Anies Digugat ke PTUN soal Aturan PPKM, Wagub DKI: Itu Hak Warga Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria memberikan pernyataan di Balai Kota Jakarta, Jumat (1/10/2021) malam. (ANTARA/Ricky Prayoga)

MerahPutih.com - Pemprov DKI Jakarta menanggapi gugatan sejumlah warga terhadap Gubernur Anies Baswedan soal penerapan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Ibu Kota.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengatakan, bila ingin menempuh ke jalur hukum warga harus berdasarkan dengan data dan fakta. Tidak ujuk-ujuk langsung menggugat.

Baca Juga

TransJakarta Tabrakan Beruntun, Anies Minta Evaluasi

"Namun mohon dipahami agar apapun, tuntutan, harapan, apalagi gugatan tolong disesuaikan dengan fakta data yang ada. Kita tidak anti kritik, tidak anti tuntutan tidak anti gugatan," kata Riza di Jakarta, Selasa (26/10)

Kendati demikian, Riza menilai gugatan yang dilayangkan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) tersebut merupakan hak dari setiap warga untuk memberikan kritik, kepada pemerintah.

"Ya itu hak warga mau menuntut, mau memberikan masukan, rekomendasi, kritik itu hak bernegara, demokrasi ya," ucapnya.

Bagi politikus Partai Gerindra ini setiap kritik ataupun tuntutan akan disikapi secara baik dan bijak oleh jajarannya. Pasalnya, hal tersebut berguna untuk perbaikan-perbaikan pemerintahan, khususnya di Pemprov DKI.

"Jadi semua tuntutan gugatan akan kita sikapi secara baik, anggap itu bagian dinamika bagian dari masukan, dan kita harapkan akan jadi positif kedepan lebih baik," tandas Riza.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (DOK Instagram aniesbaswedan)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (DOK Instagram aniesbaswedan)

Diketahui, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan digugat ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta terkait kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Tak cuma Anies yang jadi tergugat, ada nama Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian dan Ketua Satuan Tugas Penanganan COVID-19, Ganip Warsito.

Gugatan tersebut didaftarkan pada 14 Oktober 2021 dengan nomor gugatan 237/G/2021/PTUN.JKT. Pihak penggugat adalah warga Jakarta bernama Ferry, Polii dan Kawan-kawan (dkk).

Dalam point gugatan, PTUN Jakarta mengabulkan para penggugat untuk seluruhnya. Yang menyatakan Anies telah melakukan perbuatan yang bertentangan terhadap Undang-Undang Dasar 1945, Undang-Undang No. 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan, dan Undang-Undang No. 6 Tahun 2018 Tentang Kekarantinaan Kesehatan. (Asp)

Baca Juga

Tuntut Upah Layak, Ribuan Buruh Bakal Kepung Kantor Anies

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Denmark Diguncang Teror
Dunia
Denmark Diguncang Teror

Ancaman teroris terhadap Denmark saat ini dinilai serius. Negara ini, terakhir mengalami serangan militan pada 2015.

Groundbreaking dari 2018, ITF Sunter Baru Masuki Tahap Prakonstruksi
Indonesia
Groundbreaking dari 2018, ITF Sunter Baru Masuki Tahap Prakonstruksi

Proyek ITF Sunter merupakan Pengolahan Sampah Terbesar di Indonesia yang menghasilkan tenaga listrik dengan teknologi pengolahan sampah yang teruji, modern dan ramah lingkungan.

Viral Kerumunan di Subway Indonesia, Satpol PP Bergerak ke Lokasi
Indonesia
Viral Kerumunan di Subway Indonesia, Satpol PP Bergerak ke Lokasi

Sanksinya seperti yang diatur dalam Pergub dan Perda

Bantu Pemudik Lebaran 2022, Perumda Sarana Jaya Gelar Vaksinasi Booster
Indonesia
Bantu Pemudik Lebaran 2022, Perumda Sarana Jaya Gelar Vaksinasi Booster

Pemerintah telah mengizinkan masyarakat mudik ke kampung halaman masing-masing pada Lebaran 1443 Hijriah/2022 dengan syaratnya warga harus melengkapi vaksin booster atau vaksin ketiga. Untuk membantu kelancaran warga mudik pulang kampung, Perumda Pembangunan Sarana Jaya mengadakan sentra vaksinasi COVID-19.

Menko PMK Muhadjir: Geser Hari Libur Bentuk Keseriusan Tangani COVID-19
Indonesia
Menko PMK Muhadjir: Geser Hari Libur Bentuk Keseriusan Tangani COVID-19

Muhadjir Effendy mengemukakan bahwa kebijakan menggeser hari libur nasional adalah bentuk keseriusan pemerintah dalam upaya menangani pandemi COVID-19 di tanah air.

11 Pesawat Penumpang Standby Selama Pelaksanaan MotoGP Mandalika
Indonesia
11 Pesawat Penumpang Standby Selama Pelaksanaan MotoGP Mandalika

Menhub menuturkan, extra flight itu diutamakan dari rute-rute penerbangan yang padat yaitu tujuan Lombok dari Jakarta, Surabaya, Makassar, dan Bali.

Roy Suryo Diperiksa Kembali dalam Kasus Dugaan Penodaan Agama
Indonesia
Roy Suryo Diperiksa Kembali dalam Kasus Dugaan Penodaan Agama

Kepolisian masih membutuhkan keterangan tambahan dari Roy Suryo dalam kasus dugaan penodaan agama.

KPK Amankan Uang Hingga Dokumen Terkait Kasus Bupati Hulu Sungai Utara
Indonesia
KPK Amankan Uang Hingga Dokumen Terkait Kasus Bupati Hulu Sungai Utara

"Dari lokasi ini, ditemukan dan diamankan bukti antara lain berupa sejumlah uang, berbagai dokumen dan alat elektronik yang diduga kuat terkait dengan perkara," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri

[Hoaks atau Fakta]: Campuran Garam dan Madu Ampuh Obati COVID-19
Lainnya
[Hoaks atau Fakta]: Campuran Garam dan Madu Ampuh Obati COVID-19

Campuran tersebut berpotensi meningkatkan asam lambung dan menyebabkan maag. Narasi dengan topik serupa sudah pernah beredar pada Desember 2020 dan Juli 2021 yang lalu.

Keluarga Ridwan Kamil Ikhlaskan Eril, Wali Kota Bandung Berduka
Indonesia
Keluarga Ridwan Kamil Ikhlaskan Eril, Wali Kota Bandung Berduka

Sepekan hilang di sungai Aare, Swiss, Emmeril Khan Mumtadz dinyatakan meninggal dunia.