Anies Diminta Segera Cairkan Dana Operasional Kader Dasawisma Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberi keterangan pasca rapat paripurna di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (1/8/2022). ANTARA/Ricky Prayoga

MerahPutih.com - Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPRD DKI Jakarta menyoroti belum cairnya dana operasional Dasawisma (Dawis) yang sudah lebih dari enam bulan belum dibayarkan.

Anggota Fraksi PSI di DPRD DKI, Eneng Malianasari mendesak Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan untuk segera mencairkan dana Dawis kepada para kader.

Baca Juga

Anies Ubah RSUD Jadi Rumah Sehat, PSI Ungkit 15 Kelurahan Tak Punya Puskesmas

Data dari hasil reses, beberapa kader pengganti di kelurahan Kota Bambu Utara, Kembangan Selatan, Jati Pulo, Kebon Jeruk, mengeluhkan hal yang sama, bahwa dana operasional yang harusnya mereka terima sebesar Rp 500 ribu per bulan, belum turun juga.

Eneng miris melihat nasib kader Dawis. Padahalm pada pertengahan juli kemarin Gubernur Anies mengumpulkan para kader Dawis di Jakarta International Stadium (JIS).

"Masa Pak Gubernur bisa mengumpulkan kader Dawis ke JIS, tapi bayar Dana Op nggak bisa. Ini harus segera dituntaskan. Preseden buruk kalau sampai Pemprov DKI menahan dana kader yang hampir 100 persen perempuan," kata Eneng di Jakarta, Kamis (4/8).

Baca Juga

PSI Daftar Peserta Pemilu ke KPU pada Rabu Pon 10 Agustus

Mili mengungkapkan, penyebab dana operasional Darwis tak digelontorkan kerena birokrasi antar institusi yang kurang baik. Mulai dari Lurah, Pusdatin hingga Dinas PPAPP.

"Proses update data pergantian kader per tahunnya hanya dilakukan 2x atau setiap semester. Padahal, sekarang zamannya sudah online, masih saja menerapkan gaya lawas. Toh, kalau dihitung per semester, ini sudah bulan agustus dan dana para kader belum juga turun," tegas Mili.

Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta ini meminta Gubernur dan jajarannya segera menuntaskan dan menurunkan dana operasional bagi kader dawis pengganti yang sudah lebih dari 6 bulan.

"Tidak elok kalau Pemprov DKI menunda melaksanakan kewajibannya membayar dana operasional bagi para kader dawis yang merupakan haknya," ujar Mili.

Diketahui, Kader Dawis akan diberikan dana operasional jika tercantum dalam Surat Tugas Lurah, melaksanakan tugas dan fungsi kader Dawis, melaporkan hasil kerja ke dalam sistem Carik Jakarta, Teregistrasi dalam sistem Carik Jakarta.

Adapun, kader dasawisma merupakan salah satu upaya pemberdayaan masyarakat khususnya perempuan untuk terlibat dalam pendataan, menggerakkan, dan menyampaikan informasi mengenai program Pemprov DKI Jakarta dalam membangun kota. (Asp)

Baca Juga

PSI Soroti Angka Putus Sekolah di Jakarta

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Alaspadu dan Rumapadu, Hunian Terjangkau di Kawasan TOD MRT
Indonesia
Alaspadu dan Rumapadu, Hunian Terjangkau di Kawasan TOD MRT

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, tempat tinggal ini disediakan untuk pekerja kelas menengah dengan penghasilan Rp 7 sampai Rp 20 juta per bulan.

Babak Baru Kasus Dugaan Pengancaman Jerinx
Indonesia
Babak Baru Kasus Dugaan Pengancaman Jerinx

Penyidik Polda Metro Jaya akan melimpahkan tersangka Jerinx ke tahap berikutnya, Rabu (1/2), dengan didampingi pengacaranya.

Jokowi Prediksi Puncak Kasus COVID-19 Omicron BA.4 dan BA.5 di Tanah Air
Indonesia
Jokowi Prediksi Puncak Kasus COVID-19 Omicron BA.4 dan BA.5 di Tanah Air

COVID-19 subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 kini sudah mendominasi penyebaran pandemi di Indonesia.

Teddy Sugianto Kembali Terpilih Jadi Ketum Perhimpunan INTI 2021-2025
Indonesia
Teddy Sugianto Kembali Terpilih Jadi Ketum Perhimpunan INTI 2021-2025

Mayoritas suara Pengurus Daerah kembali menunjuk Teddy Sugianto sebagai Ketua Umum Perhimpunan INTI periode 2021-2025.

[HOAKS atau FAKTA]: Nasi Dipanaskan 12 Jam Dalam Rice Cooker Berubah Jadi Racun
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Nasi Dipanaskan 12 Jam Dalam Rice Cooker Berubah Jadi Racun

Beredar informasi di media sosial Facebook yang menyatakan bahwa terdapat racun dalam nasi bila tidak dikeluarkan lebih dari 12 jam dari rice cooker. Dikatakan dalam narasi tersebut, nasi yang ada di dalam rice cooker lebih dari 12 jam bisa memicu diabetes, kanker, hingga tumor.

Layanan BPJS Kesehatan Bakal Disediakan di Satpas
Indonesia
Layanan BPJS Kesehatan Bakal Disediakan di Satpas

Syarat mengurus Surat Izin Mengemudi (SIM) nantinya harus memiliki BPJS Kesehatan.

Pimpinan PT Dharma Maju Sarana Minta Kepastian Hukum Kasus Pajak
Indonesia
Pimpinan PT Dharma Maju Sarana Minta Kepastian Hukum Kasus Pajak

Permohonan kepastian hukum terkait dengan kasus dugaan tindak pidana perpajakan tersebut diajukan pemohon kepada Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jakarta Pusat.

Sidang Lanjutan Aduan Calon Peserta Pemilu, KPU Desak Bawaslu Tolak Laporan
Indonesia
Sidang Lanjutan Aduan Calon Peserta Pemilu, KPU Desak Bawaslu Tolak Laporan

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menggelar sidang lanjutan pemeriksaan aduan Partai Pelita dan Partai Indonesia Bangkit Bersatu (IBU).

Gelombang Baru COVID-19 Beijing, Pelanggar Aturan Pandemi Diancam Penjara
Dunia
Gelombang Baru COVID-19 Beijing, Pelanggar Aturan Pandemi Diancam Penjara

Kenaikan kasus COVID-19 tersebut mendorong otoritas di ibu kota Tiongkok itu mulai menjatuhkan sanksi tegas.

Tantangan Andi Widjajanto sebagai Gubenur Lemhannas Versi PPP
Indonesia
Tantangan Andi Widjajanto sebagai Gubenur Lemhannas Versi PPP

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) membeberkan tantangan dan pekerjaan rumah yang harus dilakukan Andi Widjajanto setelah resmi menjabat sebagai Gubernur Lemhannas.