Anies Jomlo 7 Bulan, Syaikhu: Birokrasi Pemerintahan DKI Terganggu Ahmad Syaikhu sowan ke rumah Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi di Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Jumat (15/2). Foto: MP/Asropih

MerahPutih.com - Calon Wakil Gubernur (cawagub) DKI Jakarta Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ahmad Syaikhu mengatakan tak adanya Wakil Gubernur (Wagub) pendamping Gubernur Anies Baswedan akan berdampak terganggunya proses birokrasi Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta.

Menurut dia, jomlonya Anies selama 7 bulan bukan merupakan proses yang lancar dalam menjalankan birokrasi pemerintahan di ibu kota.

Cawagub DKI Jakarta Ahmad Syaikhu

"Ini yang akan berdampak, semakin lama maka akan semakin banyak hal yang terganggu dalam proses birokrasi pemerintahan," kata Syaikhu saat dikonfirmasi, Rabu (3/4).

Syaikhu pun berharap pemilihan orang nomor dua di DKI Jakarta itu bisa selesai sebelum Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.

Meski demikian, ia mengakui dengan waktu yang mepet hanya 15 hari, sangat sulit pemilihan calon Wagub DKI Jakarta bisa rampung sebelum Pemilihan Presiden (Pilpres).

"Ya harapannya sih secepatnya, tapi memang kelihatannya susah juga kalau sebelum Pilpres. Kalau saya boleh berharap sih bisa selesai sebelum Pilpres," jelasya.

Anies Baswedan
Caption

Ia pun menyerahkan sepenuhnya proses pemilihan DKI 2 kepada DPRD DKI Jakarta. Yang pasti, dia berjanji bakal mengikuti sema visi-misi gubernur DKI Jakarta jika terpilih nanti.

"Kita ikutin proses saja karena dilakukan di DPRD DKI. (Kalau terpilih) Kita akan bersinergis sama pak Gubernur dan mendukung apa-apa program-program yang dilaksanakan pak Gubernur," tutupnya. (Asp).

Kredit : asropih

Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH