Anies Diminta Tambah Jumlah Penerima Kompensasi TPST Bantargebang TPST Bantar Gebang. (MP/Rizki Fitrianto)

MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta diminta menambahkan dana kompensasi dalam perpanjangan pemanfaatan Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta Asep Kuswanto mengatakan, dana kompensasi yang diinginkan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi tersebut berupa bantuan langsung tunai (BLT) kepada keluarga yang berada di empat kelurahan. Sebelumnya hanya berikan bantuan kepala keluarga di tiga kelurahan.

Dengan demikian, secara total kompensasi BLT yang harus dibayar Pemerintah DKI sebanyak 24.000 kepala keluarga.

Baca Juga:

Rawan Terpapar Corona, Petugas TPST Bantargebang Diberi APD

"Kemarin ada 18 ribu kepala keluarga, ditambah 6 ribuan. Kenapa banyak bertambah, karena kan ada 4 kelurahan di Kecamatan Bantargebang yang terdampak," ucap Asep.

Anak buah Gubernur Anies Baswedan ini mengatakan, pihaknya menyanggupi permintaan Pemkot Bekasi tersebut.

Aktivitas pembuangan sampah di Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat, Senin (26/10). ( ANTARA FOTO/Risky Andrianto)
Aktivitas pembuangan sampah di Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat, Senin (26/10). ( ANTARA FOTO/Risky Andrianto)

Ia menilai, kompensasi yang bakal dikucurkan masih masuk akal. Terlebih tempat pengelolaan sampah di Jakarta seperti ITF belum juga rampung, maka dari Batargebang masih jadi solusi tempat pembuangan sampah Jakarta.

"Ya selama memang nilai kompensasinya sesuai, itu kan pemanfaatannya diserahkan kepada Pemkot Bekasi," terangnya.

Baca Juga:

Kena Imbas Bau Bantargebang, Bekasi Ajukan Kompensasi ke DKI Rp367 Miliar

Dengan disetujuinya permintaan-permintaan Pemkot Bekasi tersebut, Asep berharap penandatanganan kerja sama dengan Pemkot Bekasi terkait TPST Bantargebang segera dilakukan.

"Kita sedang proses revisi adendum PKS-nya, target kami dan Pemkot Bekasi bisa selesai tanda tangan sebelum tanggal 26 (Oktober)," pungkasnya. (Asp)

Baca Juga:

DKI Sulap Bantargebang Jadi Kantor Edukasi, Ini Fasilitasnya

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Sekat Perbatasan Zona Merah COVID-19, Korlantas Dirikan Ratusan Check Point
Indonesia
Sekat Perbatasan Zona Merah COVID-19, Korlantas Dirikan Ratusan Check Point

Korlantas Mabes Polri mendirikan sebanyak 143 pos check point di sejumlah daerah di seluruh Indonesia.

37 Warga Positif COVID, Perumahan Griya Melati Bogor Ditutup Sementara
Indonesia
37 Warga Positif COVID, Perumahan Griya Melati Bogor Ditutup Sementara

"Sekitar 157 warga yang dilakukan tes PCR, dan hari ini ada 37 dinyatakan positif," ujar Wali Kota Bogor, Bima Arya

[HOAKS atau FAKTA]: Cuci Hidung dengan NaCl 0,9 Persen Hilangkan Virus SARS-CoV-2
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Cuci Hidung dengan NaCl 0,9 Persen Hilangkan Virus SARS-CoV-2

Akun Twitter @mbahndi membenarkan klaim akun @psikosomatikandri

Pakar Hukum Sayangkan Jokowi tak Bahas Masalah Korupsi di Pidato Kenegaraan
Indonesia
Pakar Hukum Sayangkan Jokowi tak Bahas Masalah Korupsi di Pidato Kenegaraan

"Sangat disayangkan, isu tentang pemberantasan korupsi absen dalam pidato Presiden dalam sidang tahunan MPR tahun 2021 ini," kata Tholabi

Setuju Deklarasi Dukun di Banyuwangi, PKB: Bagus, Daripada Praktik Liar dan Merugikan
Indonesia
Pemkot Bandung Mulai Salurkan Bansos PPKM Darurat
Indonesia
Pemkot Bandung Mulai Salurkan Bansos PPKM Darurat

Pemerintah (Pemkot) Bandung mulai menyalurkan bantuan sosial (bansos) untuk warga terdampak pembatasan sosial PPKM Darurat.

Potensi Wakaf Uang Sentuh Rp188 T setahun, Jokowi Minta untuk Atasi Kemiskinan
Indonesia
Potensi Wakaf Uang Sentuh Rp188 T setahun, Jokowi Minta untuk Atasi Kemiskinan

Potensi aset wakaf per tahun mencapai Rp2.000 triliun dan potensi wakaf uang bisa menembus angka Rp188 triliun

Sabtu-Minggu Jadi Puncak Arus Balik Libur Panjang
Indonesia
Sabtu-Minggu Jadi Puncak Arus Balik Libur Panjang

Tercatat sebanyak 336 ribu kendaraan meninggalkan wilayah ibu kota selama dua hari atau H+2 masa libur panjang 28 Oktober hingga 1 November 2020.

Warga DKI Diperingatkan Kembali dari Liburan sebelum Tanggal 1 November
Indonesia
Warga DKI Diperingatkan Kembali dari Liburan sebelum Tanggal 1 November

Dishub Provinsi DKI Jakarta memprediksi puncak arus balik liburan panjang akan terjadi pada Minggu 1 November 2020.

Update COVID-19 DKI: Total Kasus Sembuh Sebanyak 386.606 Orang
Indonesia
Update COVID-19 DKI: Total Kasus Sembuh Sebanyak 386.606 Orang

Dengan positivity rate 9,9 persen, penambahan kasus positif hari ini mencapai 973 jiwa.