MerahPutih.com - Nama Anies Baswedan kembali muncul sebagai kandidat terkuat calon gubernur (cagub) dalam pertarungan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta.
Pengamat politik dari Universitas Indonesia (UI) Cecep Hidayat mengatakan, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DKI punya keuntungan jika mendorong Anies sebagai peserta cagub DKI tahun ini.
Baca juga:
Cecep pun menilai, Anies bisa dua periode menduduki jabatan Gubernur DKI kalau didorong oleh PKS DKI. Pasalnya, PKS memiliki basis massa di ibu kota yang besar.
"Ya bisa juga (PKS majukan Anies lagi jadi cagub DKI). Massanya itu lebih taat basis dukungan PKS ke 01 gitu kalau dimajuin Anies bisa menang potensi menangnya besar lah," kata Cecep saat dihubungi MerahPutih.com, Jumat (1/3).
Baca juga:
Alasan Bike to Work (B2W) Indonesia Laporkan Pj Heru ke Ombudsman
Hal tersebut dapat tercermin dari keberhasilan suara PKS dalam hitung real count KPU, di mana partai yang diketuai Ahmad Syaikhu menduduki posisi pertama di DPRD DKI pada Pileg 2024.
Terlebih lagi suara pasangan nomor urut 01, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin yang didukung PKS saat Pilpres 2024 mendapatkan suara yang maksimal di DKI Jakarta.
Baca juga:
Pengamat Nilai Elektabilitas Ridwan Kamil Jauh Lebih Moncer Ketimbang Ahmed Zaki
Suara Anies dan Cak Imin di ibu kota membuntuti Prabowo-Gibran dan mengalahkan paslon Ganjar Pranowo dan Mahfud MD.
"Di pilpres kemarin bukti juga, perolehan di DPRD-nya besar tertinggi kemudian perolehan 01 juga mendekati 02 itu berartikan sebangunya," pungkasnya. (Asp)