadi pembimbing kita semua," sambungnya.

"Program ini muncul di layar TVRI setiap Selasa pukul 20.00, di pekan keempat setiap bulan. Dan kami kemudian membuat juga buletin Tanah Merdeka dimana saya bertugas sebagai Pemimpin Redaksinya," lanjut Anies

Mantan rektor Universitas Paramadina itu mendaftar pada 1989 dan diterima, waktu itu masih kelas 3 SMA.

"Tentu senang sekali, karena ini kesempatan untuk bertemu dengan banyak tokoh dan menggali sisi-sisi inspiratif mereka. Setiap liburan, kami berombongan naik kereta ekonomi dari Yogyakarta ke Jakarta untuk menemui dan mewawancarai tokoh-tokoh di Ibukota," tegasnya.

Baca Juga

Anies Pelopori Naik Sepeda Pakai Baju Batik

"Selama di bertugas Tanah Merdeka, saya berkesempatan mewawancari puluhan tokoh. Termasuk di ruangan Mendikbud Prof Fuad Hassan dan Gubernur DKI Jakarta Bpk Wiyogo Atmodarminto. Tidak pernah terbayang bahwa kemudian hari saya berkantor di ruangan tempat wawancara itu," ujarnya.

"Bukan hanya tokoh pemerintahan, dengan tokoh bisnis saat itu seperti Pak Tanri Abeng juga kita lalukan. Ada begitu banyak tokoh nasional yang jadi sumber pembelajaran," tutup sosok yang kini menjadi orang nomor satu di Pemprov DKI itu. (*)

Kredit : dika

Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH