Anies Jadi Capres Diunggulkan di Jakarta, Gerindra: Jadi Tantangan Buat Prabowo Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berkunjung ke Klenteng Hian Thian Siang Tee Bio, Jakarta, Selasa, 1/2). (Foto: MP/Dicke Prasetia)

MerahPutih.com - Anies Baswedan menjadi tokoh yang diunggulkan warga Jakarta dalam pencalonannya menjadi presiden ketika pemilihan umum (Pemilu) 2024 mendatang. Hal tersebut diketahui dari hasil Lembaga survei Populi Center dalam melakukan jajak pendapat masyarakat DKI.

Menyikapi hal tersebut, Ketua Pensihat Gerindra DKI Jakarta Mohamad Taufik tak mempersoalkan hasil gemilang Anies dari tim lembaga survei, jika penjajak pendapatnya sesuai data di lapangan tanpa ada yang dikurangi atau pun ditambahkan.

Lebih lanjut, bila hasilnya mengunggulkan Anies di Pilpes, maka ini menjadi tantangan yang perlu diperhitungkan untuk Gerindra. Karena partai berlambang kepala garuda itu akan kembali mendorong Prabowo Subianto menjadi calon presiden (capres) 2024 mendatang.

Baca Juga:

Taj Yasin dan Erick Thohir Dinilai Cocok Dampingi Anies di Pilpres 2024

"Ya selama datanya benar kenapa enggak apa-apa dan itu jadi challenge buat Gerindra gitu," ucap Taufik di Jakarta, Kamis (10/2).

Tapi, menurut Taufik, keberhasilan Anies di Jakarta tak lepas dari kinerja Partai Gerindra. Sebab, Gerindra merupakan partai yang mengusung Anies jadi Gubernur DKI pada Pilkada 2017 lalu.

"Kan Pak Anies yang usung Gerindra. Ada efektifnya gitu loh," ucapnya.

Sebelumnya, lembaga survei Populi Center melakukan jajak pendapat terkait Pilpres 2024 kepada warga Jakarta. Hasilnya, Gubernur Anies Baswedan menjadi calon yang paling diunggulkan.

Peneliti Populi Center Rafif Pamenang Imawan mengatakan, ketika pihaknya melakukan survei dengan pertanyaan terbuka, warga Jakarta paling banyak memilih Anies jika pilpres dilaksanakan hari ini. Simulasi ini membebaskan responden memilih nama siapa pun sebagai presiden.

Hasil surveinya, Anies mendapatkan suara 29 persen. Lalu Presiden Jokowi di peringkat kedua dengan 20,3 persen, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto di tempat ketiga dengan perolehan suara 11,7 persen, lalu diikuti Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo 5,8 persen.

"Dalam pertanyaan terbuka mengenai pemilihan presiden, masyarakat DKI Jakarta paling banyak memilih Anies Baswedan apabila pemilihan presiden diadakan hari ini," ujar Rafif dalam keterangan tertulis, Rabu (9/2).

Baca Juga:

Anies: Kita Pernah Alami Gelombang Kenaikan Seperti Ini

Pada simulasi selanjutnya dengan menyodorkan 10 tokoh kepada responden, Anies mendapatkan dukungan paling banyak dengan 34,8 persen suara. Selanjutnya di tempat kedua ada Prabowo yang dapat 14 persen suara.

"Sandiaga Salahuddin Uno (6,7 persen), dan Ridwan Kamil (6,2 persen). Adapun tokoh lainnya mendapatkan persentase di bawah 5 persen," jelasnya.

Selanjutnya, Rafif menyodorkan tiga nama kepada responden, yakni Anies Baswedan, Prabowo Subianto, dan Ganjar Pranowo. Hasilnya, Anies kembali mendapat dukungan terbanyak dengan 45,5 persen suara.

"Disusul Ganjar Pranowo (27,5 persen), dan Prabowo Subianto (20,8 persen)," ucapnya.

Terakhir, ketika diadu dengan Ganjar, Anies kembali mendapatkan suara terbanyak.

"Anies Baswedan juga menjadi tokoh yang paling banyak dipilih sebagai presiden oleh masyarakat DKI Jakarta dengan 59,8 persen, disusul oleh Ganjar Pranowo dengan 33,3 persen," ucapnya.

Survei tersebut dilakukan mulai tanggal 26 Januari hingga 1 Februari 2022 di Jakarta dengan sampel responden tersebar secara proporsional di 60 kelurahan di Provinsi DKI Jakarta.

Metode pengambilan data dalam survei ini dilakukan melalui wawancara tatap muka terhadap 600 responden yang dipilih menggunakan metode acak bertingkat (multistage random sampling) dengan margin of error (MoE) ± 4,00 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen. (Asp)

Baca Juga:

Anies Punya Modal Kuat untuk Bertarung di Pilpres 2024

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
DPR Sebut Tak Ada Alasan Hapus Pasal Penghinaan Presiden di RKUHP
Indonesia
DPR Sebut Tak Ada Alasan Hapus Pasal Penghinaan Presiden di RKUHP

Ketua Komisi III DPR RI, Bambang Wuryanto. Pria yang karib disapa Bambang Pacul itu menilai tak ada alasan menghapus pasal penghinaan presiden.

17 Rumah Sakit Swasta di Surabaya Diduga Ogah Ikut Program JKN
Indonesia
17 Rumah Sakit Swasta di Surabaya Diduga Ogah Ikut Program JKN

Dinas Kesehatan mampu meyakinkan pihak rumah sakit untuk mewujudkan program pemerintah.

Anies Yakin Rumah DP 0 Rupiah Berlanjut meski Dirinya Lengser
Indonesia
Anies Yakin Rumah DP 0 Rupiah Berlanjut meski Dirinya Lengser

Program Rumah DP 0 Rupiah menjadi salah satu andalan program Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Fortiber Diharapkan Jadi Motor Penggerak Ekonomi Dalam Negeri
Indonesia
Fortiber Diharapkan Jadi Motor Penggerak Ekonomi Dalam Negeri

Fortiber dapat mempertahankan kerukunan dan kekompokan tersebut. Hal itu menjadi modal berharga untuk pembangunan ekonomi Indonesia.

ASDP Prediksi Jumlah Penumpang Naik 13 Persen saat Libur Nataru
Indonesia
ASDP Prediksi Jumlah Penumpang Naik 13 Persen saat Libur Nataru

"Kenaikan penumpang diperkirakan naik 13 persen dari tahun lalu," ucap General Manager PT. ASDP Cabang Bakauheni Suharto dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (17/12).

Car Free Day Jakarta Ditiadakan Bertepatan Perayaan Imlek
Indonesia
Car Free Day Jakarta Ditiadakan Bertepatan Perayaan Imlek

Aturan itu diambil Pemerintah DKI Jakarta lantaran pada Minggu besok memperingari Perayaan Tahun Baru Imlek 2574 Kongzili atau tahun 2023.

Kementerian Agama Ajukan Tambahan Biaya Operasional Haji Rp 1,5 Triliun
Indonesia
Kementerian Agama Ajukan Tambahan Biaya Operasional Haji Rp 1,5 Triliun

Pemerintah Arab Saudi mengeluarkan kebijakan terbaru Arab Saudi yang menaikkan harga paket layanan baik di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

Longsor Salju di Tibet Tewaskan 8 Orang, Beberapa Belum Ditemukan
Dunia
Longsor Salju di Tibet Tewaskan 8 Orang, Beberapa Belum Ditemukan

Beberapa orang dan kendaraan terperangkap longsoran salju di wilayah barat daya Tiongkok yang banyak dihuni oleh etnis minoritas Tibet itu.

Kerugian akibat Macet hingga Triliunan, Ditlantas Polda Metro Usul Jam Kerja Diubah
Indonesia
Kerugian akibat Macet hingga Triliunan, Ditlantas Polda Metro Usul Jam Kerja Diubah

Kemacetan lalu lintas selalu menyertai kegiatan sehari-hari bagi warga Jakarta dan sekitarnya.

Daftar Tunggu Haji hingga 54 Tahun, Wagub DKI Ingatkan Antusiasme Dibarengi Kontribusi
Indonesia
Daftar Tunggu Haji hingga 54 Tahun, Wagub DKI Ingatkan Antusiasme Dibarengi Kontribusi

Riza menyampaikan peran dan kontribusi IPHI DKI sangat penting dalam mewujudkan dampak positif menunaikan ibadah haji bagi masyarakat luas.