Anies Dinilai Buruk dalam Tangani Laju Penambahan Pasien COVID-19 Sebuah ondel-ondel dipasangi masker di kawasan Kramat Pulo, Jakarta, Kamis (13/8/2020). ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/aww.

MerahPutih.com - Peningkatan angka penderita COVID- 19 di Jakarta sepanjang bulan Agustus 2020 seharusnya menjadi peringatan keras bagi buruknya kinerja Gubernur Anies Baswedan.

Ketua Forum Warga Kota Jakarta Azas Tigor Nainggolan menilai, apabila terus terjadi peningkatan kasus COVID- 19 di Jakarta, maka ada yang salah dalam pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Baca Juga:

Jakarta Zona Merah, Anies Diminta Kembali Berlakukan PSBB

“Selama ini memang kinerja Pemprov Jakarta adalah yang terburuk di Indonesia dalam menangani kasus COVID-19. Aparat Pemprov Jakarta hanya bisa bertahan 1 minggu saja pada pelaksanaan kebijakan protokol kesehatan di lapangan,” kata Tigor kepada Merahputih.com di Jakarta, Rabu (2/9).

Ia melihat, pelanggaran terhadap protokol kesehatan terus berjalan tanpa ada pengawasan dan penegakan atas pelanggaran.

“Lihat saja perkantoran dibiarkan beroperasi melanggar aturan PSBB dan protokol kesehatan," jelas dia.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Foto: MP/Asropih)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Foto: MP/Asropih)

Padahal, pengendalian COVID-19 dapat juga dilakukan melalui penegakan aturan bagi perkantoran yang masih melanggar ketentuan membatasi kapasitas pekerja di kantor maksimal 50 persen.

"Termasuk tidak menyedikan fasilitas bagi pemenuhan protokol kesehatan,” tegasnya.

Anies, lanjut Tigor, juga tidak boleh membuka atau memberi izin operasional bagi bioskop di Jakarta termasuk berwacana soal jalur sepeda di jalan tol.

"Karena itu tidak penting sama sekali,” tegasnya.

Oleh karena itu, Tigor meminta Anies harus konsentrasi penuh dan memprioritaskan penanganan COVID-19 untuk DKI Jakarta.

“Gubernur Anies juga harus mencabut kebijakan ganjil-genap bagi kendaraan bermotor di Jakarta serta mengawasi dan menegakan secara tegas pelaksanaan PSBB dan protokol kesehatan,” tandasnya.

Baca Juga:

Pengelola: Hanya Anies dan Tuhan yang Tahu Kapan Bioskop Dibuka

Satuan Tugas Penanganan COVID-19 meminta Pemerintah Provinsi (pemprov) Jakarta mengevaluasi kebijakan yang diterapkan selama pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito di Graha BNPB Jakarta Timur, Senin (31/8), mengatakan bahwa salah satu yang harus dikaji ulang ialah terkait aturan ganjil genap kendaraan bermotor.

Menurut Wiku, dari hasil laporan yang diterima Satgas dalam rapat koordinasi bersama jajaran TNI, Polri, pemerintah daerah, kementerian/lembaga, aturan ganjil genap kendaraan bermotor ternyata berdampak pada peningkatan transportasi dan mobilitas penduduk.

Berdasarkan temuan tersebut, Pemprov Jakarta diminta memastikan apakah ganjil genap berkontribusi pada meningkatnya kasus COVID-19 di DKI beberapa waktu terakhir. (Knu)

Baca Juga:

LBH GP Ansor Nilai Anies Bikin Masalah Baru Berlakukan Ganjil Genap untuk Motor

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jelang Akhir Tahun Pinjaman Buat BUMN Bakal Dicairkan
Indonesia
Jelang Akhir Tahun Pinjaman Buat BUMN Bakal Dicairkan

Realisasi anggaran program pemulihan ekonomi nasional (PEN) telah mencapai Rp383,01 triliun atau 55,1 persen dari total pagu sebesar Rp695,2 triliun per 9 November 2020.

8,6 Juta Warga Sudah Divaksin COVID-19
Indonesia
8,6 Juta Warga Sudah Divaksin COVID-19

Jumlah orang yang sudah menerima vaksinasi COVID-19 dosis pertama sampai hari ini, Minggu (4/4), telah mencapai 8,6 juta lebih.

Hotman Paris Sebut Kasus Raibnya Uang Atlet eSports Berlangsung Sejak Mei 2020
Indonesia
Hotman Paris Sebut Kasus Raibnya Uang Atlet eSports Berlangsung Sejak Mei 2020

Jadi, dia menjelaskan bahwa kasus raibnya Rp22 miliar uang nasabah bukanlah kasus baru, melainkan sudah bergulir selama 6 bulan.

Warga Jaksel dan Jaktim Diminta Waspadai Hujan Disertai Kilat dan Angin
Indonesia
Warga Jaksel dan Jaktim Diminta Waspadai Hujan Disertai Kilat dan Angin

BMKG meminta masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan disertai kilat dan angin kencang di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur pada Jumat (5/2).

Sudah Tewas, Laskar FPI Pengawal Rizieq Dinilai Tak Pantas Dijadikan Tersangka
Indonesia
Sudah Tewas, Laskar FPI Pengawal Rizieq Dinilai Tak Pantas Dijadikan Tersangka

Pakar hukum pidana Suparji Ahmad menyoroti penyelidikan dan penyidikan yang menetapkan enam pengawal Rizieq Shihab sebagai tersangka.

Polri Gandeng TNI Jaga Toko yang Jual Barang-Barang Asal Prancis
Indonesia
Polri Gandeng TNI Jaga Toko yang Jual Barang-Barang Asal Prancis

Polri tentu akan mengambil langkah yang tegas

Anies Ingatkan Perokok Miliki Risiko Besar Meninggal akibat COVID-19
Indonesia
Anies Ingatkan Perokok Miliki Risiko Besar Meninggal akibat COVID-19

Perokok memiki kemungkinan lebih besar untuk terkena COVID-19 dengan kondisi parah.

Warga Sekitar Gunung Lewotolok Diminta Waspada
Indonesia
Warga Sekitar Gunung Lewotolok Diminta Waspada

Petugas mengimbau masyarakat di kawasan sekitar gunung berapi itu untuk tetap waspada dengan lontaran material pijar dari gunung tersebut.

Pemerintah Didesak Buka Ruang Bupati Sabu Warga Negara AS Kembali Jadi WNI
Indonesia
Pemerintah Didesak Buka Ruang Bupati Sabu Warga Negara AS Kembali Jadi WNI

Kewenangan Diskresi Mendagri menjadi opsi tepat

Langkah Kapolri Surati Jokowi Dinilai Salah Satu Perwujudan Sikap Promoter
Indonesia
Langkah Kapolri Surati Jokowi Dinilai Salah Satu Perwujudan Sikap Promoter

Arteria berharap sikap Idham Azis ini dapat dijadikan contoh bagi pajabat lain