Anies Dipermalukan Anak Buahnya Sendiri Terkait Rekomendasi Tim Ahli Cagar Budaya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Foto: MP/Asropih)

MerahPutih.com - Pengamat Kebijakan Publik Trubus Rahadiansyah menilai, bantahan adanya rekomendasi dari Tim Ahli Cagar Budaya (TCAB) terhadap gelaran Formula E menandakan ada yang salah dalam birokrasi Pemprov DKI.

Dosen Universitas Trisakti ini mengatakan, Gubernur DKI Anies Baswedan terlalu percaya dengan anak buahnya sendiri.

Baca Juga

Bulan Depan Lintasan Formula E di Monas Mulai Diaspal

"Pak Anies terlalu percaya pada sangat anak buahnya. Sebelum memberikan rekomendasi harusnya kumpulin tim cagar budaya dan pemugaran. Harusnya dialog dan dirapatkan,"kata Trubus kepada Merahputih.com di Jakarta, Jumat (14/2).

Trubus
Pengamat Kebijakan Publik Trubus Rahadiansyah

Trubus menambahkan, bantahan rekomendasi itu adalah sebuah kesalahan fatal dan mempermalukan Anies.

"Nah ini tanpa pembicaraan dengan TCAB adi ini kesalahan fatal. Seperti menunjukkan arogansi dinas kebudayaan dan pemerintah," ungkap Trubus

Trubus melihat, harusnya dilakukan kajian mendalam untuk menempatkan ajang Formula E di kawasan Cagar Budaya Monas. Mengingat lokasi tersebut tak boleh diubah seenaknya.

Baca Juga

Anies Bocorkan Desain Sirkuit Formula E di Monas

"Jadi dilakukan jajak pendapat tak memaksa seperti ini. Harusnya dilakukan pengkajian dulu. Jadi dengan beberapa dinas harus dibicarakan," jelas Trubus.

Ketua Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) DKI Jakarta Mundardjito mengatakan, TACB tidak pernah mengeluarkan rekomendasi soal penyelenggaraan Formula E 2020 di kawasan Monas, Jakarta Pusat, seperti yang diklaim Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Surat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan soal rekomendasi TACB. (Foto: Istimewa)
Surat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan soal rekomendasi TACB. (Foto: Istimewa)

Mundardjito menyatakan tidak mengetahui surat rekomendasi yang dimaksud Anies.

"Saya enggak tahu, kami enggak bikin (rekomendasi), saya ketuanya kan," ujar Mundardjito kepada wartawan.

Baca Juga

PDIP Sebut Formula E Tak Dapat Untung, Gerindra: Bukan Kayak Jualan Gado-gado

Mundardjito berujar, TACB DKI Jakarta tidak pernah melakukan kajian soal penyelenggaraan Formula E di area Monas yang merupakan kawasan cagar budaya. Karena itu, dia tidak bisa menilai rencana penyelenggaraan balap mobil listrik tersebut di kawasan Monas.

"(Kami) tidak diberi tahu juga," kata Mundardjito.

Anies sebelumnya mengklaim telah mendapatkan surat rekomendasi dari TACB DKI Jakarta terkait penyelenggaraan Formula E 2020 di Monas. (Knu)


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH