Anies Jawab Puluhan Pertanyaan Penyidik Tanpa Ada yang Dikurangi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan usai memberikan klarifikasi ke penyidik Polda Metro Jaya (MP/kanugraha)

Merahputih.com - Polisi telah selesai meminta klarifikasi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait kerumunan massa Rizieq Shihab di Petamburan, Jakarta Pusat.

Usai diklarifikasi penyidik Sub Direktorat Keamanan Negara Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Anies mengaku dicecar puluhan pertanyaan selama sembilan jam.

Baca Juga

Anies Diminta Lakukan Kajian Matang Sebelum Izinkan Monas Digunakan untuk Reuni 212

"Alhamdulillah saya tadi sudah selesai memenuhi undangan untuk memberikan klarifikasi dan prosesnya berjalan dengan baik,"

"Kemudian ada 33 pertanyaan yang tadi disampaikan menjadi sebuah laporan sepanjang 23 halaman. Semuanya sudah dijawab sesuai dengan fakta yang ada, tidak ditambah tidak dikurangi," ujar Anies di Mapolda Metro Jaya, Selasa (13/11).

Gubernur Anies Baswedan di Mapolda Metro Jaya. (Foto: Kanugrahan).

Anies bersama sejumlah orang diperiksa di Polda Metro Jaya mulai pukul 09.43 WIB. Anies lalu meninggalkan Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya sekitar pukul 19.20 WIB.

Anies tidak menjelaskan soal materi pemeriksaan tersebut. Dia hanya mengatakan telah menyerahkan penyelidikan kepada pihak kepolisian.

Baca Juga

Semua SKPD Pemprov DKI Keberatan Reuni 212, 'Bolanya' di Tangan Anies

"Adapun detil isi pertanyaan, klarifikasi, dan lain-lain biar nanti menjadi bagian dari pihak Polda Metro Jaya untuk nanti meneruskan dan menyampaikan seusai kebutuhan," jelas dia. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kematian akibat COVID-19 Lebih 900.000 Jiwa
Dunia
Kematian akibat COVID-19 Lebih 900.000 Jiwa

Amerika Serikat masih menjadi negara di dunia yang paling parah dilanda virus corona.

 Update COVID-19 Solo, ODP Meningkat 11 Orang dan PDP Menjadi 32 Orang
Indonesia
Update COVID-19 Solo, ODP Meningkat 11 Orang dan PDP Menjadi 32 Orang

"Warga PDP tersebut juga tersebar merata di sejumlah titik Solo. Kelurahan Mojosongo menjadi daerah dengan persebaran PDP terbanyak diikuti Kelurahan Jebres," papar dia.

Kegiatan Belajar Mengajar di Sekolah Belum Dibuka saat PSBB Transisi DKI
Indonesia
Kegiatan Belajar Mengajar di Sekolah Belum Dibuka saat PSBB Transisi DKI

Dinas Pendidikan DKI Jakarta menegaskan pihaknya belum memberi izin bagi pembelajaran tatap muka di sekolah.

Efektivitas PSBB Hanya 40 Persen, Saatnya Masuk Taktik New Normal?
Indonesia
Efektivitas PSBB Hanya 40 Persen, Saatnya Masuk Taktik New Normal?

Bappenas menyebutkan bahwa DKI Jakarta adalah provinsi yang dinilai paling siap memberlakukan pelonggaran PSBB

PDIP Puji Langkah Jokowi Berantas Corona tanpa Banyak Bicara
Indonesia
PDIP Puji Langkah Jokowi Berantas Corona tanpa Banyak Bicara

PDIP juga meyakinkan bahwa rakyat dan bangsa Indonesia memiliki semangat juang yang tinggi

Ada Perusuh yang Gunakan Ambulans ke Lokasi Demo
Indonesia
Ada Perusuh yang Gunakan Ambulans ke Lokasi Demo

Mereka menyiapkan makanan semuanya

Baru 3 Hari Menjabat, Donny Saragih Langsung Dicopot dari Dirut TransJakarta
Indonesia
Baru 3 Hari Menjabat, Donny Saragih Langsung Dicopot dari Dirut TransJakarta

Donny Andy S. Saragih berstatus terpidana kasus penipuan

 Copot Refly Harun, Erick Thohir Angkat Dua Jenderal Jadi Komisaris Pelindo I
Indonesia
Copot Refly Harun, Erick Thohir Angkat Dua Jenderal Jadi Komisaris Pelindo I

Refly digantikan oleh Laksamana Madya Achmad Djamaludin.

Gubernur Ganjar Beri Lampu Hijau Buka Wisata Candi Borobudur
Indonesia
Gubernur Ganjar Beri Lampu Hijau Buka Wisata Candi Borobudur

Namun demikian, perlu dilakukan simulasi terlebih dulu sebelum benar-benar dibuka bagi wisatawan umum.

  Pelajari Putusan MA, Pemerintah Akui Menaikkan Iuran BPJS Jadi Opsi Terbaik
Indonesia
Pelajari Putusan MA, Pemerintah Akui Menaikkan Iuran BPJS Jadi Opsi Terbaik

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan kebijakan menaikkan iuran itu adalah opsi terbaik dibandingkan hanya memberikan penambahan uang kepada BPJS Kesehatan