Anies Kembali Perpanjang PSBB Selama Dua Pekan Hingga 23 Februari Warga menutup jalan saat simulasi pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Lokal (PSBL) di RT 05/04, Petamburan, yang merupakan wilayah zona merah COVID-19 di Jakarta, Rabu (3/6). ANTARA FOTO/Akbar Nugr

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan kembali memperpanjang masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) selama dua pekan mulai 23 Februari hingga 8 Maret 2021. Perpanjangan PSBB ini tertuang dalam Keputusan Gubernur (Kepgub) no 172 tahun 2021.

Data menunjukkan, PSBB 7 hingga 22 Februari 2021 mampu menekan laju kasus aktif di Jakarta. Per tanggal 7 Februari 2021 laju kasus aktif di DKI Jakarta sebesar 23.869 dan turun secara signifikan per tanggal 21 Februari 2021 yakni sebesar 13.309.

Baca Juga

PKS Minta Pemprov DKI Perketat Protokol Kesehatan bila Panti Pijat Dibuka

"Yang mana per tanggal 7 Februari 2021 sebesar 265.359 dengan persentase kesembuhan 90,3 persen, meningkat per 21 Februari 2021 sebesar 310.412 dengan persentase 94,5 persen dari persentase kesembuhan nasional yang berada pada 85 persen” papar Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Widyastuti, Senin (22/2).

Meski tren menunjukkan penurunan yang cukup signifikan, Pemprov DKI tetap akan meningkatkan kemampuan testing, tracing dan juga treatment (3T). Dengan meningkatkan jumlah testing, menggalang kordinasi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk melakukan tracing.

Antrean kendaraan memadati ruas jalan Sudirman dari arah Bundaran HI menuju Blok M sehari menjelang berakhirnya PSBB di DKI Jakarta, Rabu (3/6/2020). (ANTARA/Laily Rahmawaty)
Antrean kendaraan memadati ruas jalan Sudirman dari arah Bundaran HI menuju Blok M sehari menjelang berakhirnya PSBB di DKI Jakarta, Rabu (3/6/2020). (ANTARA/Laily Rahmawaty)

Bahkan Pemprov DKI terus meningkatkan kapasitas ketersediaan ICU dan tempat isolasi terkendali, yang di dalam hal ini hotel maupun wisma atlet. Keberadaan tempat isolasi terkendali ini sangat membantu untuk menekan penyebaran virus. Apalagi klaster keluarga masih mendominasi jumlah klaster yang di Jakarta.

"Sehingga saat ada yang terpapar lalu diisolasi maka akan menurunkan resiko menularkan virus ke anggota keluarga lainnya,” jelas Anies.

Baca Juga

Anies Diminta Buka Tempat Panti Pijat Paling Terakhir, Ini Alasannya

Komitmen untuk terus meningkatkan 3T ini juga akan diimbangi dengan dukungan penuh untuk melakukan vaksinasi massal baik kepada para tenaga kesehatan maupun non-nakes.

Di mana untuk yang non-nakes DKI telah memulai dengan memvaksin pedagang yang ada di Tanah Abang, Jakarta Pusat dan lansia, untuk selanjutnya akan menyasar para Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat serta warga DKI yang lain. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Mall di Jakarta 100 Persen Tutup, Banyak Warga Bingung Cari Makanan
Indonesia
Mall di Jakarta 100 Persen Tutup, Banyak Warga Bingung Cari Makanan

Tak jarang ada masyarakat yang menyempatkan diri mampir ke mall meski sudah ditutup

PM Malaysia Ismail Sabri Kunjungi Indonesia
Dunia
PM Malaysia Ismail Sabri Kunjungi Indonesia

Perdana menteri dijadwalkan akan mengadakan pertemuan dengan komunitas perdagangan dan pemain industri utama Indonesia, Pimred-Pimred Indonesia, diaspora Malaysia di Indonesia.

Polisi Pastikan Ali Kalora Masih Hidup
Indonesia
Polisi Pastikan Ali Kalora Masih Hidup

Polda Sulawesi Tengah mengungkap kekuatan persenjataan yang dimiliki kelompok MIT

Menantang Keberanian Menteri dan Anggota DPR Disuntik Vaksin COVID-19
Indonesia
Menantang Keberanian Menteri dan Anggota DPR Disuntik Vaksin COVID-19

Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) menantang para menteri dan pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk divaksin COVID-19.

Pemprov DKI Buka 11 Tempat Baru Uji Emisi Motor, Ini Lokasinya
Indonesia
Pemprov DKI Buka 11 Tempat Baru Uji Emisi Motor, Ini Lokasinya

Pemprov DKI Jakarta terus menggencarkan program uji emisi guna mengurangi polusi udara di ibu kota. Sekarang ini ada 11 titik baru lokasi untuk uji emisi sepeda motor.

[HOAKS atau FAKTA] Pasien COVID-19 Ditampung di Istora Senayan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Pasien COVID-19 Ditampung di Istora Senayan

Dalam video itu terlihat beberapa orang tengah berbaring di atas alas dengan menjaga jarak.

Jangan Mudah Melabeli Orang Kritis dengan Sebutan Radikal
Indonesia
Jangan Mudah Melabeli Orang Kritis dengan Sebutan Radikal

Gerakan Anti Radikalisme Institut Teknologi Bandung (GAR ITB) melaporkan Din Syamsuddin terkait dugaan radikalisme ke KASN.

 Relaksasi Berbagai Sektor di Jakarta Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Indonesia
Relaksasi Berbagai Sektor di Jakarta Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Salah satu pelonggaran yang diberikan yaitu bekerja dari kantor atau work from office (WFO) sektor non-esensial ditambah dari 50 persen menjadi 75 persen. Aturan tersebut tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 57 Tahun 2021 tentang PPKM Level 3,2 dan 1 di Jawa dan Bali.

Mahfud MD Ungkap Alasannya Tak Setuju Masa Jabatan Jokowi Diperpanjang
Indonesia
Mahfud MD Ungkap Alasannya Tak Setuju Masa Jabatan Jokowi Diperpanjang

Isu perpanjangan massa jabatan Presiden Joko Widodo menjadi tiga periode kembali mencuat.

Ketua DPD: Tim Piala Thomas Bikin Indonesia Bangga
Indonesia
Ketua DPD: Tim Piala Thomas Bikin Indonesia Bangga

Apresiasi diberikan Ketua DPD La Nyalla Mattalitti kepada Jonatan Christie dkk yang mampu membawa pulang Piala Thomas ke Indonesia.