Anies Diminta Buka Tempat Panti Pijat Paling Terakhir, Ini Alasannya Ilustrasi - Penyegelan diskotek di kawasan Mangga Besar, Taman Sari Jakaarta Barat, Sabtu (8/2/2020). (ANTARA/HO-Humas Satpol PP DKI Jakarta)

MerahPutih.com - Anggota Fraksi PAN DPRD DKI Jakarta Farazandi Fidinansyah meminta Pemprov untuk tidak membuka terlebih dahulu operasional tempat hiburan malam dan panti pijat setelah PSBB selesai.

Farazandi menilai, sektor hiburan ini merupakan fase yang terakhir diperkenankan beroperasi setelah COVID-19 benar-benar aman. Sebab, panti pijar merupakan usaha yang bersentuhan langsung antara pekerja dengan pelanggan.

Baca Juga:

Selama COVID-19, Pemerintah Pastikan Uang Kuliah Tak Naik

Ia pun menyarankan, pelaku usaha yang lebih dulu dibuka setelah selesai PSBB ialah sektor kebutuhan sehari-hari bagi masyarakat.

"Kayak supermarket, restoran, bukan langsung bersentuhan dengan manusia. Kalau spa itu kan langsung bersentuhan. Itu kalau tidak salah fase yang terakhir," ujar Farazandi di Jakarta, Rabu (3/6).

Tangkapan layar video Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan pesan bagi ASN di DKI Jakarta terkait realokasi anggaran untuk penanganan COVID-19, Jumat (29/5/2020). (ANTARA/Livia Kristianti)
Tangkapan layar video Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan pesan bagi ASN di DKI Jakarta terkait realokasi anggaran untuk penanganan COVID-19, Jumat (29/5/2020). (ANTARA/Livia Kristianti)

Putra dari mantan Ketua MUI Din Syamsuddin ini menegaskan, pihaknya akan manggil Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif jika tempat hiburan malam di Jakarta diperkenankan beroperasi.

"Kita akan panggil dinas pariwisata minta penjelasan. Sekarang ini, kalau dilihat baru bersiap new normal, dilonggarkan. Memang kajian harus dari sekarang. Yang kita takutkan banyak second wave itu. Kalau nanti tidak efektif, ya harus ditutup lagi," tutur

Baca Juga:

Jokowi Harap Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II, III dan IV Tak Merosot, Apalagi Negatif

Farazandi pun berharap, Gubernur DKI Anies Baswedan membuka terlebih dahulu data-data riil pengendalian kasus corona di Jakarta.

"Sekarang kalau dilihat baru bersiap new normal, dilonggarkan. Memang kajian harus dari sekarang," tutupnya. (Asp)

Baca Juga:

Masih Temukan Kasus Baru, Anies Perpanjang Kembali PSBB Selama 14 Hari?

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Salahgunakan Izin Tinggal dan Rawan Penyebaran COVID-19, Puluhan WNA Asal Afrika Ditangkap
Indonesia
Salahgunakan Izin Tinggal dan Rawan Penyebaran COVID-19, Puluhan WNA Asal Afrika Ditangkap

Mereka berasal dari benua Afrika, yakni Pantai Gading dan Senegal.

Semua SKPD Pemprov DKI Keberatan Reuni 212, 'Bolanya' di Tangan Anies
Indonesia
Besok, Bareskrim Periksa Ridwan Kamil Terkait Kasus Rizieq Shihab
Indonesia
Besok, Bareskrim Periksa Ridwan Kamil Terkait Kasus Rizieq Shihab

RK diperiksa terkait kasus pelanggaran protokol kesehatan dalam kegiatan yang dihadiri Rizieq Shihab di kawasan Megamendung, Bogor, Jawa Barat.

Temui TGB Zainul Majdi, Ketua BNPT Sebut Santri Rawan Terkena Paham Radikal
Indonesia
Temui TGB Zainul Majdi, Ketua BNPT Sebut Santri Rawan Terkena Paham Radikal

Boy Rafli mengungkapkan bahwa paham radikal intoleran yang dapat mendorong terjadinya aksi terorisme dapat menyasar siapa saja.

Alasan Polisi tak Kunjung Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Pungli Rektorat UNJ
Indonesia
Alasan Polisi tak Kunjung Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Pungli Rektorat UNJ

Jika sudah memenuhi unsur pidana, maka status kasus itu akan naik ke penyidikan.

Debat Terbuka Angkat Tema COVID-19, Gibran Sebut Materinya Standar dan Bagyo Terkejut
Indonesia
Debat Terbuka Angkat Tema COVID-19, Gibran Sebut Materinya Standar dan Bagyo Terkejut

Debat tersebut mengangkat tema "Kebijakan Strategis Penanganan COVID-19".

Dalam 24 Jam, Brazil Catat Rekor 42.725 Kasus Baru COVID-19
Indonesia
Dalam 24 Jam, Brazil Catat Rekor 42.725 Kasus Baru COVID-19

Sejauh ini Brazil telah melaporkan hampir 1,2 juta kasus penyakit pernapasan, yang disebabkan oleh virus corona jenis baru, sejak pandemi mulai melanda.

4.894 Kendaraan Terjaring Penindakan Ganjil Genap
Indonesia
4.894 Kendaraan Terjaring Penindakan Ganjil Genap

Sebanyak 4.894 pengendara mobil terjaring penindakan ganjil genap setelah dua pekan diberlakukan.

Cegah Kerusakan Lebih Parah, Bagian Lantai 9 dan 10 Candi Borobudur Ditutup untuk Umum
Indonesia
Pak Jokowi, Jangan Lupakan Ma'ruf Amin!
Indonesia
Pak Jokowi, Jangan Lupakan Ma'ruf Amin!

Presiden Joko Widodo agar tidak terkesan melupakan wakilnya di dalam kabinet Indonesia Maju.