Anies Diminta Bongkar Tiang Monorel, DPRD: Pengembang Harus Tanggung Jawab Bekas tiang monorel di Senayan. Foto: beritajakarta

Merahputih.com - Terbengkalainya sejumlah tiang pancang bekas proyek Monorel di kawasan Senayan dan Rasuna Said, Jakarta Selatan, membuat geram anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta.

Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, Lukmanul Hakim pun meminta Pemprov DKI untuk membongkar tiang-tiang pancang untuk menjaga estetika kota Jakarta. Sebab tiang-tiang tersebut sudah berdiri 16 tahun, namun mangkrak hingga kini.

Alasan Pria berdarah Aceh desak pemerintah DKI membongkar tiang-tiang Monorel itu karena mengganggu pemandangan dan kenyamanan berkendara.

Baca Juga

Pemprov DKI Pastikan Gusur Rumah di Pinggir Kali

"Gak enak dilihat, gak bagus, masa ada tiang bekas gitu di tengah jalan, terus kan disitu juga ada jalur LRT Jabodebek," tegas Hakim saat dihubungi wartawan di Jakarta, Jumat (23/10).

Bung Hakim Panggilan akrabnya mengingatkan, sebelum membongkar Pemda DKI harus mengetahui terlebih dahulu permasalahannya.

"Harus di cek dulu sama pemprov, ini (proyek) punya siapa, tapi setau saya itu bukan aset Pemprov, intinya kalau pengembang gak bertanggung jawab, ya bongkar, tapi biaya nya jangan dari pemprov dong" kata Bung Hakim.

tiang monorel
Bekas tiang monorel

Bung Hakim menyampaikan, pada perhelatan Asean Games 2018 lalu di Jakarta tiang-tiang monorel itu digunakan sebagai media promosi kegiatan tersebut. Namun setelah acara rampung, kini tiang itu kembali tak enak dilihat.

"Tapi kalau di Rasuna Said sempit, udah ada jalur LRT di sana, pengembang harus tanggung jawab, jadi bongkar aja, nanti jalan juga bagus lebar gak bergelombang seperti sekarang," tambahnya.

Politikus PAN ini kembali mengingatkan jangan sampai Pemprov DKI Jakarta justru mengganti rugi.

"Ya kalo mau dicabut izin dulu ke yang punya aset. Koordinasi dulu sama pusat, sama pengembang yang buat itu (monorel) jangan main bongkar terus cabut malah ganti rugi, nanti jadi masalah baru," tegasnya.

Baca Juga

Pansus Banjir Beri Lima Rekomendasi Atasi Banjir ke Pemprov DKI

Tertundanya proyek monorel pada tahun 2004 masih menyisakan tiang pancang di beberapa lokasi. Tiang-tiang tersebut sekarang tidak terpakai meskipun ada proyek pembangunan LRT Jabodebek. (Asp).

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Menkominfo Johny 'Balik Kanan' dari Ruteng, Tahbisan Uskup Tetap Jalan
Indonesia
Menkominfo Johny 'Balik Kanan' dari Ruteng, Tahbisan Uskup Tetap Jalan

Dia sudah sebagai carrier, sebagai pembawa COVID-19

Eks Ketua MK Sarankan Jokowi Cabut Paspor WNI Bekas Anggota ISIS
Indonesia
Eks Ketua MK Sarankan Jokowi Cabut Paspor WNI Bekas Anggota ISIS

Pencabutan paspor tersebut merupakan hak pemerintah

Pemasangan Masker di Patung Sudirman Batal
Indonesia
Pemasangan Masker di Patung Sudirman Batal

Disaat pandemi COVID-19 dan angka penularan yang masih tinggi, lebih baik masyarakat memahami sendiri tentang pentingnya penggunaan masker.

Satgas Kaji Sasaran Prioritas Penerima Vaksin COVID-19
Indonesia
Satgas Kaji Sasaran Prioritas Penerima Vaksin COVID-19

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito memastikan, pemerintah sedang mengkaji kelompok prioritas yang akan diutamakan menerima vaksinasi.

 Bantah Jadi Sarang Narkoba, Diskotek Black Owl Ngaku Jadi Korban Hoaks
Indonesia
Bantah Jadi Sarang Narkoba, Diskotek Black Owl Ngaku Jadi Korban Hoaks

Menurut keterangan dari kepolisian, pengunjung konsumsi di luar dan di dalam tidak ada peredaran.

Polri Kerahkan 200 Ribu Personel Amankan Pilkada 2020
Indonesia
Polri Kerahkan 200 Ribu Personel Amankan Pilkada 2020

Sebanyak 270 wilayah itu terdiri dari Pemilihan Gubernur di sembilan Provinsi, 224 wilayah menyelenggarakan pemilihan Bupati dan 27 pemilihan Wali Kota.

Saran Pengamat Agar Tugas dan Fungsi BPIP Makin Terarah
Indonesia
Saran Pengamat Agar Tugas dan Fungsi BPIP Makin Terarah

Harus berasal dari organisasi kemasyarakatan

Pasar Harjodaksino Rawan Jadi Klaster COVID-19, 200 Pedagang Bakal Dites PCR
Indonesia
Pasar Harjodaksino Rawan Jadi Klaster COVID-19, 200 Pedagang Bakal Dites PCR

Pemkot Solo langsung memutuskan menutup pasar selama sepekan terhitung tanggal 14-20 Juli setelah seorang meninggal karena COVID-19.

Polda Jabar Periksa Tiga Petinggi Sunda Empire
Indonesia
Polda Jabar Periksa Tiga Petinggi Sunda Empire

proses pemeriksaan ini merupakan tahap lanjutan setelah kasus Sunda Empire dinaikkan ke tahap penyidikan.

 Tiga Perawat RSUD Bung Karno Solo Ditolak Warga, Terpaksa Tidur di Rumah Sakit
Indonesia
Tiga Perawat RSUD Bung Karno Solo Ditolak Warga, Terpaksa Tidur di Rumah Sakit

Direktur RSUD Bung Karno Solo, dr Wahyu Indianto membenarkan adanya kejadian tiga anak buahnya yang selama ini tinggal di indekos tiba-tiba ditolak pemilik indekos.