Anies dan Riza Batal Divaksin COVID-19, Ini Alasannya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Foto: MP/Asropih)

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Wagub Ahmad Riza Patria batal menjadi orang yang pertama di ibu kota divaksinasi COVID-19 Sinovac.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI, Widyastuti menjelaskan, alasan keduanya bukan prioritas penerima vaksin, karena Anies dan Riza pernah terjangkit virus corona dan mereka berhasil sembuh.

Baca Juga

Sertifikasi Halal Vaksin COVID-19 Diklaim Sesuai Aturan

"Pak Gubernur dan pak Wagub karena ada riwayat terkonfirmasi positif, tidak menjadi sasaran pada saat ini," kata Widyastuti ketika dikonfirmasi wartawan, Rabu (13/1).

Widyastuti menyampaikan, memang selama ini ada anggapan bila pasien yang telah sembuh dari penyakit mematikan itu secara otomatis kebal terhadap wabah COVID-19.

"Ya untuk di Jakarta, beliau (Anies dan Ariza) karena pengintas jadi bukan jadi sasaran vaksinasi saat ini," tegas Widyastuti.

Anies
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Foto: ANTARA

Vaksinasi COVID-19 di DKI akan dimulai pada Jumat (15/1) . Prioritas utama yang disuntik vaksin Sinovac ialah para petugas kesehatan yang selama ini menjadi garda terdepan dalam penanganan corona dan mereka yang berhadapan langsung dengan pasien COVID-19.

Tak cuma tenaga medis, tokoh masyarakat juga menjadi yang diutamakan disuntik vaksin COVID-19. Hal ini untuk mendorong dan mempercayai warga untuk mau divaksinasi.

Hanya saja Widyastuti belum mau membeberkan siapa saja tokoh yang dimaksud, karena sampai sekarang masih tahap koordinasi.

"Karena harus ada berbagai kriteria yang harus ditetapkan. Karena secara garis besar mulai dari tokoh birokrat, tokoh masyarakat, organisasi profesi, itu yang akan sesuai dengan kebijakan di tingkat pusat," pungkasnya. (Asp)

Baca Juga

DPR Ingatkan Soal Sosialisasi dan Distribusi Vaksin COVID-19

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
632 Warga DKI Meninggal karena Corona
Indonesia
632 Warga DKI Meninggal karena Corona

Jumlah kumulatif kasus positif di wilayah DKI Jakarta sebanyak 10.853 kasus.

Catat, Visi-Misi Gibran-Teguh dan Bajo di Pilkada Solo
Indonesia
Catat, Visi-Misi Gibran-Teguh dan Bajo di Pilkada Solo

"Visi tersebut dijabarkan dalam tujuh misi antara lain memastikan agar tidak ada peningkatan kasus COVID-19 dan memberi aman kepada seluruh masyarakat," ujar Putut

Selesaikan Masalah Investasi, Jouska Minta Waktu Pada Klien
Indonesia
Selesaikan Masalah Investasi, Jouska Minta Waktu Pada Klien

"Saya dengan ini memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada para klien atas kerugian yang dialami bersama pada portofolio investasi masing-masing, khususnya sehubungan dengan transaksi investasi saham," ujar Aakar.

Pemkot Solo Tiadakan Salat Idul Fitri dan Halal Bihalal
Indonesia
Pemkot Solo Tiadakan Salat Idul Fitri dan Halal Bihalal

"Salat Idul Fitri pada Lebaran tahun ini dilaksanakan di rumah masing-masing bersama keluarga sesuai imbauan Kemenag (Kementerian Agama) dan MUI (Majelis Ulama Indonesia)," kata dia

Penyitas COVID-19 di Cirebon Diminta Donorkan Plasma Darah
Indonesia
Penyitas COVID-19 di Cirebon Diminta Donorkan Plasma Darah

Donor plasma sama seperti melakukan donor darah.Namun perbedaannya, terjadi pada proses pengolahan darahnya.

Yurianto: Pemerintah Siapkan 10 Ribu Tempat Tidur Khusus Pasien COVID-19
Indonesia
Yurianto: Pemerintah Siapkan 10 Ribu Tempat Tidur Khusus Pasien COVID-19

Ada sekitar 7-8 ribu tempat tidur masih ditempati oleh pasien COVID-19.

 Penjelasan Anies Terkait Beredar Foto Risiko Penyebaran Corona di KRL
Indonesia
Penjelasan Anies Terkait Beredar Foto Risiko Penyebaran Corona di KRL

"Jadi yang disampaikan itu bukan bahwa saat ini ada kasus, bukan, tapi bahwa saat ini kita punya potensi risiko-risiko, salah satunya adalah transportasi, tapi juga yang aspek-aspek lain," papar Anies.

Perebutan Harta Warisan, Pengadilan Sebut Jenazah Maradona Mesti Diawetkan
Dunia
Perebutan Harta Warisan, Pengadilan Sebut Jenazah Maradona Mesti Diawetkan

Jenazah mendiang legenda sepak bola Diego Maradona "harus diawetkan" bila DNA-nya diperlukan dalam kasus perebutan hak warisan.

Update COVID-19 Senin (24/8): 155.412 Positif, DKI Sumbang 633 Kasus
Indonesia
Update COVID-19 Senin (24/8): 155.412 Positif, DKI Sumbang 633 Kasus

1.877 kasus baru COVID-19 ini diketahui setelah pemerintah melakukan pemeriksaan 19.395 spesimen

Keluarga Komitmen Jauhkan Ba'asyir dari Paham Radikalisme
Indonesia
Keluarga Komitmen Jauhkan Ba'asyir dari Paham Radikalisme

"Kami bersyukur atas bebasnya (Ba'asyir). Keluarga berkomitmen untuk menjauhkan paham radikalisme pada Ba'asyir," kata putra Abu Bakar Ba'asyir, Abdul Rochim