Anies Diminta Jelaskan Status Kampung Akuarium Gubernur DKI Anies Baswedan. Foto: ANTARA

MerahPutih.com - Pengamat tata kota dari Universitas Trisakti, Yayat Supriatna meminta Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan untuk berbicara ke publik mengenai status Kampung Akuarium yang bakal dibangun Rumah Susun (Rusun).

Sebab menurut dia, Rusun milik tidak akan bisa dibangan di kawasan itu lantaran bertentangan dengan Peraturan Daerah (Perda) nomor 1 Tahun 2014 tentang Rencana Detail dan Tata Ruang (RDTR).

Baca Juga

Wagub DKI Minta Akses Masuk Lingkungan RW Dibatasi

"Tidak boleh sesuatu itu ngambang, harus tegas. Supaya apa? Supaya mereka itu mandiri, mereka tahu berapa sewanya," papar Yayat di Jakarta Senin (24/8).

Yayat mengingatkan, Gubernur Anies soal pengalaman buruk yang terjadi tahun ini. Di mana sebagian besar penghuni tak sanggup membayar uang sewa. Pengalaman seperti jangan sampai terjadi di Kampung Akuarium.

Desain
Desain kampung akuarium. Foto: Istimewa

Warga dijanjikan rusun milik, ucap dia, tetapi kenyataanya adalah rusun sewa yang berimbas pada mandeknya pembayaran.

"Jakarta sudah ada pengalaman buruk, ketika ada 15 ribu KK menunggak bayar rusun. Itu berapa milyar lebih itu. Jadi, jangan sampai dijanjikan ada rumah, taunya rumah sewa, mereka enggak punya kemampuan bayar sewa," tutupnya.

Adapun Kampung Susun Akuarium dibangun di atas lahan sekitar 10.000 meter persegi. Kampung ini nantinya terdiri dari 5 blok, dan diisi oleh 241 hunian dengan tipe 36.

Pembangunan Kampung Akuarium dilakukan berdasarkan Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 878 tahun 2018 tentang Gugus Tugas Pelaksanaan Penataan Kampung dan Masyarakat.

Baca Juga

Wagub DKI: Virus COVID-19 Lebih Bahaya dari Perang Antar-Negara

Anggaran yang tersedia saat ini bersumber dari dana kewajiban pengembang yakni PT Almaron Perkasa sebesar Rp62 miliar sesuai Pergub Nomor 112 Tahun 2019 tentang tata cara pemenuhan kewajiban pembiayaan dan pembangunan rusun murah atau sederhana. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Positif COVID-19, Sejoli Ini Kabur Saat Hendak Digiring ke Wisma Atlet
Indonesia
Positif COVID-19, Sejoli Ini Kabur Saat Hendak Digiring ke Wisma Atlet

Ternyata SP dan HW sudah tidak tinggal di alamat tersebut sejak lima tahun lalu

Mobil Patroli Dihantam Kereta Api, 2 Polisi Tewas dan 1 TNI Hilang
Indonesia
Mobil Patroli Dihantam Kereta Api, 2 Polisi Tewas dan 1 TNI Hilang

Kereta Api (KA) Brantas jurusan Pasar Senen-Blitar menabrak mobil patroli Mitsubishi Strada milik Polsek Kalijambe, Kabupaten Sragen.

KSPI Minta Subsidi Upah Tidak Hanya Diberikan kepada Peserta BPJS Ketenagakerjaan
Indonesia
KSPI Minta Subsidi Upah Tidak Hanya Diberikan kepada Peserta BPJS Ketenagakerjaan

Semua buruh adalah rakyat Indonesia yang membayar pajak dan mempunyai hak yang sama sebagaimana diatur dalam konstitusi.

Kejagung Kembalikan Berkas Kasus Red Notice Djoko Tjandra ke Bareskrim
Indonesia
Kejagung Kembalikan Berkas Kasus Red Notice Djoko Tjandra ke Bareskrim

Kejaksaan Agung (Kejagung) mengembalikan berkas kasus penghapusan red notice Djoko Tjandra ke Bareskrim Polri.

Alasan PAN Tolak Revisi UU Pemilu
Indonesia
Alasan PAN Tolak Revisi UU Pemilu

PAN mengajak berempati terhadap kondisi bangsa

Masuk Kerja Usai Lebaran, Gibran Soroti Munculnya Klaster Baru COVID-19
Indonesia
Masuk Kerja Usai Lebaran, Gibran Soroti Munculnya Klaster Baru COVID-19

Aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, Jawa Tengah mulai masuk kerja usai Lebaran, Senin (17/5).

Buntut Kerumunan 'BTS Meal', Polisi Panggil Manajemen McDonald's
Indonesia
Buntut Kerumunan 'BTS Meal', Polisi Panggil Manajemen McDonald's

Salah satu gerai McDonald's yang dilakukan penindakan terkait adanya kerumunan pengemudi ojek online yakni, di Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat

[Hoaks atau Fakta]: Lianhua Qingwen Jadi Obat Atasi COVID-19
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Lianhua Qingwen Jadi Obat Atasi COVID-19

Food and Drug Administration (FDA) pada bulan Agustus 2020 lalu menyetujui penggunaan Lianhua Qingwen hanya untuk mengobati gejala dari COVID-19 tetapi tidak dapat mengobati virus COVID-19.

Pemerintah Tambah 8 Aturan Turunan UU Cipta Kerja
Indonesia
Pemerintah Tambah 8 Aturan Turunan UU Cipta Kerja

Hingga saat ini sebanyak 19 Rancangan PP dan empat Perpres telah selesai diharmonisasi dan siap diundangkan, sedangkan 21 peraturan pelaksana sisanya masih dalam proses dan hampir selesai.

Babak Baru Kasus Pidana Kontroversi Tes Swab Rizieq Masuk Kejaksaan
Indonesia
Babak Baru Kasus Pidana Kontroversi Tes Swab Rizieq Masuk Kejaksaan

Ada tiga tersangka Rizieq Shihab, menantunya Hanif Alatas, dan Direktur Utama RS Ummi Andi Tatat.