Anies Dilarang Bikin Kebijakan Strategis Selama Sebulan sebelum Lengser Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat konferensi pers pasca melakukan groundbreaking paket CP 202 MRT Jakarta di Plaza BEOS Kawasan Kota Tua, Jakarta, Sabtu malam (10/9). ANTARA/M. Baqir Idrus Alat

MerahPutih.com - DPRD DKI Jakarta akan menggelar Rapat Paripurna (Rapur) pengumuman pemberhentian Gubernur dan Wakil Gubernur DKI pada Selasa (13/9).

Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi mengatakan, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dilarang membuat kebijakan strategis selama sebulan terakhir sebelum masa jabatannya habis.

Baca Juga

Anies Diminta Hadir saat Rapur Pengumuman Pemberhentian Gubernur-Wagub DKI

Sebulan terakhir yang dimaksud terhitung setelah rapat paripurna (Rapur) pengumuman pemberhentian Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta pada Selasa (13/9) esok hari sampai masa jabatannya berakhir 16 Oktober mendatang.

Contoh kebijakan strategis kepala daerah di antaranya menerbitkan peraturan dan keputusan, melakukan rotasi pejabat pemerintah, hingga kebijakan baru yang berdampak pada masyarakat.

"(Rapat paripurna) besok tuh, salah satu yang kita putuskan bahwasanya tidak boleh ada lagi kebijakan yang strategis yang diambil oleh Anies," ujar Prasetyo di gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Senin (12/9).

Baca Juga

Anies Resmikan Kampung Susun Kunir untuk Warga Bekas Gusuran Era Ahok

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Rani Mauliani meminta Anies untuk menghadiri rapat paripurna pengumuman pemberhentian Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta pada Selasa (13/9) besok.

"Kalau itu, beliau harusnya hadir, ya. Secara hari itu kami mau mengumumkan soal beliau. Tapi, kalau enggak datang, itu hak dia sendiri. Maka, dorong saja supaya datang," ujar Rani.

Rani menjelaskan, rapat paripurna ini merupakan implementasi dari Surat Edaran Nomor 131/2188/OTDA Kemendagri terkait Usul Pemberhentian Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Yang Masa Jabatan Berakhir Pada Tahun 2022. (Asp)

Baca Juga

Ada 42 Nama Calon Pengganti Anies

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Menteri Investasi Akui Negara Belum Maksimal Urus UMKM
Indonesia
Menteri Investasi Akui Negara Belum Maksimal Urus UMKM

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia mengakui, bahwa negara masih belum maksimal mengurus pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Elite PAN Bocorkan Parpol di KIB Bakal Bertambah
Indonesia
Elite PAN Bocorkan Parpol di KIB Bakal Bertambah

KIB diperkirakan akan mendapat energi baru dengan kehadiran kawan anyar.

Mantan Anggota FPI Akui Munarman Hadiri Baiat ISIS di Makassar
Indonesia
Mantan Anggota FPI Akui Munarman Hadiri Baiat ISIS di Makassar

AR yang kebetulan berada dalam acara tersebut menjawab dengan lantang, "Ada yang Mulia. Ada".

Rekonstruksi Pembunuhan Brigadir J Digelar Pekan Depan, Hadirkan 5 Tersangka
Indonesia
Rekonstruksi Pembunuhan Brigadir J Digelar Pekan Depan, Hadirkan 5 Tersangka

"Rekonstruksi akan digelar di rumah dinas Ferdy Sambo, Kawasan Duren Tiga, Jakata Selatan, dengan menghadirkan lima orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus 340 subsider 338 juncto 55 dan 56," ucap Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo

Jokowi Sebut Larangan Jual Rokok Batangan Demi Kesehatan
Indonesia
Jokowi Sebut Larangan Jual Rokok Batangan Demi Kesehatan

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menegaskan rencana pelarangan penjualan rokok batangan yang bakal dituangkan dalam peraturan pemerintah pada 2023 mendatang ditempuh demi menjaga kesehatan masyarakat Indonesia.

Pidato Lengkap Puan Soroti Ketimpangan di Rapat Paripurna Penyampaian RUU APBN 2023
Indonesia
Pidato Lengkap Puan Soroti Ketimpangan di Rapat Paripurna Penyampaian RUU APBN 2023

APBN 2023, perlu mengantisipasi berbagai dinamika global, konflik geopolitik, perkembangan kebijakan moneter global, stagflasi, perkembangan harga komoditas strategis (seperti minyak bumi), kerentanan produksi pangan global.

Fakta Terbaru Perkara Penembakan Antaranggota Polisi
Indonesia
Fakta Terbaru Perkara Penembakan Antaranggota Polisi

Bharada E, tersangka kasus dugaan pembunuhan terhadap Brigadir J ternyata tidak mahir menembak.

[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Marah Besar kepada Menterinya karena Demo BBM Memanas
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Marah Besar kepada Menterinya karena Demo BBM Memanas

Akun Facebook Siti Mungil mengunggah video dengan klaim Jokowi sedang marah kepada menteri kabinetnya karena demo BBM yang memanas.

Kak Seto Bakal Dampingi Anak-anak Ferdy Sambo
Indonesia
Kak Seto Bakal Dampingi Anak-anak Ferdy Sambo

Seto Mulyadi bertekad mendampingi anak-anak dari tersangka kasus pembunuhan berencana, Irjen Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.

Gibran Hibahkan 8 Ekor Kura-kura Sulcata ke Solo Safari Zoo
Indonesia
Gibran Hibahkan 8 Ekor Kura-kura Sulcata ke Solo Safari Zoo

"Saya punya banyak ekor kura-kura peliharaan. Nanti yang delapan ekor induk saya kasihkan ke Solo Safari," kata Gibran di Balai Kota, Kamis (22/12).